Home » memperbanyak asi » Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Ibu hamil dan menyusui tidak bisa mengkonsumsi makanan secara sembarangan, walaupun itu adalah makanan kesukaan. Kebiasaan untuk makan seperti ketika sebelum hamil dan menyusui harus dihindari. Makanan yang akan dimakan harus dipantau dan dipertimbangkan baik-baik. Seperti harus mengurangi makanan yang banyak mengandung garam, makanan pedas, pahit dan yang mengandung zat asam. Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga kesehatan bayi karena pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat dipengaruhi oleh kualitas ASI yang diminum bayi. Jika ASI tidak memiliki kualitas yang baik, maka perkembangan dan pertumbuhan bayi tidak akan maksimal. Sebelum masuk ketopik utama, yaitu cara memperbanyak ASI, maka ada baiknya untuk mengetahui makanan yang tidak boleh dimakan atau sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui.

caramemperbanyakasialami

  1. Menghindari makanan pedas

    Makanan pedas seperti cabe, merica dan jahe bila dikonsumsi secara berlebihan bisa menurunkan kualitas ASI. karena zat pedas dalam makanan mampu masuk kedalam ASI menyebabkan ASI bersifat panas. Jika ASI tersebut diminum bayi maka dapat menekan otot perut dan menyebabkan lambung bayi teriritasi. Sistem pencernaan bayi belum sempurna, jadi kandungan zat pedas sedikit saja dapat menyebabkan sakit perut, diare dan rewel.

  2. Menghindari makanan yang pahit

    Daun pepaya, pare dan jamu merupakan beberapa contoh makanan yang pahit. Apabila dikonsumsi berlebihan dapat menurunkan kualitas ASI. karena zat pahit dalam makanan dapat masuk kedalam ASI. Bayi yang merasakan zat pahit akan menolak untuk minum ASI lagi karena rasanya. Jika bayi selalu menolak minum ASI, menyebabkan bayi tidak mendapatkan gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

  3. Menghindari gula yang berlebihan

    Mengkonsumsi gula berlebihan tidak hanya buruk untuk ibu menyusui, tapi juga untuk semua orang. Khusus ibu menyusui, apabila gula dalam darah meningkat dan menyebabkan diabetes akan berbahaya bagi bayi. Karena bayi juga akan mendapatkan gula yang ada dalam ASI. menyebabkan bayi juga mengalami kelebihan kadar gula dalam darah. Apalagi dengan organ tubuh bayi yang belum sempurna, hal ini bisa menyebabkan berbagai keluhan kesehatan pada bayi.

    4. Menghindari minuman berkafein

    Minuman berkafein seperti kopi dan teh dapat membuat tidur bayi berkurang karena bayi tidak bisa tidur. Sama seperti orang dewasa yang tidak bisa tidur setelah mengkonsumsi kopi. Rasa gelisah pada bayi karena tidak bisa tidur akan membuatnya menjadi rewel, kafein juga membuat iritasi pada lambung bayi. Dalam beberapa kasus, ada bayi yang alergi kafein, jadi walaupun hanya sedikit, bayi dapat mengalami kejang dan rasa tidak nyaman.

    5. Menghindari garam yang berlebihan

    Kita ketahui bahwa garam bersifat panas, mengikat dan memblokir penyerapan nutrisi sehingga nutrisi dalam tubuh berkurang. Bayi yang berumur 7 hingga 8 bulan walaupun sistem pencernaannya sudah mulai sempurna, kelebihan garam pada ASI juga tidak baik. Karena nutrisi pada ibu berkurang, maka nutrisi yang didapatkan bayi pun juga berkurang.

    6. Menghindari sayuran yang mengandung gas

    Kembang kol, brokoli, paprika dan bawang mengandung gas bila dikonsumsi. Gas dalam makanan selain dapat membuat tekanan dalam perut meningkat, juga dapat menurunkan kekentalan ASI dan mengurangi rasa manis dalam ASI. jika seperti itu, bayi akan menolak untuk minum ASI. oleh sebab itu, lebih baik mengganti makanan diatas menjadi bayam, kangkung atau selada.

    7. Menghindari minuman bersoda

    Minuman bersoda dapat mengikat nutrisi dalam tubuh, sehingga nutrisi yang seharusnya dapat masuk ke ASI, malah tertahan. Menyebabkan ASI kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. ASI menjadi sangat encer, kualitasnya pun juga menjadi jelek. Akhirnya secara bertahap ASI akan menurun produksinya. Bayi pun tidak mendapatkan nutrisi penting yang dibutuhkannya untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

    8. Menghindari makanan  yang asam

    Keluarga jeruk, seperti jeruk limau dan jenis lain seperti nanas, stoberi, tape dan juga cuka bisa membuat kekentalan ASI berkurang. Selain itu rasa asam bisa masuk ke ASI yang menyebabkan rasa tidak enak yang pastinya akan ditolak oleh bayi. Walaupun bayi mau tetap menyusu, asam pada ASI dapat membuat lambung bayi teriritasi dan menyebabkan bayi mengalami diare akibat sistem pencernaan bayi yang belum sempurna sehingga bayi menjadi sangat peka terhadap asam. Jika ingin mengkonsumsi buah, sebaiknya mencoba mangga dan pepaya.

    9. Menghindari makanan yang bersantan

    Makanan bersantan harus dihindari, karena kandungan santan pada ASI dapat menyebabkan bayi mengalami gumoh akibat perutnya mengalami tekanan (kembung). Bayi yang merasa tidak nyaman akan menangis secara terus menerus. Oleh sebab itu sebaiknya santan harus dihindari dan dapat mengiritasi lambung bayi yang berumur dibawah 6 bulan.

    10. Menghindari makanan yang beralkohol

    Cobalah hindari makanan yang mengandung alkohol, seperti coklat alkohol. Karena alkohol memiliki sifat panas dan mengikis didalam perut. Jika dimakan secara berlebihan, ASI akan mengandung alkohol dan mempengaruhi rasa ASI. jika ASI berubah rasa, bayi akan menolaknya. Dan bayi pun mendapatkan alkohol dalam ASI. Walaupun kadarnya kecil, namun organ tubuh yang belum sempurna, tidak dapat memproses alkohol dengan baik didalam tubuh bayi. Bayi bisa mengalami keracunan.

    11. Menghinadri minuman beralkohol

    Ibu hamil dan menyusui biasanya diminta untuk menjauhi alkohol, tentunya dengan alasan yang logis, baik sedikit ataupun banyak tetep tidak bileh untuk mengkonsumsi alkohol. Karena kandungan alkohol pada minumam bersifat sangat panas dan mampu menyerap nutrisi yang ada pada ASI. sehingga menyebabkan produksi ASI menjadi berkurang. Bayi yang mengkonsumsi alkohol secara tidak langsung melalui ASI dapat mengalami kejang, diare bahkan kematian jika meminum alkohol dalam jumlah banyak yang ada didalam ASI. karena alkhol bisa merusak jaringan pada otak bayi, membuat keterlambatan dan kemunduran motorik dalam merespon benda secara visual.

    12. Menghindari produk susu

    Banyak sekali makanan yang diolah dari susu, seperti keju, yogurt, es krim dan susu krim. Padahal produk olahan susu tidak dapat meningkatkan produksi ASI karena tidak memiliki kandungan serat yang bagus. Jika ingin mengkonsumsi susu sebaiknya pilihlah susu yang rendah kalori atau rendah lemak.

    13. Menghindari obat-obatan pereda rasa sakit

    Obat pereda rasa sakit, misalnya obat untuk sakit kepala dalap mempengaruhi kualitas ASI. karena zat kimia yang ada didalam obat-obatan dapat bereaksi melalui kelenjar susu, lama kelamaan akhirnya akan mengendap dan bergabung dengan nutrisi pada ASI. Akibatnya secara tidak langsung bayi juga akan mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Bayi dapat mengalami muntah dan kejang.

    14. Menghindari makanan yang dipanggang atau dibakar

    Ketika memembakar makanan, biasanya makanan tersebut akan meninggalkan serbuk halus dan lama kelamaan menjadi partikel kecil yang akhirnya melekat dimakanan dan menjadi radikal bebas ketika dimakan. Radikal bebas dihasilkan dari asap yang bergabung dengan partikel lain seperti debu, asap rokok, asap kendaraan dan lainnya. Ketika dimakan ibu menyusui, ASI juga akan terkontaminasi dengan radikal bebas tersebut. Menyebabkan kualitas ASI menjadi kurang baik untuk dikonsumsi bayi.

    15. Menghindari rokok

    Rokok tidak hanya buruk untuk ibu menyusui dan ibu hamil, tapi buruk bagi semua orang. Karena itu sebaiknya hindarilah terpapar asap rokok dan berhentilah merokok. Karena tar dan nikotin yang terhirup melalui saluran pernapasan dapat mencemati ASI. Nikotin dan tar menyebabkan kekentalan ASI berkurang, nutrisi dalam ASI berkurang dan asap rokok bisa mengikat mineral dan imun yang ada di ASI yang menyebabkan kualitas ASI menjadi jelek. Bayi dapat mengalami kejang dang keracunan apabila kadar tar dan nikotin yang ada didalam ASI semakin banyak.

Selain berbagai macam makanan yang harus dihindari, ada beberapa pantangan lainnya yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Karena jika tidak dipertimbangkan untuk dihindari bisa menyebabkan keluhan kesehatan dipayudara yang mengakibatkan produksi ASI terganggu dan akhirnya dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi karena bayi tidak mendapatkan ASI berkualitas yang mampu menyediakan nutrisi yang cukup untuk bayi. Dengan menghindari beberapa hal dibawah ini merupakan salah satu cara memperbanyak ASI juga.

Memakai Bra yang ketat dan berkawat

Bra yang berukuran terlalu kecil ataupun telalu ketat dapat menghambat aliran ASI yang keluar. Oleh sebab itu demi jaringan payudara yang lebih baik juga, sebaiknya ibu menyusui menggunakan bra yang telah dirancang khusus untuk ibu menyusui. Bra yang berkawat juga bisa menekan disekitar kelenjar susu dan menghambat aliran ASI menjadi tidak normal. Selain menghambat kelenjar susu, bra berkawat juga membuat aliran darah disekitar payudara terhambat. Jika dibiatkan terus menerus dapat menyebabkan penurunan produksi ASI.

Diet yang tidak seimbang

Saat hamil biasanya berat badan ibu meningkat drastis, dan banyak ibu yang setelah melahirkan melakukan program diet untuk menurunkan berat badannya. Padahal program diet yang dilakukan belum meminta rekomendasi dari dokter atau ahli, hanya berdasarkan keinginan semata. Padahal jika salah melakukan diet, tubuh akan kekurangan nutrisi yang nantinya dapat merusak kualitas ASI. Banyak yang melakukan diet dengan cara mengurangi makan, otomatis akan membatasi asupan gizi. Padahal menyusui adalah masa dimana ibu membutuhkan banyak nutrisi untuk diberikan kepada bayi melalui ASI. jika tubuh kekurangan nutrisi yang dibutuhkan bayi maka bayi akan sulit meningkatkan berat badan dan tumbuh kembang bayi akan terhambat.

Sedot ASI untuk disimpan dalam botol

5 Cara Memberikan Asi Perah Yang Benar
Dijaman yang sudah modern seperti sekarang, tidak sedikit wanita yang juga bekerja menjadi wanita karir. Waktu yang kurang untuk memberikan ASI kepada bayi membuat ibu harus memyedot atau memompa ASI untuk disimpan dibotol dan disimpan dilemari es yang nantinya akan dikonsumsi oleh bayi. Jika hal ini dilakukan terus menerus, penyedotan ASI dapat menimbulkan pembengkakan dan peradangan disekitar payudara sehingga payudara terasa nyeri. Payudara akan terasa nyeri jika disentuh dengan tangan. Selain itu produksi ASI akan menjadi sangat banyak karena ASI dipompa terus menerus. Hal ini membuat ASI keluar walaupun tanpa disedot dan menyebabkan baju anda basah. Padahal baju yang terkena ASI akan berbau setelah beberapa jam jika tidak dibersihkan.  Jadi penyedotan ASI bukanlah cara memperbanyak ASI yang baik.

Minum jamu sembarangan

pelancarasibanner

Beberapa kasus ibu yang minum jamu tanpa rekomendasi dari ahli mengalami alergi setelah meminumnya. Zat yang ada pada jamu dapat bereaksi dengan ASI dan menyerap nutrisi yang ada di ASI. membuat ASI kurang manis dan terkadang terlalu encer. Biasanya ibu menyusui yang meminum jamu berkeinginan untuk menurunkan berat badan ataupun menyembuhkan jerawat. Namun sebaiknya janganlah meminum jamu sebelum berkonsultasi dengan ahlinya.

Jangan membiarkan ASI tidak disusui selama 24 jam

Ibu menyusui yang sibuk tidak memiliki waktu untuk menyusui bayi yang membutuhkan banyak ASI dan terkadang bayi harus disusui setiap 2 hingga 3 jam sekali. Akibatnya ASI menjadi menganggur dan tidak disusui selama berjam-jam. Apabila dalam 24 jam ASI tidak disusui bayi maka dapat menyebabkan pembengkakan, rasa nyeri didada dan juga pengerasan payudara. Selain itu payudara yang ASI nya tidak dikosongkan lama-kelamaan produksi ASI nya akan berkurang.

Hentikan kebiasaan memeras ASI


Wanita yang bekerja biasanya menyempatkan untuk memeras ASI agar aliran ASI tidak terlalu deras akibat keseringan memompa ASI untuk diberikan kepada bayi. Kebiasaan ini dapat membuat iritasi pada puting payudara dan mencederai pembuluh darah yang ada disekitar kelenjar susu.

Jangan menyusui hanya pada salah satu payudara saja

Cara Menyusui Bayi Sebelah Kanan
Menyusui hanya pada satu payudara menyebabkan ukuran payudara menjadi tidak seimbang. Menyebabkan salah satu payudara berukuran besar, dan salah satunya lagi berukuran kecil. Hal ini membuat tampilan payudara menjadi tidak proporsional dan nantinya dapat menurunkan kepercayaan diri ibu.

Jangan mengkonsumsi suplemen vitamin secara berlebihan

Sebaiknya membatasi konsumsi suplemen yang terbuat dari bahan-bahan kimia secara berlebihan. Karena bahan kimia yang ada pada suplemen dapat menurunkan nutrisi dan kadar imun pada ASI, selain itu juga membuat ASI menjadi encer. Jika ASI tidak sesuai dengan keinginan bayi, bayi akan menolak mengkonsumsinya. Lebih baik konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.

Jangan memberikan susu formula

3 Penyebab Bayi Muntah Setelah Diberi Susu Formula
Beberapa ibu memberikan ASI dan susu formula yang diselang seling dengan alasan tidak memiliki waktu untuk menyusui bayi. Padahal memberikan ASI eksklusif lebih baik daripada memberikan susu formula karena kandungan pada susu formula tidak sebaik kandungan yang ada pada ASI. Apabila susu formula diberikan berselang-seling dengan ASI, lama kelamaan bayi tidak akan memilik ASI karena rasa susu formula yang lebih enak. Hal tersebut menyebabkan kualitas ASI berkurang karena sudah tidak pernah didunakan untuk menyusui bayi.

Buah jeruk pilihan terbaik untuk diet sehat

Untuk mempertahankan kualitas ASI yang baik, makanlah jeruk manis. Karena jeruk manis tidak akan mengganggu produksi ASI. Jeruk memiliki kandungan vitamin C dan serta yang baik untuk mempertahankan kelenjar susu agar bisa memproduksi ASI dengan banyak. Jeruk adalah salah satu cara memperbanyak ASI yang direkomendasikan.

Jangan terlalu panik pada bayi yang tidak mau makan

Bayi yang tidak mau makan membuat khawatir setiap ibu, karena beranggapan bayi yang tidak mau makan akan mengalami kekurangan gizi. Padahal bayi tidak akan kekurangan gizi selama bayi tetap mengkonsumsi ASI secara rutin. Karena didalam ASI terdapat semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkambangannya.

Hindari makanan laut yang mengandung logam

6 Makanan Yang Dihindari Saat Menyusui

Kepiting, siput laun, teripang, kerang, cumi-cumi dan lobster adalah beberapa contoh makanan laun yang mengandung logam didalamnya. Walaupun rasanya yang sangat enak, namun makanan ini menjadi pantangan untuk ibu menyusui. Bayi dibawah 6 bulan belum memiliki sistem pencernaan yang sempurna. Sehingga ketka bayi meminum ASI yang sudah tekontaminasi logam, pencernaan bayi akan teriritasi dan bayi mulai mulai, diare dan rewel karena merasakan tubuhnya tidak enak.

Menghindari makanan dan minuman yang mengandung mint

Permen mint, makanan ataupun minuman yang mengandung mint atau daun mint dapat menurunkan kualitas ASI karena zat yang ada pada mint dapat mengikat, memblokir dan dapat masuk kedapam ASI sehingga rasa ASI akan berubah. Selain itu payudara juga akan mulai kehilangan kemampuan untuk memproduksi ASI dengan banyak.

Seperti yang dijelaskan diatas, ASI adalah makanan wajib untuk bayi minimal hingga usia 6 bulan karena ASI mengandung banyak nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Maka kualitas dan jumlah produksi ASI harus dipertahankan agar bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu menyusui sangat mempengaruhi kualitas dan jumlah ASI. sehingga banyak pantangan yang harus dijaga agar tidak dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Selain makanan yang dilarang, banyak juga makanan yang dapat dikonsumsi karena mengandung banyak gizi yang baik untuk pertumbuhan bayi dan juga makanan yang digunakan sebagai cara memperbanyak ASI. berikut akan dijelaskan beberapa jenis makanan alami yang dapat digunakan sebagai salah satu untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.

  1. Kacang Hijau

Obat Memperlancar ASI

Salah satu cara memperbanyak ASI adalah dengan mengkonsumsi kacang hijau yang memiliki kandungan protein, tiamin (vitamin B1), zat besi, magnesium, fosfor, kalium, mangan dan asam folat. Vitamin B1 pada kacang hijau dapat mengubah karbohidrat menjadi energi yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui karena ibu menyusui terkadang harus terbangun tengah malam untuk menyusui bayi. Kekurangan vitamin B1 menyebabkan ibu menjadi tidak bersemangat dan mudah marah, padahal mood yang jelek dapat mengurangi produksi ASI. Jika ibu merasa senang, maka akan merangsang oksitoksi untuk memproduksi ASI.

  1. Daun Katuk

Daun katuk tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan, namun daun katuk juga dapat digunakan sebagai cara memperbanyak ASI. karena daun katuk mengandung protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin C dan juga alkaloid serta sterol yang bisa meningkatkan produksi ASI. dengan 100 gram daun katuk bisa memenuhi kebutuhan vitamin C sebanyak 239 yang dibutuhkan ibu menyusui untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

  1. Edamame/Kedelai

Resep cemilan untuk ibu menyusui

Kacang kedelai atau yang sering disebut sebagai edamame mengandung banyak nutrisi penting seperti rotein nabati, asam folat, vitamin K, mangan,  vitamin C, riboplavin, magnesium, zat besi, fosfor dan kalium. Edamame yang mengandung banyak protein sangat dibutuhkan ibu menyusui karena bisa membuat produksi ASI meningkat. Edamame dapat dikonsumsi dengan cara direbus sebagai camilan atau campuran bahan masakan/sayur.

  1. Pepaya

Siapa yang tidak sering menjumpai buah pepaya, buah pepaya banyak ditemui di pasar-pasar dan bahkan dapat tumbuh dengan mudah dihalaman rumah ibu. Pepaya tidak hanya baik untuk melancarkan penceranaan, tapi juga baik untuk meningkatkan produksi ASI. pepaya mengandung vitamin  A, vitamin C, asam folat dan kalium dimana 33% nya adalah vitamin dan 50% nya adalah kalium. Kandungan ini lebih banyak bila dibandingkan dengan jeruk. Kekurangan kalium dapat menyebabkan depresi dan rasa lelah. Mengkonsumsi pepaya mampu mengaktifkan hormon yang membuah ibu lebih bahagia. Seperti yang dijelaskan diatas, bila ibu merasa bahagia, hal tersebut akan merangsang produksi ASI menjadi lebih banyak.

  1. Pare

Walaupun pahit, pare memiliki kandungan yang baik untuk ibu menyusui. Pare kaya akan vitamin C dan juga antioksidan yang mempu melindungi sel dari kerusakan akibal radikal bebas, meningkatkan kesehatan tulang dan gigi serta pembulih darah. Kandungan lutein dan likopen pada pare berkhasiat untuk merangsang produksi insulin. Sehingga pare sangat baik bagi ibu menyusui yang menderita diabetes melitus akibat gula dara yang terlalu tinggi. Pare juga dapat menurunkan digunakan sebagai agen atikanker, antivirus dan juga pembasmi cacing usus.

  1. Bunga Pepaya

Bunga pepaya yang sering digunakan sebagai campuran dalam masakan banyak mengandung vitamin A, vitamin C, kalium dan fosfor. Selain itu juga adanya enzim papain dalam bunga pepaya bisa mempercepat proses pencernaan protein karena enzim ini berfungsi untuk memecah protein. Karena ibu menyusui membutuhkan banyak protein agar kandungan nutrisi dalam ASI banyak. Bunga pepaya murah meriah dan mudah didapatkan.

  1. Semangka

Buah Untuk Memperbanyak ASI

Buah semangka sangat menyegarkan, apalagi jika dimakan dalam kondisi dingin dari lemari es. Kandungannya yang kaya akan vitamin A dan C serta asam folat dan kalium membuatnya dapat memenuhi kebutuhan vitamin ibu menyusui. Semangka juga renda lemak jenuh, kolesterol dan natrium yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Sehingga semangka adalah makan sehat yang aman dikonsumsi. Kandungan air yang banyak pada semangka juga baik untuk asupan cairan pada tubuh ibu menyusui karena ibu minimal harus mengkonsumsi 8 gelas air setiap harinya. Karena cairan adalah bahan utama dalam memproduksi ASI.

  1. Jambu Air

Jambu air baik untuk meningkatkan fungsi oto dan syaraf karena adanya kandungan kalsium. Vitamin  yang ada pada jambu air juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi sehingga dapat terhindar dari penyakit. Kandungan air yang banyak juga cocok untuk ibu menyusui seperti yang telah dijelaskan diatas. Produksi ASI pun akan lancar. Rasa yang enak membuah jambu air sebagai cara memperbanyak ASI yang disukai ibu menyusui.

  1. Labu Siam

Labu siam biasanya digunakan dalam masakan, namun kandungan vitamin dan nutrisi lainnya yang banyak dalam labu siam mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui, contohnya seperti asam folat. Asam folat penting untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam dalam dan juga perkembangan jaringan tubuh.

  1. Bayam

Bayam hijau banyak ditemui dipasar, dan harganya pun sangat murah. Kaya akan vitamin, protein dan juga asam folat yang bermafaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Enzim phytoestrogens pada bayam mampu membantu melancarkan produksi ASI. oleh sebab itu dianjurkan untuk ibu menyusui agar rutin mengkonsumsi bayam sebagai salah satu menu dalam makanannya sehari-hari.

Sudah banyak contoh makanan alami untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu, ada suplemen lain yang bagus untuk ibu menyusui sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. Caranya adalah dengan mengkonsumsi Teh Celup pelancar ASI yang aman, rasanya yang enak dan pastinya murah. Tidak perlu khawatin karena Teh Celup Pelancar Asi terbuat dari bahan-bahan herbal pilihan yang sangat aman bagi ibu menyusui. Jika ibu tertarik, Teh Celup Pelancar ASI dapat dengan mudah dipesan di http://lancarasi.com/produk/.

 

Baca Juga  Cara Memperbanyak ASI bagi Ibu Menyusui dengan Aman
pelancarasibanner
Jika anda serius ingin melancarkan dan memperbanyak ASI,silahkan klik disini