Home » Tips Ibu Menyusui » Waspada Benjolan Keras Di Payudara Pada Ibu Menyusui

Waspada Benjolan Keras Di Payudara Pada Ibu Menyusui

Waspada Benjolan Keras Di Payudara Pada ibu Menyusui

Deteksi payudara merupakan salah satu hal yang paling penting. Sebab payudara yang merupakan salah satu bagian dari organ wanita yang paling penting harus dipelihara. Menjaga kesehatan payudara serta mewaspadai keberadaan sesuatu yang tidak lazim yang ada di payudara merupakan salah satu hal yang paling penting. Sehingga para wanita harus lebih waspada dengan keberadaan benjolan pada payudara. Hampir semua wanita yang ada di dunia memiliki sedikit benjolan pada daerah payudara. Benjolan payudara yang sering sekali diidentikkan dengan kanker pada dasarnya tidak semuanya adalah kanker.  Salah satunya bisa saja terjadi pada ibu yang sedang menyusui. Benjolan keras di payudara pada ibu menyusui harus selalu diwaspadai keberadaannya dan harus segera dikenali penyebabnya.

Penyebab Benjolan Keras DI Payudara Pada Ibu Menyusui

Benjolan pada payudara yang bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja bisa menjadi sebuah bencana jika tidak segera dilakukan penanganan. Melakukan penanganan secara serius terhadap adanya benjolan pada area payudara memungkinkan kesehatan organ penting wanita bisa senantiasa terjaga. Jika seorang ibu yang sedang menyusui tiba-tiba menemukan adanya benjolan pada payudaranya, maka berikut adalah kemungkinan penyebab dari adanya Benjolan keras di payudara pada ibu menyusui yang harus segera dilakukan penanganan secara serius:

Benjolan Keras Di Payudara Pada Ibu Menyusui

  • Adanya fibroadenoma. Fibroadenoma sejatinya sama sekali tidak berbahaya. Fibroadenoma ini sebenarnya lebih dikenal dengan istilah mastitis. Benjolan pada payudara yang sering disebut sebagai mastitis ini disebabkan oleh adanya kelebihan produksi kelenjar susu. Kelenjar susu akan memproduksi susu selama ibu masih sangat aktif menyusui. Gejala ini biasanya akan nampak jika seorang ibu tidak menyusukan seluruh air susu yang diproduksinya kepada bayinya. Hal ini sangat memungkinkan terjadi. Mengingat ada beberapa golongan ibu yang memiliki produksi susu yang berlimpah. Namun bayi tidak sanggup menyusu seluruh air susu yang diproduksi oleh ibunya sampai habis. Akibatnya air susu yang tidak berhasil dikeluarkan atau tidak di susukan tadi berubah menjadi benjolan yang sering disebut sebagai mastitis.
  • Infeksi bakteri. Benjolan pada payudara ketika ibu sedang menyusui sebenarnya bisa saja terjadi karena ibu terkena infeksi virus atau bakteri di daerah payudara. Kemungkinan adanya infeksi kemungkinan karena puting ibu terkena bakteri ketika mulut bayi masuk sedang menyusui dengan ibunya. Selain itu, ada juga karena saluran susu yang tertutup. Saluran yang tertutup ini menyebabkan bayi sulit menyusui. Akibatnya ketika bayi tidak sempurna menghabiskan susunya, maka susu akan kembali ke saluran susu. Akibatnya akan terjadi benjolan pada bagian payudara karena saluran susu yang tertutup dan menimbulkan benjolan akibat adanya infeksi bakteri.
Baca Juga  Bolehkah Ibu Menyusui Makan Pedas Dan Minum Es

Mencegah Benjolan Payudara

Meskipun benjolan pada daerah payudara ketika ibu sedang menyusui bukan suatu hal yang berbahaya, namun jika tidak segera diatasi, maka benjolan ini akan berubah menjadi kanker. Meskipun demikian, Benjolan keras di payudara pada ibu menyusui sebenarnya masih bisa di cegah dengan melakukan beberapa tindakan ringan untuk memperlancar asi keluar. Berikut adalah caranya:

  • Susukan sampai habis susu yang ada di saluran susu Anda kepada bayi Anda menyusukan sampai habis susu yang diproduksi mampu mencegah terjadinya benjolan. Namun jika bayi Anda tidak mampu menghabiskan susunya di payudara sampai habis, maka hal paling penting yang harus Anda lakukan adalah melakukan pompa asi dan menyimpannya di dalam botol kaca. Melakukan pumping asi untuk mengosongkan payudara menjadi salah satu langkah paling bijak yang bisa Anda lakukan ketika bayi tidak habis menyusu pada Anda.
  • Jika yang terjadi adalah saluran susu Anda tersumbat atau asi tidak bisa keluar, maka Anda bisa melakukan beberapa tindakan. Salah satunya adalah dengan membersihkan area puting sebelum menyusui. Selain akan menjamin puting senantiasa bersih sebelum disusukan ke bayi, tindakan ini mampu membuat kotoran pergi dari puting Anda. Selain itu lakukan pengompresan pada area payudara sebelum menyusui juga ikut membantu air susu bisa keluar dengan lancar. Sehingga ketika air hangat yang Anda gunakan untuk mengompres payudara akan sedikit memberikan bantuan terhadap saluran susu supaya lebih lancar.
Baca Juga  Penyebab Dan Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui
pelancarasibanner
Jika anda serius ingin melancarkan dan memperbanyak ASI,silahkan klik disini