7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak – Wajar saja bila seorang ibu mengkhawatirkan jumlah asinya ketika ia mulai menyusui. Terlebih jika mengingat segudang kelebihan yang dimiliki asi tidak ditemukan pada susu formula mana pun.

Penelitian terbaru yang diterbitkan oleh jurnal Genome Biology dari Biomed Central edisi 30 April 2012 membeberkan bahwa asi mendukung terbentuknya komunitas bakteri yang menguntungkan di dalam usu.

Bayi yang disusui dengan asi mempunyai kandungan mikroba yang lebih beragam ketimbang bayi yang diberi susu formula.

Cara yang kerap digencarkan agar asi keluar banyak efektif mencegah penularan penyakit. Fakta ini didasarkan pada eksperimen Fakultas Kedokteran Universitas North Carolina baru-baru ini yang menyatakan bahwa air susu ibu punya daya bunuh tinggi terhadap virus penyebab AIDS (HIV).

Menilik banyaknya manfaat yang tersimpan pada ASI, tentu sangat disayangkan apabila Anda enggan menyusui buah hati lantaran bermacam alasan yang sejatinya bisa dengan mudah ditepis saat disandingkan dengan nilai plus dari asi sendiri.

Langkah efektif yang bisa Anda praketkkan agar asi keluar banyak antara lain dengan mengkonsumsi makanan yang ampuh mendongkrak produksi air susu agar melimpah. Metode ini tergolong aman lantaran tidak dibarengi dengan efek samping dan indikasi sekalipun diaplikasikan untuk jangka panjang. Syaratnya Anda harus konsisten agar hasil yang dituai maksimal.

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak

Berikut ini adalah beberapa tanaman yang bisa Anda jadikan referensi agar asi keluar banyak.

  1. Fenugreek

Tumbuhan ini biasanya dipasarkan dalam bentuk teh. Dimana konsumen dapat dengan mudah menikmatinya tanpa harus menyempatkan waktu untuk meraciknya terlebih dahulu. Herbal alami ini rupanya sudah sejak lama digunakan untuk menambah pasokan ASI. Sejumlah dokter mengatakan bahwa fenugreek yang dimasukkan ke dalam catatan diet Anda akan berpengaruh signifikan terhadap kadar air susu yang dihasilkan dalam seminggu.

Fenugreek yang digandrungi dengan maksud agar asi keluar banyak ini dibekali dengan zat besi, kalsium, vitamin, dan mineral yang mencukupi. Hindari konsumsi fenugreek yang melampaui batas karena bijinya merupakan dieuretic dan berpotensi menghilangkan cairan tubuh.

  1. Adas

Elemen jamu yang nyaris tidak pernah absen ini juga andil penuh dalam menghasilkan air susu yang berkualitas. Biji adas yang diracik menjadi jamu akan mencegah kolik pada bayi. Adas diperkaya dengan vitamin C, menyegarkan mulut, dan baik untuk melancarkan pencernaan. Biji adas bisa ditambahkan pada sayuran atau hidangan yang biasanya Anda santap ketika makan siang. Jika Anda pandai mengkombinasikannya, Anda pun dapat mengolahnya sebagai makanan penutup.

Adas biasanya dijual dalam bentuk yang sudah dikeringkan.

Tanaman yang diandalkan untuk mengobati sariawan ini umumnya dibudidayakan sebagai pengisi pekarangan rumah dan secara turun-temurun dimanfaatkan oleh wanita nusantara untuk menangani persoalan sedikitnya air susu.

  1. Jinten hitam

Obat alami agar asi keluar lancar ini awalnya digunakan untuk ramuan yang berasal dari Mesir, Timur Tengah, dan masyarakat India. Bentuknya yang tips menyerupai bulan sabit menyematkan sifat penyembuhan yang manjur. Jinten hitam tersedia dalam bentuk minyak hasil ekstraksi maupun kapsul siap minum yang dijual di apotek maupun supermarket.

Hebatnya, rempah ini dilengkapi dengan sekitar 100 senyawa kimia seperti asam lemak, protein, mineral, dan karbohidrat.

1 gram jinten yang dikonsumsi dua kali sehari selama empat minggu dapat meningkatkan rasio sel T dan dipercaya dapat melancarkan produksi ASI secara maksimal.

  1. Kemangi

Eksitensi tanaman yang mengusung sifat khas berbau langu dan berdaun kecil ini nampaknya tidak lekang oleh waktu. Komponen yang selalu ada dalam lalapan ataupun obat penghilang bau badan ini juga mampu memperbanyak asi bagi ibu yang sedang menyusui. Kemangi memiliki efek menenangkan, dan mampu menambah nafsu makan.

Kemangi bisa dimakan bersama sayuran atau dibuat sebagai air rebusan yang natinya siap diminum. Untuk menetralisir rasa pahitnya, Anda bisa menuangkan madu secukupnya.

Tumbuhan agar produksi asi lancar yang terpatri dengan nama khusus Ocimum basilicum ini dapat meredakan demam, masuk angin, menyehatkan mata dan mulut, anti inflamasi yang mencegah osteoporosis, dan menunda menopause karena senyawa triptofan.

  1. Pepaya

Buah yang kaya akan suplai vitamin A, C, kalsium, asam folat, dan enzim papain ini mampu mempermudah proses pencernaan protein. Ibu menyusui perlu banyak cadangan protein untuk memproduksi ASI. Pepaya yang mempunyai banyak cairan ini dapat dimakan ketika ranum, atau dibuat menjadi sup saat masih mengkal.

Banyak alternatif menghidangkan pepaya, misal sayur asam.

Anda juga bisa menyajikan segelas jus pepaya setiap hari, mengolahnya dengan dikombinasikan bersama madu atau kue yang rendah gula.

Penawar agar asi keluar banyak ini tidak akan menguras kantong anda, patokan harganya yang murah dan ketersediaannya yang tidak pernah habis di pasaran bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

  1. Havermouth (Oatmeal)

Selain berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan menjaga tekanan darah, oatmeal juga salah satu makanan yang memperbanyak asi. Wanita yang terbiasa sarapan setiap pagi dengan memakan havermouth akan merasa relaks dan memicu hormon oxytocin yang berpengaruh pada air susu ibu.

Pengganti karbohidrat kompleks yang kaya serat sekaligus masuk dalam daftar makanan sehat ini bisa disandingkan dengan segelas susu. Energi yang dipasok oleh oatmeal cocok sekali untuk kegiatan Anda yang multitasking.

Langkah pembuatan yang cukup mudah dan tidak menyita waktu membuat penggemar oatmeal terdiri dari berbagai kalangan, anak-anak hingga orang dewasa.

  1. Bayam

Pemilik zat besi yang ambil peran dalam pembentukan sel darah merah ini juga membawa Vitamin B yang akan mempertebal kekebalan tubuh si bayi. Agar asi keluar banyak, Anda bisa memasaknya menjadi sup, tumisan, atau mencampurnya dengan buah-buahan dan madu sebagai jus smoothies yang lezat.

Sayuran hijau dengan klorofil ini menyuguhkan vitamin A, C, E, K, protein, thiamin, riboflavin, asam folat, kalsium, magnesium, fosfor, dan kalsium.

Sama dengan sayur berwarna hijau lainnya, bayam mengandung enzim phytoestrogens ini dapat memperbanyak ASI.

Bayam juga berguna melawan sel kanker, menjadikan penglihatan lebih taja, jantung lebih sehat, dan menurunkan tekanan darah tinggi bekat sodiumnya.

Bagaimana? Masih bingung agar asi keluar banyak setelah membaca ulasan di atas?. Imbangi dengan olahraga ringan dan gaya hidup akurat agar hasilnya lebih memuaskan.

7 Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

7 Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan – Air susu ibu merupakan salah satu nutrisi penting yang wajib diterima oleh bayi. Mengingat segudang kandungan yang bermanfaat mendongkrak kecerdasan si buah hati, tentu sangat disayangkan apabila nutrisi pokok ini tergantikan dengan kehadiran susu formula yang notebene tidak dilengkapi senyawa penting sekompleks ASI. Memberi asi bukan saja perihal kewajiban seorang ibu kepada anaknya. Tindakan ini secara tidak langsung akan memperkuat ikatan emosional yang diantara mereka.

Miris bukan main saat banyak ibu diluar sana tidak mau menyusui anaknya dengan berbagai alasan. Padahal cara melancarkan asi setelah melahirkan setidaknya bisa mereka jadikan panduan untuk mengatasi sederet problema, seperti tersumbat saluran susu yang berpengaruh pada kuantitas asi. Sebelum mempraktekkan beberapa langkah tersebut, ada baiknya jika Anda mengenali lebih dulu beberapa penyebab air asi keluar sedikit atau tidak sama sekali, diantaranya:

  1. Faktor gen atau keturunan
  2. Kekurangan asupan gizi yang dimakan ibu
  3. Sinyal dari keberadaan penyakit tertentu, misal kanker payudara
  4. Adanya penyumbatan pasca operasi
  5. Kecilnya ruang penyimpanan asi (tidak ada hubungannya dengan besar payudara)
  6. Lifestyle yang tidak sehat

Sejatinya masih terselip banyak hal yang mengganggu kelancaran produksi air susu ibu. Namun bukan berarti Anda tidak bisa berusaha untuk keluar dari belitan persoalan yang pelik tersebut. Buktinya sejumlah cara melancarkan asi setelah melahirkan ini dapat Anda jadikan alternatif jitu yang menjanjikan.

Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

  1. Makanan peningkat produksi asi
  • Som Jawa

Nama tanaman yang satu ini mungkin terkesan asing bagi kebanyakan orang. Namun siapa sangka jika som Jawa diperkaya dengan segudang nilai plus. Sebut saja menjaga stamina tubuh, dan yang terpenting memperbanyak asi seusai persalinan. Anda bisa mengolahnya sebagai tumisan yang lezat dan dikombinasikan dengan bahan lain agar semakin menggoda.

  • Daun murbei

Buah kecil yang beken dengan sebutan arben ini merupakan buah yang digemari karena rasanya yang asam manis. Buah murbei menyimpan sejuta kegunaan terutama di bidang kesehatan dan kecantikan, sehingga banyak dibudidayakan. Selain buahnya yang bisa dimakan secara langsung, cara melancarkan asi setelah melahirkan bisa diaplikasikan dari daunnya yang dimasak menjadi oseng atau sejenisnya.

  • Akar jombang

Nama lain dari tumbuhan ini adalah Dandelion. Bunganya kalau sudah tua berwarna putih dan bisa beterbangan apabila ditiup. Akar jombang mampu membantu proses produksi asi. Cuci akar jombang dan potong tipis-tipis. Didihkan air sebanyak 2 atau 3 gelas dalam sebuah panci lalu masukkan akar jombang. Biarkan hingga menguap dan menyisakan air setengahnya. Dinginkan dan saring.

  • Kubis

Siapa yang tidak familiar dengan sayuran pelengkap sup atau lalapan ini?. ternyata kubis mampu meningkatkan produksi asi berkat kandungan yang baik di dalamnya. Namun Anda tidak dianjurkan untuk memakannya dengan sambal lantaran kurang baik bagi kualitas asi.

  1. Rutin menyusui

Teratur menyuplai asi kepada bayi secara bergantian antara payudara bagian kanan dan kiri, 2-3 jam sekali, dapat mengirim perintah ke otak untuk membuat asi mengalir secara optimal. Memang pada awal Anda menyusui, asi yang keluar tidak langsung dalam jumlah yang banyak. Tapi dengan diterapkannya cara ini, asi akan terangsang perlahan.

Atur jadwalnya, namun Anda pun tidak boleh menyuguhkan asi secara berlebihan. Sebab si kecil yang kekenyangan akan memuntahkan asinya, sehingga nutrisi yang ia butuhkan akan kurang.

Prinsip cara melancarkan asi setelah melahirkan ini berdasarkan pada supply dan demand, artinya tubuh memproduksi asi sesuai kebutuhan bayi

  1. Membersihkan puting dan melakukan pijatan

Cara melancarkan asi setelah melahirkan sebenarnya bisa dimulai dari trisemester pertama. Bersihkan puting susu dengan baby oil sebelum mandi agar jalan keluar ASI lancar. Lakukan sambil memilin-milin puting terutama pada lipatan di ujung puting. Terapkan tips ini beberapa hari sekali.

Anda juga bisa menjajal pijatan payudara dengan memakai minyak kelapa murni. Gerakan melingkar yang dimulai dari bagian bawah payudara ke atas selama 10 sampai 15 menit dengan pelan atau mengompres payudara dengan handuk dan air hangat akan mengatasi tersumbatnya saluran air susu yang berimbas pada sedikitnya ASI. Cara melancarkan asi setelah melahirkan ini dapat Anda praktekkan sendiri di rumah.

  1. Memompa asi

Bagi ibu baru, keterampilan menyusui belum maksimal. Kesalahan posisi menyusui acapkali mempengaruhi asi yang dikeluarkan. Gunakan pompa setiap kali selesai menyusui. Jangan pedulikan berapa banyak asi yang Anda dapat, karena tujuan diberlakukannya tips ini adalah menjadi perangsang dan stimulasi pada payudara.

Metode ini secara tidak langsung dapat mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan bayi sehingga payudara memproduksi ASI kembali untuk mengganti ASI yang sudah keluar. Hilangkan keraguan untuk mengaplikasikan cara melancarkan asi setelah melahirkan ini.

  1. Skin to skin contact

Situasi in bisa dibilang sebagai momen paling membahagiakan. Bayi yang disusui dalam keadaan telanjang mendapatkan kontak langsung ke kulit dada kita. Hal ini juga efektif menghasilkan banyak asi.

Emosi yang terjalin begitu erat akan menyuruh otak untuk lebih banyak lagi memasok ASI. Beberapa negara yang mendukung program ibu menyusui menganjurkan skin to skin contact sebagai treatment sekaligus program apik yang disupport penuh oleh pemerintahnya.

  1. Memilih KB yang tepat

Pil mini adalah pil KB yang paling disarankan untuk ibu menyusui karena tidak berpengaruh terhadap hormon yang diperlukan untuk memproduksi asi. Pilihan lainnya adalah trik yang tidak menyangkut KB, misalnya hormon. Untuk referensinya, anda bisa menjajal LAM (Lactational Amenorrhea Method), Spermisida yang berupa jel, busa, spons, dan dioleskan pada vagina dengan tujuan membunuh sperma.

  1. Posisi menyusui

Banyak orang yang tidak terfikirkan untuk mencari tahu bagaimana cara melancarkan asi setelah melahirkan ini. Ibu yang baru saja menyusui sering merasa sakit pada putingnya. Akibatnya banyak yang berhenti dan memberi susu formula. Kesalahan perlekatan dapat membuat puting nyeri saat dihisap oleh bayi. Cross Cradle memposisikan kepala bayi pada payudara kiri, dengan tangan kanan menopang tubuh dan leher bayi. Tangan kiri sambil memegang payudara sambil memijat ke arah puting.

Demikian cara melancarkan asi setelah melahirkan. Semoga ibu tidak terkendala lagi dalam menyusui si kecil.

 

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja – Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti berarti Anda tidak bisa melebarkan sayap untuk berkarir. Selama kiprah yang anda pilih tidak terlalu menyita waktu untuk mengurus anak dan suami, maka tidak ada salahnya jika anda menekuni pekerjaan tersebut.

Namun, seringkali seorang ibu dilanda kebingungan saat ia harus memenuhi kewajibannya untuk memberikan susu bagi si buah hati. Sesibuk apapun Anda, pastikan tidak melupakan satu hal ini. Asi yang notabene makanan pokok mampu menyuplai nutrisi memadai dan tidak ada tandingannya.

Berkaca dari gambaran di atas, anda tentu memerlukan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja yang efektif bukan?. Ya, berbekal pengetahuan ini setidaknya anda bisa bernafas lebih lega lantaran tumbuh kembang malaikat kecil di rumah tidak akan terganggu.

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

Asi yang dihasilkan setiap ibu tentu tidak sama, hal ini bergantung pada kapasitas penyimpannya. Secara keseluruhan, saluran air susu juga bisa mengalami penyumbatan akibat beberapa hal, seperti:

  • Faktor keturunan atau gen
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Kurang berolahraga
  • Terlalu banyak konsumsi alkohol, soda, dan kafein
  • Stress

Nah, khusus untuk wanita karir, poin yang terakhir inilah yang mesti Anda jadikan peringatan agar sepadat apapun rutinitasnya, Anda bisa meminimalisir depresi atau mengontrol emosi agar lebih stabil. Anda tentu tidak inginkan kalau si kecil rewel gara-gara makanannya tidak bisa dipenuhi?.

Sebelum Anda mengaplikasikan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja, ada baiknya jika Anda menyimak baik-baik segudang nilai plus yang tersemat pada asi berikut ini:

  • Asi dilengkapi dengan DHA, AA, Omega 6, Laktosa, taurin, protein, laktobasius, laktoferin, dan lisozim yang semuanya dalam takaran yang pas untuk bayi.
  • Dengan menyusui, kedekatan emosional antara ibu dan bayi akan lebih erat. Jadi bukan hal yang aneh lagi kalau anak yang memperoleh asi eksklusif dari ibunya cenderung lebih akrab dan terbuka dengan sang ibu.
  • Meningkatkan sistem imunitas. Asi mempunyai keunggulan lain untuk pembentukan daya tahan tubuh yang akan menghindarkan anak dari resiko terserang penyakit.
  • Air susu ibu tidak basi dan selalu segar lantaran tidak terjadi kontak langsung dengan tangan maupun benda lainnya.
  • Penyimpanannya yang terletak di payudara menjadikan asi steril dan terjaga dengan suhu yang dibutuhkan buah hati. Karena proses pembuatannnya tidak dimasukkan ke dalam botol, asi tidak akan tercemar dengan senyawa atau bakteri yang berbahaya.

Tantangan Anda sebagai wanita karir sekaligus ibu memang kerap membuat kepala pusing. Namun dengan menerapkan sederet cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja di bawah ini pasokan asi untuk bayi akan berjalan lancar.

  1. Manfaatkan waktu cuti untuk menyusui

Artinya, Anda diharuskan untuk menyuguhkan asi lebih sering ketimbang saat hari kerja seperti biasanya. Misal saat tanggal merah atau masa cuti berlangsung, Anda bisa menggunakannya untuk menyusu bayi 2-3 jam sekali. Tindakan ini akan mengirimkan perintah ke otak untuk memproduksi asi lebih banyak. Jika Anda telaten menyusui, kapasitas asi yang dihasilkan akan bertambah 3-7 hari setelah dipraktekkanya instruksi tersebut.

Cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja ini mengikuti prinsip supply anda demand, dimana payudara hanya akan memunculkan asi sesuai dengan porsi yang dibutuhkan bayi. Jika Anda jarang menyusui, tidak menutup kemungkinan jika asi tersumbat.

  1. Banyak mengkonsumsi makanan bergizi

Ibu yang menyusui bayinya akan menguras banyak energi dan tenaga yang terdapat di dalam tubuh. Terutama untuk anda wanita karir, yang secara tidak langsung anda perlu double cadangan energi agar stamina tetap bugar. Maka asupan bergizilah yang bisa anda mintai pertolongan.

Dengan menyantap makanan empat sehat lima sempurna, dari sayuran segar dan buah-buahan, anda akan disuplai vitamin, lemak, mineral, serta sejumlah zat lain yang akan mendorong produksi air susu untuk bayi. Hidangan dengan nilai gizi yang mumpuni juga berefek pada kualitas asi. Untuk menyukseskan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja ini Anda harus menghindari junk food maupun makanan cepat saji.

  1. Dukungan dari keluarga

Anda tidak bisa berdiri sendiri tanpa support dari suami dan orang-orang tercinta di sekeliling Anda. Sebelum Anda memutuskan untuk berbijibaku dengan bidang yang anda geluti saat ini, bahan pertimbangan yang matang atas persetujuan yang Anda terima tentu bukan perkara gampang. Apalagi jika menyangkut buah hati.

Karena tidak bisa mendampinginya secara langsung, Anda mungkin akan menyerahkan sedikit tanggung jawab kepada mertua, ibu, atau pengasuh untuk merawat anak.

Disinilah cara memperbanyak untuk bagi ibu bekerja menampakkan keikutsertaannya. Suami seharusnya memberikan Anda motivasi serta memelihara keharmonisan rumah tangga, meringankan beban pikiran, dan semacamnya.

  1. Memerah asi saat berada di kantor

Langkah ini akan menstimulasi asi agar lancar. Pada dasarnya semakin banyak kebutuhan air susu yang dikeluarkan akan semakin banyak pula tubuh memproduksi ASI. Anda tidak perlu malu atau canggung, perah asi ditempat tertutup agar Anda bisa dengan leluasa menghasilkan asi yang banyak. Teknik memerah air susu yang benar adalah sebagai berikut.

Gunakan tangan dan pastikan steril. Letakkan ibu jari di atas puting dan jari telunjuk serta jari tengah di bagian bawah puting. Tanpa merubah posisi jarinya, dorong payudara anda ke arah depan seperti sedang memijat. Jangan remas payudara atau putingnya. Pemakaian pompa sejatinya tidak disarankan. Namun anda bisa menjadikannya sebagai alternatif saat tangan sudah terasa pegal.

Tempatkan asi tersebut dalam botol yang di tutup rapat, beri label mengenai tanggal dan waktu pemerahan asi.

  1. Pijat payudara

Sebetulnya Anda bisa mendatangi klinik atau ahli pijat untuk hal ini. Namun jika Anda tidak sempat meluangkan waktu, Anda pun bisa mengaplikasikannya sendiri. Lakukan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat selama 2 menit 4-5 kali. Mulai pemijatan dengan memijat puting secara perlahan dari atas ke bawah. Cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja yang selanjutnya Anda bisa melakukan gerakan ke arah atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada tiap payudara. Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral juga efektif mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

Bagaimana? Ibu sudah tidak bingung lagi kan?.