3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Inilah 3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Asi tidak bisa dipungkiri menyumbang peran yang signifikan bagi kecerdasan anak. Kandungan AA, DHA, Omega 6, lakotosa, taurin, serta protein yang terdapat di dalamnya mampu mendongkrak perkembangan syaraf maupun otaknya untuk lebih tanggap dalam menyikapi sesuatu. Untuk itulah, banyak ibu yang mendambakan untuk menyuguhkan asi eksklusif bagi buah hatinya.

Sayangnya, harapan ini kerap kali tidak sejalan dengan kenyataan, mayoritas ibu diluar sana sering dibingungkan saat produksi asinya menurun. Hal ini jelas mengkhawatirkan lantaran berpotensi menghambat pastikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Untuk itulah, diperlukan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dan efektif.

Terdapat banyak hal yang andil di balik kondisi ini. Sebut saja gaya hidup tidak sehat, kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji, faktor gen, hingga kemungkinan bersarangnya penyakit tertentu di dalam tubuh.

Adapun hormon yang mempengaruhi produksi asi ialah prolaktin dan oksitosin. Dimana prolaktin berkontribusi besar terhadap asi yang dihasilkan, sedangkan oksitosin akan berpengaruh dalam kelancaran asi. Perlu diketahui bahwa produksi asi berbanding lurus dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sang ibu.

Bunda Serius Ingin Melancarkan dan Memperbanyak ASI Alami ? Silahkan Klik Disini

Semakin banyak pasokan gizinya, maka kelancaran asi tidak akan terganggu. Oleh sebab itu, sebelum ibu mempraktekkan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit sangat dianjurkan untuk memperhatikan menu apa yang disantapnya.

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Sementara hormon oksitosin juga bekerja berdasarkan aktifitas pada puting payudara. Makin sering di hisap maka asinya akan keluar dalam kapasitas yang memadai. Jika kedua hormon tidak bergerak sebagaimana mestinya, maka secara tidak langsung hal ini akan membuat asi mengering. Jika Anda selama ini masih dipusingkan dengan penyebab keringnya asi selain ketidakstabilan hormon tadi, maka inilah jawabannya.

  1. Penyumbatan pada saluran air susu ibu

Kondisi ini ditandai dengan adanya benjolan kecil yang keras sat dipijat. Umumnya, ketidaksesuaian bra yang digunakan, pompa asi yang kurang bagus, hingga pemberian asi yang tidak tuntas menjadi pemicunya.

  1. Stress

Keadaan ini acapkali menimpa ibu yang baru saja melahirkan terutama untuk anak pertama. Seorang ibu diharuskan siaga selama 24 jam demi bisa mengurus anaknya secara maksimal. Terlebih jika suaminya juga sibuk berkerja dan tidak ada upaya kerja sama yang bagus. Bukan tidak mungkin jika ibu mengalami tekanan secara psikologisnya.

  1. Kapasitas penyimpanan yang kecil

Volume ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan ukuran payudara. Jika kapasitas asi kecil, maka sering-seringlah untuk mengosongkan cadangan asi sehingga bisa merangsang produksi asi kembali.

  1. Kafein, soda, dan alkohol

Ketiga jenis minuman ini seakan tidak pernah bisa lepas dari keseharian. Utamanya kopi. Jika dulu Anda terbiasa mengganti sarapan dengan segelas kopi. Maka sekarang usahakan untuk merubahnya dengan panganan yang bergizi tinggi.

Setelah Anda mengetahui beberapa hal yang membuat asi tidak lancar, kini saatnya untuk menggalakkan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dengan metode yang aman sekaligus tanpa efek samping.

  1. Meningkatkan frekuensi menyusui

Prinsip supply and demand sejatinya membuktikan bahwa payudara akan menghasilkan asi sesuai dengan kebutuhan bayi. Seperti yang Anda ketahui bahwa bay baru lahir lebih sering lapar. Maka sebaiknya susuilah mereka lebih sering. 2-3 jam sekali menyusui, maka tindakan ini akan mengirimkan perintah ke otak untuk mengeluarkan asi yang melimpah.

Apabila anda seorang ibu pekerja, maka cara memperbanyak asi yang sudah sedikit bisa dipraktekkan dengan memerah asi dengan bantuan pompa listrik atau manual.

Anda bisa menyusun jadwal dalam memberikan asi kepada sang bayi. Bahkan Anda pun diperbolehkan untuk menyusui mereka meskipun mereka sudah kenyang.

Mengapa? Bayi mempunyai lambung yang kecil sedangkan asi mudah diserap. Kandungan lemak pada awal-awal biasanya rendah, dan akan terus meningkat menjelang berakhirnya proses menyusui.

Dalam 3 bulan produksi asi akan berkurang, maka jika Anda rutin memberi asi, prolaktin akan terangsang.

Bayi yang meminta susu juga bukan karena semata-mata ia lapar namun ia memerlukan kedekatan emosional dari ibunya.

  1. Minimalisir kadar stress dengan breastfeeding father

Sadarkah anda bahwa tuntutan pekerjaan rumah, ataupun bidang yang anda geluti terkadang menimbulkan depresi ataupun perasaan tidak karuan yang membuat mood menjadi berantakan. Cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dengan mengurangi frustasi, menyeimbangkan dan melakoni hal-hal yang akan membuat semangat Anda kembali dapat menghadirkan ketenangan.

Kejiwaan disinyalir menempati posisi yang dominan dalam pengurangan kadar asi, dan hal ini tentu saja berakibat negative bagi sang bayi.

Dengan situasi semacam ini, ayah atau suami sangat berperan penting. Hendaknya pasangan selalu memurahkan kasih sayang, mengalirkan support, serta turut serta dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan si buah hati. Lebih jauh lagi, keharmonisan harus terpelihara agar tidak terjadi pertengkaran.

  1. Ramuan pelancar asi

Cara memperbanyak asi yang sudah sedikit selanjutnya mungkin sudah tidak asing lagi bagi anda. Racikan menu turun-temurun yang diwariskan dari nenek moyang bisa Anda jadikan alternatif yang ekonomis serta terbukti berhasil. Hebatnya, Anda bisa memanfaatkan tumbuhan herbal yang ada di sekitar. Mengolahnya menjadi jamu atau air rebusan yang siap minum. Jika Anda berminat, sederet tanaman ini patut anda sertakan sebagai panduan.

  • Fenugreek

Anda mungkin mengenalnya sebagai terobosan untuk mengusir bau badan yang menyengat. Namun tahukah anda jika teh dari tanaman herbal ini juga baik untuk melancarkan asi?. Teh fenugreek bisa dengan gampang Anda jumpai di apotek atau toko obat terdekat

  • Daun katuk

Daun katuk kaya akan protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan vitamin. Katuk juga menyimpan alkaloid dan sterol yang berdampak pada produksi ASI. Dalam 100 gr daun katuk terkandung 239 vitamin C. Sehingga Anda tidak perlu minum suplemen agar fit sepanjang hari.

Cara memperlancar asi yang sudah sedikit ini dilengkapi dengan asam seskuiterna yang ada di dalamnya. Untuk pengolahannya, anda bisa memasak sayur bening katuk yang ditambahkan jagung muda atau kecambah.

  • Pare

Senyawa fitokimia dan lutein pada sumber makanan pelancar asi ini akan merangsang produksi insulin. Baik untuk ibu menyusui yang menderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga kondang sebagai antikanker, antibiotik, dan pembasmi cacing usus.

Selamat mencoba. Semoga berhasil.