Cara Melancarkan ASI Dan Memperbanyak ASI Setelah Melahirkan

Cara Melancarkan ASI Setelah Melahirkan

Cara Melancarkan ASI Dan Memperbanyak Setelah Melahirkan

Kebiasaan merokok buruk bagi kesehatan, semua orang tau itu. Kandungan racun yang tinggi mampu mempengaruhi kesehatan tubuh, walaupun hanya 1 batang rokok saja. Tidak hanya merusak kesehatan bagi perokok, tapi juga pada second hand smoker atau yang artinya adalah orang-orang yang tidak merokok, namun menghisap rokok dari orang lain. Beberapa orang yang kecanduan mampu terlepas dari rokok, namun tentunya hal tersebut tidaklah mudah. Tidak hanya laki-laki, namun banyak juga wanita yang kecanduan rokok. Kebiasaan yang sulit dihentikan ini tak hayal tetap dilakukan walaupun dalam keadaan hamil maupun menyusui. Apakah rokok dapat berpengaruh terhadap kelancaran produksi ASI? Para ahli menyebutkan bahwa produksi ASI dapat berpengaruh terhadap kandungan dalam rokok.

Karena ASI yang diproduksi bergantung terhadap apa yang dimakan oleh ibu. Jika mengkonsumsi makanan yang bergizi, makan ASI yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Kandungan dalam rokok mampu mempengaruhi kualitas ASI dan juga membuat hormon prolaktin pada ibu sehingga mengalami penurunan produksi ASI secara signifikan. Beberapa kasus juga menunjukkan rokok tidak hanya mengurangi produksi ASI tapi juga menghentikan produksi ASI sehingga sang ibu tidak dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

Rokok sekalin mampu menghentikan produksi ASI, juga dapat menyebabkan ASI sulit keluar dari payudara karena adanya sindrom LDR (Let Down Reflects). Bayi menjadi tidak mendapatkan kebutuhan gizi yang penting untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Sekalipun ASI lancar, namun kualitas ASI akan buruk karena adanya kandungan nikotin dalam ASI. Jika ASI yang mengandung nikotin dikonsumsi oleh bayi, maka bayi akan mudah mengalami sakit perut, gelisah dan juga gampang rewel. Ibu yang merokok juga membuat resiko bayi terpapar asap rokok menjadi semakin tinggi, menyebabkan resiko terkena peyakit saluran pernapasan semakin tinggi, seperti asma, infeksi sinus, brokitis dan juga radang paru-paru. Bahkan bayi yang terpapar rokok lebih sering akan meningkatkan kematian pada bayi 7 kali lebih besar.

Cara Melancarkan ASI Setelah Melahirkan
Selain rokok, alkohol juga mampu masuk kedalam ASI pada konsentrasi yang sama seperti yang ada pada darah. Meskipun bayi hanya memimum sedikit kandungan alkohol yang ada pada ASI, organ tubuh bayi yang belum berkembang dengan sempurna belum bisa memproses alkohol dengan baik di livernya. Bisa saja kandungan alkohol yang sedikit sudah bisa membuat bayi mabuk, karena proses mencerna alkohol di liver bayi bisa setengah kali lebih lambat dari orang dewasa. Hasil studi menunjukkan bahwa alkohol bisa menyebabkan kebiasaan makan dan tidur bayi berubah. Bayi akan menjadi lebih cepat mengantuk dan juga lebih cepat terbangun dari tidurnya. Hal tersebut menyebabkan bayi tidak mendapatkan tidur yang cukup sehingga membuatnya kelelahan.

Orang dewasa yang kelelahan saja membuat ia mudah terserang penyakit karena daya tahan tubuhnya rendah, coba bayangkan hal tersebut pada bayi. Tentunya bayi akan lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan orang dewasa.
Bukan itu saja, alkohol dapat menurunkan produksi susu dan kandungan alkohol dalam ASI membuat bayi hanya menyusui lebih sedikit, bahkan hingga 20% dari biasanya. Oleh sebab itu asupan alkohol terhadap wanita yang hamil maupun menyusui harus dibatasi. Namun ada yang perlu disyukuri adalah kandungan yang paling beracun dalam alkohol yaitu asetaldehida tidak akan terserap kedalam ASI sehingga tidak diminum oleh bayi.

Apabila ibu ingin mengkonsumsi alkohol, maka perlu diketahui bahwa tingkat alkohol dalam darah puncaknya pada menit 30 hingga 60 setelah minum alkohol walaupun waktu yang dibutuhkan untuk setiap orang berbeda tergantung dari lamanya waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mengeluarkan alkohol, setiap orang berbeda-beda. Perlu diingat bahwa semakin banyak minum alkohol maka akan semakin lama punya alkohol dikeluarkan dari dalam tubuh. Maka sebaiknya jangan menyusui bayi ketika sedang minum atau tepat saat setelah minum alkohol karena tidak baik untuk kesehatan bayi. Sehingga jumlah yang dianjurkan untuk diminum adalah hanya 1 hingga 2 gelas saja. Secara detailnya adalah ibu tidak boleh mengonsumsi lebih dari 0,5 gram alkohol per kg berat badan ibu dalam 24 jam. 0,5 gram alkohol setara dengan 60 ml liquor, 235 ml wine, atau 2 botol bir untuk ibu dengan berat badan 60 kg. Untuk ibu dengan berat badan yang berbeda dari contoh, bisa dihitung kira-kira seberapa banyak konsumsi alkohol yang diperbolehkan.

Jika anda bersikukuh ingin mengkonsumsi alkohol padahal seharusnya waktunya untuk menyusui bayi, harus dipersiapkan stok ASI dalam botol untuk minum bayi. Hindari memberikan susu formula karena susu terbaik untuk bayi adalah ASI. Alternatif lainnya adalah melakukan pompa-buang ASI setelah anda minum alkohol untuk menghilangkan kandungan alkohol pada bayi dan juga untuk mengurangi rasa sakit yang timbul karena melewatkan sesi menyusui. Dan jangan menyusui ketika mabuk, berilah sesi menyusui ketika ibu dalam keadaan sadar sepenuhnya.

Karena tidak ada yang tahu apa yang ibu lakukan ketika berada dalam pengaruh alkohol. Hal ini mampu membutakan kesadaran anda dari kehadiran bayi dan bisa menjadi sangat terganggu dan melakukan hal yang tidak diinginkan ketika mendengar tangisan bayi yang sangat menganggu. Untuk ibu dari bayi dengan usia kurang dari 3 bulan, ibu harus mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum meminum alkohol. Karena otak bayii yang baru saja lahir masih dalam perkembangan yang kritis dan rentan. Hindarilah alkohol untuk beberapa bulan pertama untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi menimpa bayi.

Hal diatas adalah beberapa hal yang harus dihindari selama menyusui. Selanjutnya kita akan masuk faktor penyebab produksi ASI tidak lancar.

Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

Biasanya setelah melahirkan, ASI atau Air Susu Ibu akan keluar karena adanya pengaruh hormonal. Namun ada beberapa kasus yang menyebabkan ASI tidak keluar sehingga belum bisa menyusui bayinya selama beberapa hari. Hal tersebut adalah hal yang normal, sehingga tidak perlu takut. ASI biasanya keluar 2 hingga 3 hari setelah melahirkan. Yang menjadi masalah adalah ketika ASI tidak keluar hingga hari keempat atau hanya keluar sedikit sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan ASI bayi. Salah satu cara melancarkan ASI adalah isapan bayi, makin sering bayi menghisap payudara ibunya, maka ASI akan semakin lancar keluar. Jika dari awal ASI yang  keluar sedikit dan akhirnya ibu jarang memberikan ASI, maka produksi ASI akan terhenti dan tidak akan keluar lagi.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ASI tidak keluar, seperti faktor kelahiran, faktor menyusui, faktor kesehatan ibu dan lainnya. Berikut akan dijelaskan beberapa faktornya.

  1. Faktor kelahiran

  • Proses melahirkan akan memberikan stress terhadap tubuh ibu karena proses yang sangat lama dan atau dengan operasi caesar sehingga hormon stress pada tubuh meningkat dan menyebabkan pengeluaran ASI tertunda.
  • Pendarahan saat melahirkan dapat mengganggu kelenjar hipofisi yang ada diotak. Kelenjar tersebut mengontrol hormon laktasi.
  • Hal-hal yang dapat mempengaruhi fungsi plasenta seperti plasenta yang tertahan.
  • Penghilang rasa sakit kerap diberikan saat proses melahirkan, obat ini dapat menunda ASI keluar.
  1. Faktor menyusui

Beberapa rumah sakit memisahkan bayi dan ibunya diruangan yang berbeda, karena bayi membutuhkan perawatan khusus setelah lahir. Hal ini mempengaruhi keluarnya ASI. Karena sebenarnya semakin cepat bayi menyusui terutama dihari pertama setelah melahirkan akan membuat produksi ASI semakin baik. Jika pada awal-awal setelah melahirkan tidak menyusui dan menggunakan pompa ASI, produksi ASI hanya akan sedikit atau bahkan berhenti. Ingat, bahwa semakin sering ASI dikeluarkan maka semakin lancar produksi ASI.

  1. Faktor kesehatan ibu

Masalah kesehatan yang terjadi ditubuh ibu juga mempengaruhi hormon untuk produksi ASI. kondisi kesehatan yang mempengaruhi produksi ASI adalah sebagai berikut.

  • Diabetes saat kehamilan

Ada dua jenis diabetes, yaitu diabetes melitus tipe 1 yang disebabkan tubuh tidak memproduksi cukup insulin dan diabetes melitus tipe 2 dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang ada didalam tubuh dengan baik. Insulin mempengaruhi produksi ASI dan ketiadaaan insulin ataupun ketidakmampuan dalam menggunakan insulin dapat berdampak terhadap cadangan ASI. Hanya beberapa kasus yang memiliki masalah ini, jadi jangan khawatir. Namun walau begitu tetap harus mengontrol kadar gula darah dan juga kadar insulin agar dapat menjaga produksi ASI tetap melimpah.

  • Gestational ovarian theca lutein cysts

Atau biasa disebut dengan kista. Kista biasanya berkembang ketika dalam masa kehamilan, menyebabkan kadar hormon testosteron meningkat dan menekan jumlah ASI yang diproduksi setelah melahirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar testosteron menurun setelah 3 atau 4 minggu setelah kista diatasi. Setelah itu proses menyusui dapat berjalan seperti biasa.

  • Kelebihan berat badan

Kelebihan berat badan dan bahkan obesitas beresiko untuk mengalami penurunan  produksi ASI. ASI yang keluar hanya sedikit, hal ini berkaitan dengan produksi prolaktin yang rendah akibar kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme, contohnya sindrom ovarium polikistik atau disebut juga dengan hipertiroidisme. Kondisi ini juga mempengaruhi cadangan ASI. Banyaknya kondisi yang menyebabkan menurunnya jumlah ASI akibat kelebihan berat badan, membuat ibu harus waspada. Memang biasanya selama hamil berat badan naik, namun setelah melahirkan cobalah untuk mulai berolahraga agar berat badan menurun. Tidak hanya agar produksi ASI meningkat, namun agar suami juga bahagia. Menurunkan berat badan merupakan cara melancarkan ASI yang mudah dan juga murah.

  • Konsumsi obat-obatan

Beberapa obat yang dapat menyebabkan produksi ASI berkurang adalah kontrasepsi hormonal karena mengandung hormon estrogen. Hormon estrogen ini mampu mempengaruhi produksi ASI.

  1. Faktor payudara

Efek Menyusui Hanya Sebelah Kiri

Beberapa masalah payudara yang mempengaruhi keluarnya ASI adalah sebagai berikut.

  • Kelahiran prematur

Kelahiran prematur bayi menyebabkan terhentinya pertumbuhan payudara yang memproduksi ASI pada akhir kehamilan yang menyebabkan jaringan pada payudara yang memproduksi ASI juga sedikit. Tapi hal ini dapat diatasi dengan cara menyusui yang benar sehingga pertumbuhan payudara dapat berlanjut lagi walaupun sudah melahirkan.

  • Payudara belum berkembang sempurna

Dapat disebabkan karena hipoplastia atau yang disebut juga dengan jaringan kelenjar susu yang tidak cukup. Karena belum berkembang dengan sempurna, maka produksi ASI menjadi tidak lancar dan yang keluar hanya sedikit.

  • Operasi atau cedera pada payudara

Operasi atau cedera yang membuat jaringan payudara menghilang, rusak atau saraf yang berhubungan dengan produksi ASI di payudara rusak, membuat jaringan payudara berkurang dan produksi ASI dapat berkurang atau bahkan berhenti.

  • Bentuk puting payudara tidak biasa

Bentuk outing payudara yang datar atau masuk kedalam membuat bayi kesusahan dalam meminum ASI. karena bayi tidak dapat meminum ASI maka tidak terjadi rangsangan yang membantu produksi ASI terus berjalan. Lama kelamaan produksi ASI akan berhenti.

Ketika ASI pertama kali keluar, akan terlihat cairan warna kekuningan yang sedikit kental. Banyak orang yang menyebutnya sebagai ASI basi dan membuangnya. Padahal itu adlaah cairan kolostrum yang sangat diperlukan bagi bayi yang baru saja lahir. Kolostrum mengandung banyak protein, vitamin dan juga mineral yang membantu tubuh bayi melawan bakteri dan virus, selain itu juga menghasilkan antbodi yang akan memperkuat ketebalan tubuh bayi. Manfaat kolostrum lainnya adalah mampu melapisi bagian dalam usus bayi dan melindunginya dari alergi serta gangguan pencernaan.

Karena itulah ASI merupakan makanan pokok pada bayi, maka ASI wajib diberikan karena mengandung banyak zat gizi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Komposisi yang ada pada ASI tidak dapat digantikan oleh susu apapun, termasuk susuk sapi dan susu kedelai. Maka sangat penting untuk menjaga jumlah ASI agar cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Apabila mengalami kesulitan dalam mengeluarkan ASI, diartikel ini akan dijelaskan cara memperlancar ASI pada ibu.

  1. Perbanyak air putih

Meminum air putih yang banyak, minimal 10 gelas perhari merupakan cara memperlancar ASI yang mudah dan murah karena tubuh membutuhkan cairan untuk memproduksi ASI. cairan tersebut disediakan oleh air putih.

  1. Sering memberikan ASI

Bayi yang baru lahir membutuhkan banyak ASI untuk kebutuhannya. Hampir setiap 2 hingga 3 jam sekali bayi membutuhkan ASI. Dan produksi ASI pada payudara mengikuti prinsip supply dan demand yang berarti bahwa tubuh akan memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Jika jarang memberi ASI bayi, maka tubuh akan mengira bahwa kebutuhan bayi tidak banyak sehingga hanya memproduksi ASI dalam jumlah sedikit. Bila rutin memberikan ASI hingga bayi kenyang, payudara akan memberikan sinyal ke otak untuk memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayi. Dan biasanya produksi ASI akan bertambah dalam 3 hingga 7 hari.

Namun ingat, jangan sampi ibu ketiduran ketika sedang menyusui bayi, bayi dapat mengalami sesak nafas. Karena tubuh bayi berhadapan dengan tubuh ibu maka nafas bayi dapat terhenti dan bahkan bisa menyebabkan kematian. American Academy of Pediatrics (AAP) telah melarang ibu dan ayah tidur dekat dengan bayi tanpa penghalang. Karena dikhawatirkan ibu dan ayah akan menindih bayi secara tidar sadar. Apalagi bayi yang baru lahir dengan berat yang ringan (dibawah umur 4 bulan). Jika ingin tidur dekat bayi dengan aman, maka bisa menidurkan bayi dalam boks atau ranjang khusus bayi yang diletakkan berdekatan dengan ibu dan ayah. Bisa juga dalam kasur yang sama diberi pembatas, sehingga dapat mencegah ibu dan ayah menindih bayi.

Cara Mengatasi Masalah Bayi Bingung Puting

Maka dari itu, sebelum menyusui sebaiknya perhatikan posisi ibu dan bayi dengan benar, sehingga ketika ibu tertidur maka tubuh masih dapat tertahan dan tidak menindih bayi secara tidak sadar. Ibu bisa duduk disofa dengan mengatur beberapa bantal untuk membantu mencegah bayi tertindih, dan bayi ada dalam keadaan yang aman. Pastikan juga ibu duduk ditempat yang tidak memungkinkan bayi untuk terjatuh ketika ibu tidur. Selain itu ibu juga dapat menggunakan alarm untuk mengatur waktu jika ibu tertidur saat menyusui. Perlu diperhatikan suara alarm jangan sampai membangunkan bayi, bisa disetel dalam volume rendah atau mode getar. Letakkan alarm pada tempat yang bisa dijangkau dengan tangan ibu, tidak diletakkan didekat bayi.

Ketika bayi tertidur setelah disusui, segeralah pindahkan ke tempat tidurnya. Dan agar bayi tidak kaget ketika puting dilepas, tips nya adalah dengan mengganti puting payudara dengan ibu jari bayi, kempeng atau dot.

  1. Bergantian payudara setiap selesai menyusui

Jika telah selesai menyusi bayi pada payudara kanan, sebaiknya untuk menyusui selanjutnya menggunakan payudara kiri. Dengan begitu kedua payudara akan menghasilkan jumlah ASI sesuai dengan kebutuhan bayi, tidak berat sebelah. Jika hanya menyusui pada satu payudara, entah kanan atau kiri akan membuat salah satu payudara hanya memproduksi sedikit ASI.

  1. Memijat dan membersihkan payudara

Memerah ASI dengan Tangan

Rajinlah membersihkan puting payudara minimal setiap beberapa hari sekali mulai dari trimester pertama setelah melahirkan. Caranya membersihkan dengan menggunakan baby oil sebelum mandi. Pilin puting payudara terutama pada lipatan diujung puting. Selagi membersihkan, seringlah dipijat payudaranya dengan menggunakan baby oil dengan berbagai macam gerakan sebagai relaksasi untuk memperlancar produksi ASI.

  1. Teknik menyusui yang benar

Agar ASI Kental dan Mengenyangkan Bayi

Ibu yang baru melahirkan anak pertama, sering kali merasa sakit ketika. Tak jarang banyak ibu menghentikan selama beberapa hari dan beralih menggunakan susu formula. Mengganti dengan susu formula menyebabkan produksi ASI berkurang, karena ASI dalam payudara tidak dikosongkan, dan tubuh mengira jumlah kebutuhan bayi hanya segitu maka payudara tidak memproduksi ASI dalam jumlah besar lagi. Apabila posisi ketika menyusui benar, maka menyusui tidaklah sakit.

Hal pertama kali yang dilakukan adalah menempelkan bayi di dada ibu. Menempelkan bayi di dada membantu bayi untuk menyusu dengan lebih baik dan juga membantu ibu agar puting payudara lecet, payudara bengkak dan terhindari dari resiko infeksi. Cara memastikan apakah bayi sudah menempel dengan baik adalah dengan memegang payudara dan sentuh bibir bayi menggunakan puting payudara.

Apabila bayi membuka mulutnya, berarti bayi ingin menyusu. Maka bantulah bayi untuk mencapai puting payudara dengan mendekapnya lebih dekat dan pegang payudara sambil memberikannya dan mengarahkannya ke bibir bayi. Jangan lupa memastikan semua puting payudara dan sebagian atau seluruh area aerola (daerah berwarna coklat diarea sekitar puting payudara) masuk ke mulut bayi. Terkadang ibu dapat mendengar sura menelan dan melihat rahang bayi bergerak maju mundur ketika menyusu. Hal ini menjadi tanda bahwa bayi menerima ASI dengan sangat batik.

Apabila bayi terlihat kesulitan bernapas ketika menyusu karena hidung bayi terlalu dekat dengan payudara sehingga udara tidak dapat masuk melalui hidung bayi, sebaiknya tekan payudara yang dekat dengan hidung bayi agar dapat memberikan sedikit ruang agar bayi dapat bernapas dengan baik.

Pertama kali menyusui mungkin tidak akan berjalan mulus seperti yang anda baca-baca diinternet, bisa jadi ibu harus mencoba berkali-kali hingga menemukan posisi yang nyaman bagi bayi untuk menyusu. Jangan menyerah agar bayi dapat menyusu dengan nyaman. Dan menyusui pertama kali seharusnya tidak menyakitkan. Namun, jika Anda merasa kesakitan saat bayi menempel di payudara, Anda bisa membantu melepas isapan bayi dengan cara memasukkan jari kelingking Anda antara gusi bayi dan payudara Anda. Bayi kemudian akan membuka mulutnya. Dan, cobalah lagi menyusui bayi dengan posisi yang nyaman agar bayi menempel dengan benar.

Cara Mengentalkan ASI yang Bening dan Encer

  1. Kontak kulit langsung dengan bayi

Hindari membiasakan bayi menghisap ASI dari dot, karena jika sudah terbiasa nantinya bayi akan menolak ketika disusui dari puting payudara. Karena dot pada botol bayi lebih mudah dalam mengeluarkan susu ketimbang puting payudara. Selain itu dengan menyusui langsung melalui payudara akan membuat kedekatan emosi dengan bayi semakin kuat. Dengan begitu otak akan memerintahkan untuk memproduksi ASI lebih banyak. Banyak negara yang menganjurkan pada ibu sebagai salah satu cara melancarkan ASI dengan skin to skin contact ketika menyusui.

Karena itu sangat penting untuk segera menyusui bayi setelah bayi lahir. Para ahli mengatakan bahwa sebaiknya menyusui dimulai sejak 30 menit bayi lahir. Meletekkan bayi pada dada mendorong kontak kulit antara ibu dan bayi yang dinamakan dengan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). IMD mampu membantu bayi untuk bisa menyusu lebih cepat. Ketika bayi mencari puting payudara pertama kalinya, bayi sedang berlatih untuk menyusu. Diperkirakan membutuhkan wakut satu jam agar bayi terbiasa. Apabila ASI tidak langsung keluar, maka bisa tetap melakukan kontak kulit walaupun tidak melakukan apapun, cukup mendekap bayi dengan penuh kasih sayang sambil mencoba menawarkan ke payudara lainnya. Hal ini dapat merangsang pengeluaran ASI. Jika bayi lahir prematur, mungkin tidak bisa menyusui nya langsung, tapi bisa tetap memberikan ASI dengan cara memompa ASI sehingga membantu melancarkan produksi ASI.

  1. Memompa ASI

Cara Memperbanyak ASI Perah

Memompa ASI menjadi salah satu cara melancarkan ASI bagi ibu baru yang mungkin sedikit kesulitan dalam menyusui. Karena kesalahan dalam posisi menyusui menyebabkan proses menyusui yang tidak tepat dan ASI tidak akan keluar dengan lancar. Setiap selesai menyusui, gunakan pompa ASI. tidak perlu mencoba untuk memenuhi botol, yang perlu diingat adalah tujuannya, yaitu memberikan rangsangan atau stimulasi pada payudara agar dapat memproduksi ASI dalam jumlah banyak. Selain itu memompa juga membantu untuk mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan oleh bayi.

  1. Kompres payudara

Terkadang payudara terasa keras sehingga bayi menolak untuk menghisapnya. Cobalah untuk mengkompres payudara menggunakan handuk hangat. Dengan begitu payudara akan melunak dan ASI dapat keluar dengan lancar.

  1. Konsumsi makanan sehat

Makanan Untuk Memperbanyak Asi

Beberapa makanan terbukti sebagai cara melancarkan ASI. Contohnya adalah pepaya, daun katuk, havermouth, wortel, bayam yang sering digunakan untuk melancarkan ASI dan baik bagi ibu menyusi karena kandungan yang terdapat dalam makanan tersebut.

  1. Hindari Rokok

Rokok terkenal tidak baik untuk kesehatan. Bagi ibu yang hamil ataupun menyusui sering diingatkan bahwa rokok tidak aman dan harus menghindari rokok, apakah ibu mengkonsumsi rokok itu sendiri ataupun terkena asap dari perokok lain. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa produksi ASI tergantung dari makanan yang dikonsumsinya. Oleh sebab itu ibu menyusui harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan. Rokok terbukti menyebabkan hormon prolaktin mengalami penurunan secara signifikan sehingga produksi ASI berkurang.

Solusi Cara Melancarkan Dan Memperbanyak ASI yang Sedikit

Beberapa tips diatas bisa memperlancar produksi ASI, ada pula cara melancarkan ASI lainnya dengan cara mengkonsumsi teh celup pelancar ASI. karena kandungannya mampu meningkatkan produksi ASI dengan rasa yang enak, aman dan juga murah. Jangan ragu-ragu untuk memesannya di http://lancarasi.com/produk.

 

Aneka Cemilan Pelancar ASI

cemilanpelancarasi

Aneka Cemilan Pelancar ASI

Produksi ASI yang tidak lancar atau sedikit merupakan masalah yang umum dihadapi oleh ibu menyusui. Masalah ini kerap membuat ibu stres karena tidak bisa memproduksi ASI sehingga asupan gizi bayi berkurang. Padahal, stres merupakan faktor yang memicu produksi ASI menjadi tidak lancar. Ibu menyusui bisa mengonsumsi aneka cemilan pelancar ASI untuk merangsang produksi ASI dengan lancar. Produksi ASI yang lancar memberikan dampak positif bagi bayi dan juga ibu menyusui. Bayi tidak lagi kekurangan ASI karena ASI merupakan makanan utama bagi bayi yang usianya di bawah enam bulan. ASI membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Sedangkan, bagi ibu menyusui, produksi ASI yang lancar membuat ibu merasa bahagia serta rasa sakit di payudara ketika produksi ASI tidak lancar berkurang. Apa saja camilan yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk melancarkan ASI? Simak di bawah ini.

cemilanpelancarasi

  • Air

Air merupakan cemilan pelancar ASI yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui. Jumlah konsumsi air yang disarankan oleh ibu menyusui adalah 1,5 liter atau sama dengan 8 gelas setiap harinya. Tetapi, ibu menyusui bisa mengonsumsi air lebih banyak karena jumlah konsumsi air memengaruhi jumlah ASI yang diproduksi. Selain itu, air membuat ibu menyusui terhindar dari dehidrasi.

  • Buah

Cemilan pelancar ASI yang sangat direkomendasikan untuk ibu menyusui adalah buah. Buah  mengandung kadar air yang tinggi yang membantu meningkatkan produksi ASI serta mencegah risiko dehidrasi pada ibu menyusui. Kandungan serat yang tinggi di dalam buah membantu melancarkan saluran pencernaan bagi ibu menyusui dan bayi. Buah juga mengandung vitamin A, C, dan E yang membantu memelihara daya tahan tubuh agar tetap kuat dan tahan terhadap serangan virus. Buah yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui adalah melon, semangka, labu, pepaya. Buah-buahan tersebut memiliki kandungan air, serat, dan vitamin yang tinggi dan sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui dan bayi. Buah-buahan tersebut bisa dimakan secara langsung atau diolah menjadi jus atau salad buah yang segar.

  • Sayur

Mengonsumsi bahan makanan dengan kadar air yang tinggi merupakan kebutuhan wajib bagi ibu menyusui. Sehingga, ibu menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi sayur sebagai cemilan pelancar ASI. Sayur mengandung kadar air yang tinggi yang bermanfaat dalam melancarkan produksi ASI. Kandungan lain di dalam sayur seperti serat, mineral, dan vitamin membantu menjaga kesehatan ibu menyusui dan bayi. Jenis sayur yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui adalah katuk, bayam, selada, dan kangkung yang terbukti manfaatnya untuk melancarkan ASI. Sayur tersebut bisa diolah dengan cara direbus, dikukus, dan dijadikan makanan seperti salad dan sup.

  • Susu

Susu tidak hanya dibutuhkan oleh bayi. Ibu menyusui juga membutuhkan susu untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar selalu prima dan kebal terhadap serangan virus. Susu membantu ibu menyusui menjadi lebih bertenaga sehingga tidak cepat lelah ketika memberikan ASI kepada bayi. Susu yang dikonsumsi oleh ibu menyusui adalah susu dengan formula khusus untuk melancarkan ASI. Sebagai cemilan pelancar ASI, susu tersebut harus mengandung mineral, protein, karbohidrat, vitamin, dan semua zat gizi yang dibutuhkan oleh ibu menyusui dan bayi. Susu pelancar ASI bisa terbuat dari susu hewan seperti sapi atau susu dari kacang-kacangan seperti kacang kedelai atau kacang almond. Susu tersebut bisa dikonsumsi setiap dua kali sehari.

Bunda, Yuk Pijat untuk Melancarkan ASI

Pijat untuk Melancarkan ASI

 Bunda, Yuk Pijat untuk Melancarkan ASI

Seorang wanita yang telah melahirkan, mendapatkan karunia seorang anak. Kewajiban untuk merawat, menjaga, serta menyayangi bayinya tersebut merupakan tugas seorang ibu. Seperti halnya dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada sang bayi, sebagai asupan makanannya. Namun, bagaimana jika Anda merasa takut dalam memberikan ASI karena akan tidak lancar? Tidak perlu takut, Anda bisa melakukan pijat untuk melancarkan ASI sebagai pemecahan masalah itu.

Biasanya ketakutan akan ketidak lancaran dalam memberikan ASI kepada sang bayi, disebabkan oleh beberapa hal seperti, kondisi kesehatan Anda yang kurang baik, kurangnya istirahat, dan banyaknya pikiran (stress). Tetapi Anda tidak perlu khawatir lagi akan hal itu, karena Anda bisa menyelesaikan persoalan tersebut dengan mudah. Dengan melakukan beberapa model pijat untuk melancarkan ASI Anda, sekaligus juga bisa merelaksasikan Anda yang sedang menyusui.

Pijat untuk Melancarkan ASI

Berikut beberapa model pijat untuk melancarkan ASI yang bisa ibu menyusui lakukan agar lancar dan juga membuat Anda nyaman.

  1. Pijat Laktasi

Pijat laktasi ini merupakan model memijat pada payudara Anda untuk memperlancar ASI Anda. Melakukan pijat laktasi ini tidak sulit, Anda bisa melakukannya sendiri. Cara untuk melakukan pijat laktasi ini:

  • Pertama, angkat payudara Anda (satu sisi) dengan posisi tangan kiri berada di bawah payudara, dan tangan kanan berada di atas menahan payudara Anda. Setelah itu, gerakan kedua tangan Anda secara maju mundur dan lembut (secara berlawanan).
  • Selanjutnya, Anda bisa meletakan kedua telapak tangan di satu sisi payudara Anda. Lalu, gerakan kedua tangan secara naik turun dan lembut (secara berlawanan).
  • Kemudian, angkat satu sisi payudara Anda dengan tangan kiri Anda dan buat gerakan melingkar di atas puting susu dengan 3 / 4 jari tangan kanan Anda. Lalu gerakan juga di sekitar puting susu.
  • Setelah itu, urut payudara Anda secara perlahan dengan kedua jari tangan Anda. Lakukan dari bagian samping payudara menuju ke puting susu.
  • Sebagai finishing, puntir secara perlahan puting susu Anda menggunakan telunjuk dan ibu jari.

Cara-cara tersebut dilakukan masing-masing sebanyak 10-20 kali, dan tentu saja dilakukan pada kedua sisi payudara Anda secara bergantian.

  1. Pijat Oksitosin

Pijat oksitosin juga merupakan salah satu model pijat untuk melancarkan ASI yang bisa Anda lakukan. Berbeda dengan pijat laktasi, pada pijat oksitosin ini Anda membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukannya. Karena, pijat oksitosin ini merupakan pijat yang dilakukan pada bagian punggung dan bahu. Cara melakukan pijat oksitosin ini:

  • Mula-mula, posisikan tubuh Anda dengan duduk bersandar ke depan, letakkan kedua tangan di atas meja sebagai sandaran kepala Anda.
  • Lalu, orang yang memijat melakukan pijatan di kedua sisi tulang belakang Anda, dan juga dilakukan pada bagian tulang belakang leher. Lakukan pemijatan secara naik turun atau juga bisa secara memutar, dan gerakan secara perlahan sambil bergeser arah pijatannya.
  • Setelah itu, pemijat bisa menekan sedikit kuat dengan kedua ibu jarinya dan digerakan secara melingkar kecil. Pijatan ini bisa dilakukan mulai dari leher, turun ke bahu, tulang belikat, hingga ke punggung. Pijat oksitosin ini, bisa Anda lakukan selama 3 menit saja.

Jadi, bagi Anda yang merasa sedang stress, kurang enak badan, dan kurang istirahat, sehingga menyebabkan ASI Anda tidak lancar saat menyusui sang bayi, Anda tidak perlu panik dan khawatir. Anda hanya perlu melakukan cara dan model pijat untuk melancarkan ASI yang sudah dijelaskan di atas, sehingga Anda bisa mempraktekannya. Selain dapat memperlancar ASI Anda, pijatan-pijatan ini juga bisa membuat ibu menyusui menjadi nyaman dan rileks kembali.

5 Cara Memberikan ASI Eksklusif Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memberikan ASI Eksklusif Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memberikan ASI Eksklusif Untuk Ibu Bekerja

Menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir memang bukan pilihan yang mudah, sebab dua hal ini sama-sama memerlukan konsistensi dan ketekunan agar semua problem dan keharusan di dalamnya dapat terselesaikan dengan sempurna. Tidak semua orang mau mengambil keduanya dengan berbagai macam alasan.

Namun di tengah sederet pertimbangan yang memusingkan, tidak sedikit ibu di luar sana yang memutuskan untuk tetap mengurus buah hati dan suaminya dengan tetap bertahan pada pekerjaan mereka.

Memberi asi eklksusif yang notabene menjadi hal penting tetap mereka tempuh dengan tujuan agar bayi mereka tidak kekurangan nutrisi yang mana sangat berguna bagi tumbuh kembang bayi mereka. Terlebih jika mengingat asi yang dipercaya mampu menyuplai gizi terbaik dan tidak akan mampu Anda temukan pada susu formula atau makanan pengganti lainnya.

5 Cara Memberikan ASI Eksklusif Untuk Ibu Bekerja

Penerapan cara memberikan asi eksklusif untuk ibu bekerja yang benar juga dapat berdampak baik bagi kesehatan si bayi. Anak yang mendapatkan asi cukup umumnya tidak mudah terserang penyakit lantaran mereka dibekali dengan kekebalan tubuh yang tinggi. zat-zat kompleks yang terdapat di dalamnya juga bisa membuat pertumbuhan otak mereka lebih terdongkrak.

Wawasan seputar beberapa penyebab yang menyebabkan asi tersumbat juga patut anda kuasai, diantaranya :

  1. Faktor keturunan atau gen
  2. Gaya hidup tidak sehat
  3. Kurang olahraga
  4. Terlalu banyak konsumsi alkohol, soda, dan kafein
  5. Stress

Selengkapnya, berikut sejumlah cara memberikan asi eksklusif untuk ibu bekerja yang bisa Anda jadikan pedoman.

  1. Gunakan waktu libur untuk menyusui

Pakailah masa cuti Anda untuk memberikan buah hati asi, saat tanggal merah misalnya. Susui mereka setiap 2-3 jam sekali. Langkah ini akan membantu produksi asi lebih banyak karena bersamaan dengan pengiriman sinyal ke otak untuk mendongkrak banyaknya asi yang dikeluarkan oleh ibu.

Asi akan bertambah 3-7 hari setelah Anda telaten mengaplikasikan cara memberikan asi eksklusif untuk ibu bekerja ini. payudara akan mengeluarkan asi dengan kadar yang melimpah jika Anda sering menyusui. Sebaliknya, jika Anda jarang memberikan susu secara langsung maka akan tersumbat bahkan kering.

  1. Perbanyak konsumsi makanan yang bergizi

Kebutuhan nutrisi ibu menyusui bisa dibilang dua kali lipat. Sebab ia tak hanya memerlukan vitamin dan mineral bagi dirinya sendiri, namun juga bagi buah hatinya. Sebab apapun hidangan yang mereka konsumsi nantinya akan berimbas pada kualitas asi yang dihasilkan. Terlebih bagi mereka yang juga bekerja, makanan empat sehat lima sempurna baik yang berasal dari sumber protein hewani atau nabati harus tetap lancar.

Tambahkan porsi buah-buahan, sayuran segar, serta jauhi junk food atau makanan cepat saji yang hanya mengandung kalori dan lemah berlebih.

  1. Dukungan dari keluarga

Tak hanya tenaga saja, support dari orang-orang terdekat Anda juga sangat diperlukan. Setidaknya Anda seperti tidak berjuang sendiri untuk membesarkan malaikat kecil Anda. Dukungan, masukan serta nasihat yang Anda terima akan menjadi bekal penting agar nantinya anda tetap semangat dan tidak mudah putus ada.

Agar bisa mengimbangi cara memberikan asi eksklusif untuk ibu bekerja, Anda boleh meminta suami untuk menemani Anda saat sedang menyusui buah hati. Sembari sesekali bercerita, jalinan kasih antara Anda, suami, dan buah hati pun akan semakin erat.

  1. Perah asi di kantor

Asi yang dihasilkan sebenarnya mengikuti prinsip “suplai and demand’ dimana produksinya akan melimpah jika Anda sering menyusui. Perahlah asi di tempat yang tertutup saat Anda berada di kantor, alternatif ini juga berfungsi untuk menstimulasi asi agar keluar banyak. Pelajari teknik memerah asi yang benar agar Anda tidak salah langkah.

  1. Pijat payudara

Cara memberikan asi eksklusif untuk ibu bekerja yang selanjutnya yakni dengan pijatan pada area payudara. Praktekkan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat 4-5 kali selama 2 menit. Mulailah dengan memijat puting pelan-pelan dari atas ke bawah. Lalu dilanjutkan dengan gerakan ke atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada setiap payudara.

Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral sangat ampuh mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

Semoga bermanfaat.

 

 

Cara Memperlancar ASI Sebelum Melahirkan dengan Berbagai Treatment Khusus

Cara Memperlancar ASI Sebelum Melahirkan

Cara Memperlancar ASI Sebelum Melahirkan dengan Berbagai Treatment Khusus

ASI merupakan singkatan dari Air Susu Ibu yang sangat penting untuk diberikan kepada bay yang baru lahir dan bahkan akan lebih baik ketika bisa memberikan ASI sampai dengan 2 tahun. Namun terkadang memang tak semua ibu bisa memberikan ASI eksklusif untuk sang buah hati lantaran setelah melahirkan ASI nya tak kunjung keluar. Maka dari itu, cara memperlancar ASI sebelum melahirkan harus mulai dilakukan agar nantinya bisa memberikan ASI pertama pada sang buah hati. Pemberian ASI itu tak boleh disepelekan karena ASI pertama yang masuk ke dalam tubuh bayi itu mengandung colostrum yang merupakan zat paling baik untuk menjaga ketahanan sistem imun bayi.

Tentu saja cara memperlancar ASI sebelum melahirkan itu sangat efektif dan bisa dilakukan dengan mudah. Perlu Anda ketahui jika mempersiapkan kelancaran ASI ini bisa dilakukan bahkan sebelum melahirkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan rangsangan agar ASI bisa keluar dengan lancar dan sang buah hati bisa mendapatkan colostrum dengan baik.

Cara Memperlancar ASI Sebelum Melahirkan

Berikut ini merupakan cara memperlancar ASI sebelum melahirkan yang paling efektif untuk dilakukan agar bisa memberikan ASI yang berkualitas setelah kelahiran sang buah hati, yaitu:

  • Memperhatikan pola makan

Pada saat sedang hamil, pola makan harus benar-benar terjaga dengan baik. Pastikan untuk banyak mengkonsumsi buah dan juga sayuran agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap terjaga dengan baik. Ketika sudah mendekati hamil tua, jangan lupa banyak mengkonsumsi daun katuk untuk memperlancar produksi ASI.

  • Menjaga kesehatan payudara

Ketika sedang hamil, pasti payudara akan membesar dan ukuran bra pastinya akan bertambah. Dalam hal ini, pastikan untuk tak memaksakan diri menggunakan bra yang terlalu kencang atau ketat karena hal tersebut akan membahayakan kesehatan. Bahkan, sering menggunakan bra yang terlalu kencang itu dapat menghambat produksi ASI.

  • Menjaga pola hidup sehat

Siapa bilang seorang ibu hamil tak boleh olahraga? Tentu untuk menjaga metabolisme tubuh dengan baik, harus melakukan berbagai olahraga ringan. Terdapat banyak jenis olahraga untuk ibu hamil yang sangat baik untuk dilakukan dan nantinya juga dapat mempengaruhi proses produksi ASI. Selain berolahraga, pastikan pula untuk tidak merokok ataupun berada di sekitar perokok,kalau suami anda kecanduang rokok bisa konsumsi obat penghilang nikotin, tidak minum minuman bersoda, kurangi minuman dengan kandungan kafein yang tinggi, serta berbagai makanan dan minuman lain yang menghambat proses produksi ASI.

  • Melakukan cek rutin ke dokter kandungan

Kontrol kandungan juga sangat perlu dilakukan untuk memastikan kandungan dalam keadaan yang baik. Nah, ketika Anda melakukan cek kehamilan, pastikan juga untuk berkonsultasi mengenai inisiasi menyusui dini secara tepat. Selain itu, pastikan pula untuk memastikan berbagai hal seputar cara memperlancar ASI sebelum melahirkan yang paling tepat yang bisa dilakukan agar nantinya bisa sangat membantu dalam hal produksi ASI yang baik serta berkualitas.

Masih terdapat beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar ASI sebelum melahirkan, namun keempat info diatas sudah cukup untuk mewakili berbagai cara lainnya. Sepertinya itulah beberapa informasi yang bisa diberikan seputar cara memperlancar ASI sebelum melahirkan. Ternyata, agar produksi ASI  bisa lancar itu harus diperhatikan sejak dini bahkan sebelum proses persalinan. Semoga informasi yang telah diberikan ini dapat memberikan Anda banyak manfaat serta tambahan ilmu pengetahuan yang bisa diterapkan dengan sangat mudah. Pastikan untuk selalu konsisten memberikan ASI eksklusif untuk sang buah hati agar bisa tumbuh kembang dengan baik.

6 Cara Melancarkan Asi Yang Tersumbat Dengan Cepat

Cara Melancarkan Asi Yang Tersumbat Dengan Cepat

Ini Dia, 6 Cara Melancarkan Asi Yang Tersumbat Dengan Cepat

Setiap ibu pasti mendambakan segala sesuatu yang terbaik untuk malaikat kecilnya. Termasuk dalam hal memasok asi yang berkualitas. Sayangnya, ada saja kendala yang menghampiri, entah itu produksi asi yang sedikit atau mengering. Hal inilah yang kerapkali menimbulkan kecemasan tersendiri.

Terlebih jika berkaca dari keberadaan asi yang menempati posisi cukup signifikan bagi tumbuh kembang bayi. Tentu ibu perlu mengaplikasikan cara melancarkan asi yang tersumbat dengan benar.

Asi ditengarai sebagai penyuplai energi paling kompleks dibandingkan dengan nutrisi yang diperoleh dari makanan atau minuman lain. Tersumbatnya asi biasanya disertai dengan gejala tertentu seperti benjolan pada payudara, bengkak, bercak, kemerahan, atau rasa sakit. Pada kebanyakan kasus, cara melancarkan asi yang tersumbat kerap gagal lantaran kelebihan simpanan air susu.

Nah, sebelum Anda mengaplikasikan alternatif jitu untuk membuat produksi asi melimpah, ada baiknya jika Anda mengetahui beberapa faktor yang penyebab terhentinya produksi asi.

  1. Gen atau keturunan
  2. Sinyal akan keberadaan penyakit tertentu seperti kanker
  3. Penggunaan bra yang kurang tepat
  4. Stress
  5. Gaya hidup tidak sehat

5 poin tersebut acapkali disepelekan. Padahal dengan mengenali sederet hal yang andil dalam penyumbatan saluran air susu, setidaknya Anda bisa merancang terobosan baru yang efektif.

Cara Melancarkan Asi Yang Tersumbat Dengan Cepat

Cara melancarkan asi yang tersumbat di bawah ini sebetulnya tidak mengharuskan anda untuk menyiapkan peralatan yang mahal maupun budget yang fantastis. Kuncinya tetap kembali pada prinsip yang Anda pegang, yakni konsisten dan kesabaran.

  1. Konsumsi air putih

Dengan mencukupi takaran 8 gelas air putih setiap harinya, kinerja metabolisme tubuh akan lancar. Untuk ibu yang sedang menyusui ada baiknya untuk tidak meninggalkan kewajiban menyediakan air mineral bagi kelangsungan kinerja organ dalam maupun pencernaan yang terkendali.

Kekurangan cairan disinyalir berdampak buruk bagi kesehatan. Sebut saja terhambatnya kerja jantung, ginjal, ataupun kulit yang mengering. Akibat lain juga dapat menghilangkan kemampuan seseorang untuk fokus, dan yang pasti dehidrasi berpotensi membuat tubuh lesu.

  1. Relaksasi

Cara melancarkan asi yang tersumbat ini baik dipraktekkan sejak usia kehamilan memasuki trisemester ke-3. Pemijatan yang benar dapat dilakukan dengan menggunakan minyak pijat seperti olive oil, virgin coconut oil, ataupun baby oil.

Oleskan minyak tersebut pada kedua telapak tangan dan payudara anda. Selanjutnya angkat dan topanglah payudara kanan dengan tangan kanan. Lalu pijatlah memakai tiga jari dengan gerakan memutar atau spiral, dari pangkal payudara menuju areola. Terapkan hal serupa untuk payudara kiri.

Tips lain juga bisa Anda lancarkan dengan meletakkan kedua telapak tangan di dada di tengah payudara.

Lalu praktekkan dengan mengarahkan payudara ke atas sambil diangkat dan dilepaskan bersamaan perlahan-lahan.

  1. Rutin menyusui

Tahukah Anda jika teratur memberikan asi 2-3 jam sekali dapat mengirimkan perintah ke otak untuk memproduksi asi dalam jumlah yang melimpah?. Bayi yang baru lahir rupanya lebih mudah lapar. Produksi asi pada tubuh wanita mengikuti prinsip supply dan demand, artinya asi yang dikeluarkan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan bayi.

Jika Anda telaten menyusui, asi akan bertambah dalam waktu 3-7 hari berdasarkan instruksi tersebut. Bila anda jarang menyusui, maka cara melancarkan asi yang tersumbat yang sudah jauh-jauh hari anda galakkan akan gagal karena air susu yang dihasilkan akan menurun. Habiskan satu payudara setelahnya pindah ke payudara lain.

  1. Kontak langsung

Mayoritas orang diluar sana belum memahami bahwa bayi yang disusui dalam keadaan telanjang akan mendapatkan kontak langsung ke kulit dada ibu. Hal ini juga efektif menambah kapasitas air susu ibu. Di samping itu, bayi juga akan merasa nyaman saat disusui. Inilah langkah jitu yang menjadi awal terbangunnya ikatan antara si kecil dan ibu.

Maka sebisa mungkin carilah posisi paling nyaman ketika menyusui. Sesekali Anda bisa menjalankan tips yang akan menangani saat problema asi yang terganggu dengan mengompres payudara dengan air hangat dan handuk yang bersih. Di samping mampu membuat peredaran darah lancar, cara alami ini lebih aman.

  1. Olahraga

Siapa bilang jika sehabis melahirkan ibu dilarang untuk berolahraga?. inilah persepsi keliru yang masih hidup dan dianut oleh masyarakat kita. Padahal, olahraga yang masuk dalam kategori gaya hidup akurat menawarkan segudang nilai plus bagi kebugaran tubuh. Ya, aktifitas sederhana yang dipercaya mampu mendetoksifikasi tubuh secara alami ini juga akan menumpas habis tumpukan lemak yang membandel pada tubuh.

Orang yang tidak pernah berolahraga tidak menutup kemungkinan daya tubuhnya lemah, sehingga memudahkan virus maupun bakteri untuk menyerangnya. Olahraga juga akan menghadirkan pikiran yang lebih positif, dan memperbaiki nafsu makan. Untuk cara melancarkan asi yang tersumbat,  Anda cukup mempraktekkannya dengan berjalan santai di pagi hari, yoga, atau senam aerobik.

  1. Makanan

Apapun pencapaian yang ingin anda raih, hidangan yang Anda santap punya efek yang dominan untuk keberhasilannya. Terlalu banyak menyantap junk food, makanan cepat saji, minuman beralkohol, soda, atau kopi, secara tidak langsung akan melemahkan tubuh Anda. Terutama sejumlah menu di atas miskin gizi dan hanya menyediakan kalori atau lemak dalam kadar tinggi.

Bersegeralah untuk merubah kebiasaan buruk ini. Cantumkan sayuran, buah, maupun makanan empat sehat lima sempurna. Agar cara melancarkan asi yang tersumbat sukses, Anda bisa menjajal khasiat beberapa tanaman maupun obat herbal, diantaranya:

  • Kedelai

Edamame atau kedelai jepang ini memang sumbernya protein. Edamame banyak digandrungi oleh ibu menyusui karena kacang-kacangan ini diperkaya vitamin K, mangan, asam folat, Vitamin C, fiboflavin, zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium.

Edamame recomended sekali karena mampu melunasi protein harian anda 65 gr. Anda bisa merebus atau mencampurnya dengan telur dadar.

  • Semangka

Buah segar berwarna merah ini dilengkapi dengan lemak jenuh yang rendah, asam folat, dan jatah vitamin A. Komposisi air yang mumpuni dalam semangka juga bisa dijadikan pasokan cairan tubuh. Anda bisa menjadikannya teman menonton tv atau dijadikan jus tanpa gula.

  • Labu siam

Vitamin C, seng, dan mangan. Labu siam juga menyuguhi anda Vitamin B6. Menghidangkan 100 gram labu siam dapat memenuhi 23 % kebutuhan asam folat tubuh yang berguna untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam darah, dan progress jaringan tubuh bayi.

Bagaimana? Berminat untuk membuktikan cara melancarkan asi yang tersumbat dengan tips di atas?.

 

Tips Memilih Obat Memperlancar Asi

Tips Memilih Obat Memperlancar Asi

Tips Memilih Obat Memperlancar Asi – Setiap ibu tentu ingin mempersembahkan yang terbaik untuk buah hati mereka. Termasuk dalam hal menyuplai asi. Ya, nutrisi yang sarat akan kandungan vitamin, mineral, protein, serta sejumlah senyawa penting lainnya merupakan salah satu hal yang berperan signifikan dalam menentukan tumbuh kembang anak. Uniknya lagi, zat yang tersemat di dalam asi tidak akan Anda jumpai dengan lengkap pada susu formula jenis apapun.

Keinginan untuk memberikan asi eksklusif sayangnya tidak selalu berjalan mulus. Ada saja hambatan yang menghalangi. Entah itu asi yang mengering atau tersumbat. Kalau sudah begini, tentu diperlukan obat memperlancar asi yang terbukti efektif.

Sebenarnya, Anda bisa menempuh berbagai langkah untuk keluar dari problema yang kerap membikin kepala pusing ini. Metode modern dengan menyertakan peran intervensi medis maupun obat-obatan dengan konsultasi bersama dokter ahli terlebih dahulu.

Sedangkan untuk teknik alami, Anda bisa mengaplikasikan beberapa tanaman herbal yang diracik menjadi jamu maupun dimakan secara langsung. Terobosan ini terbilang lebih efektif lantaran tidak dibarengi dengan efek samping yang membahayakan maupun berakibat pada penurunan kualitas asi.

Obat memperlancar asi tidak selalu menyertakan bahan-bahan kimia, Anda pun bisa membuktikan khasiat beberapa sumber makanan yang bisa dengan gampang Anda jumpai di sekeliling. Langkah pembuatannya yang praktis dan nyaris tidak menyita waktu sebaiknya dijadikan pertimbangan yang matang.

Tips Memilih Obat Memperlancar Asi

Nah, bagi Anda yang tertarik mengaplikasikan tips ini, berikut beberapa sayuran dan buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui.

  1. Pepaya

Buah berwarna cantik ini dibekali dengan Vitamin A, Asam folat, kalium, kolesterol yang rendah, lemak jenuh, serta natrium. Hebatnya pepaya mampu memasok 33 % vitamin dan 50 % kalium lebih banyak ketimbang jeruk. Kabar ini tentu sangat menguntungkan bagi ibu menyusui yang notabene butuh kalium untuk menstabilkan tenaganya agar tetap fit sepanjang hari.

Menipisnya kalium di dalam tubuh juga menyebabkan perubahan suasana hati dan mudah lelah. Sementara saat menyusui Anda harus berpikiran positif dan bahagia.

Adapun bunga pepaya yang masuk dalam jajaran obat memperlancar asi ini menyuguhkan kalsium serta fosfor. Bunga yang warnanya kuning pucat ini bertugas mempercepat protein karena adanya enzim papain. Anda bisa menumisnya atau disiram air didih untuk lalapan.

  1. Kacang hijau

Ibu yang sedang ada di tahap menyusui butuh energi yang memadai. Kacang-kacangan inilah yang bisa Anda jadikan solusi jika bosan mengkonsumsi nasi. Kacang hijau diperkaya dengan karbohidrat, Vitamin B1, asam folat, fosfor, tiamin, mangan, magnesium, dan kalium.

Obat memperlancar asi ini bisa diolah menjadi bubur atau jus yang lezat. Anda pun bisa mengkombinasikannya dengan bahan lain menjadi puding, kue, atau kudapan ringan lainnya.

  1. Bayam

Sayuran hijau ini punya pasokan zat besi dalam kadar yang tinggi. Rajin mengkonsumsi bayam terutama selepas melahirkan membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Jika bayi kebal, maka ia akan terhindar dari serangan penyakit berbahaya. Segenap kandungan dalam bayam misalnya vitamin A, B6, C, E, K, riboflavin, fosform, thiamin, dan karoten sayang sekali dilewatkan.

Agar obat memperlancar asi dapat membuahkan hasil yang maksimal, maka fokuskan program anda pada beberapa hal ini.

  1. Menghindari makanan yang mengandung kafein, kebiasaan minum alkohol, dan merokok. Kopi dapat menahan nafsu makan, membuat Anda untuk terjaga lebih lama yang nantinya akan masuk ke dalam asi dan menjadikan buah hati insomnia. Sedangkan alkohol dapat mengganggu kinerja organ dalam seperti ginjal. Asap rokok yang dihirup akan beresiko mendatangkan penyakit sesak napas, asma, atau paru-paru.
  2. Menambah konsumsi air putih. Dehidrasi di samping dapat menghilangkan fokus juga berimbas pada mutu asi yang dihasilkan oleh sang ibu.
  3. Istirahat yang cukup

Untuk soal ini, Anda bisa membicarakannya dengan suami. Mungkin membagi tugas berjaga. Misal Anda pada siang hari, dan suami ketika malamnya. Melayani bayi tentu butuh energi yang mencukupi, maka tidur 6-8 jam akan mengistirahatkan tubuh dan membuat Anda lebih bugar.

Membiasakan menyusu langsung. Jika payudara terus dirangsang untuk mengeluarkan asi, maka lama kelamaan air susu yang dihasilkan akan melimpah.

Selanjutnya, jika anda berminat menerapkan obat memperlancar asi yang dibeli di apotek, maka tips di bawah ini patut Anda cantumkan sebagai pedoman yang akurat.

  1. Periksa tanggal kadaluarsa

Bagaimana mungkin Anda bisa yakin kalau produk yang Anda konsumsi layak tanpa adanya keterangan expired yang tercantum di kemasan. Obat kimia yang bertahan dalam waktu lama biasanya diawetkan, sehingga lewat batas pemakaian itulah Anda bisa mengetahui bahwa produk tersebut masih aman digunakan.

  1. Komposisi

Mantapkan hati Anda dengan memeriksa bahan-bahan yang dicantumkan terlebih dahulu. Kenali dengan baik. Apakah tertera elemen kimia yang berpotensi mendatangkan alergi atau tidak. Jika ia, sebaiknya Anda membeli produk yang berbahan dasar herbal alami.

  1. Harga

Pernahkah Anda mendengar bahwa harga akan berdampak pada kualitasnya? Ya, Anda patut waspada apabila menjumpai produk obat memperlancar asi yang dibanderol lebih murah daripada produk sejenis di toko lain?. Mengingat akses pemalsuan barang terbuka lebar, ada segelintir oknum yang bermaksud menyabotase produk demi meraup keuntungan berlebih.

Disinilah Anda perlu mengerahkan kejelian agar tidak terkena penipuan.

  1. Kemasan

Jangan pernah menerima produk yang bungkusnya sudah rusak atau robek. Mengapa? hal ini membuktikan bahwa obat yang harusnya Anda minum tidak tersimpan dengan baik. Kemasan yang tidak utuh menandakan bahwa kelayakan produk sudah mencurigakan. Untuk mengatasi indikasi yang bahaya, Anda bisa menanyakan kepada penjualnya terlebih dahulu.

  1. Testimoni

Sebagian obat memperlancar asi dipasarkan dengan media online. Adapun tujuannya, jelas untuk mempermudah pembeli maupun meluaskan jaringan pasar agar semua orang dari berbagai daerah bisa mendapatkannya. Sistem MLM sering diterapkan karena dinilai punya banyak keunggulan. Website atau blog khusus untuk mempromosikan produk umumnya disertai dengan kolom testimoni. Dari situlah Anda bisa memastikan bahwa produk itu direkomendasikan atau tidak.

Tanggapan pelanggan seputar obat memperlancar asi adalah acuan paling tepat untuk Anda membeli produk tersebut.

Rencana yang sudah Anda rancang jauh-jauh hari hanya akan berbuah pada kegagalan apabila tidak disertai dengan konsistensi.

Selamat mencoba. Semoga berhasil.

 

 

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Inilah 3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Asi tidak bisa dipungkiri menyumbang peran yang signifikan bagi kecerdasan anak. Kandungan AA, DHA, Omega 6, lakotosa, taurin, serta protein yang terdapat di dalamnya mampu mendongkrak perkembangan syaraf maupun otaknya untuk lebih tanggap dalam menyikapi sesuatu. Untuk itulah, banyak ibu yang mendambakan untuk menyuguhkan asi eksklusif bagi buah hatinya.

Sayangnya, harapan ini kerap kali tidak sejalan dengan kenyataan, mayoritas ibu diluar sana sering dibingungkan saat produksi asinya menurun. Hal ini jelas mengkhawatirkan lantaran berpotensi menghambat pastikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Untuk itulah, diperlukan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dan efektif.

Terdapat banyak hal yang andil di balik kondisi ini. Sebut saja gaya hidup tidak sehat, kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji, faktor gen, hingga kemungkinan bersarangnya penyakit tertentu di dalam tubuh.

Adapun hormon yang mempengaruhi produksi asi ialah prolaktin dan oksitosin. Dimana prolaktin berkontribusi besar terhadap asi yang dihasilkan, sedangkan oksitosin akan berpengaruh dalam kelancaran asi. Perlu diketahui bahwa produksi asi berbanding lurus dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sang ibu.

Semakin banyak pasokan gizinya, maka kelancaran asi tidak akan terganggu. Oleh sebab itu, sebelum ibu mempraktekkan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit sangat dianjurkan untuk memperhatikan menu apa yang disantapnya.

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Sementara hormon oksitosin juga bekerja berdasarkan aktifitas pada puting payudara. Makin sering di hisap maka asinya akan keluar dalam kapasitas yang memadai. Jika kedua hormon tidak bergerak sebagaimana mestinya, maka secara tidak langsung hal ini akan membuat asi mengering. Jika Anda selama ini masih dipusingkan dengan penyebab keringnya asi selain ketidakstabilan hormon tadi, maka inilah jawabannya.

  1. Penyumbatan pada saluran air susu ibu

Kondisi ini ditandai dengan adanya benjolan kecil yang keras sat dipijat. Umumnya, ketidaksesuaian bra yang digunakan, pompa asi yang kurang bagus, hingga pemberian asi yang tidak tuntas menjadi pemicunya.

  1. Stress

Keadaan ini acapkali menimpa ibu yang baru saja melahirkan terutama untuk anak pertama. Seorang ibu diharuskan siaga selama 24 jam demi bisa mengurus anaknya secara maksimal. Terlebih jika suaminya juga sibuk berkerja dan tidak ada upaya kerja sama yang bagus. Bukan tidak mungkin jika ibu mengalami tekanan secara psikologisnya.

  1. Kapasitas penyimpanan yang kecil

Volume ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan ukuran payudara. Jika kapasitas asi kecil, maka sering-seringlah untuk mengosongkan cadangan asi sehingga bisa merangsang produksi asi kembali.

  1. Kafein, soda, dan alkohol

Ketiga jenis minuman ini seakan tidak pernah bisa lepas dari keseharian. Utamanya kopi. Jika dulu Anda terbiasa mengganti sarapan dengan segelas kopi. Maka sekarang usahakan untuk merubahnya dengan panganan yang bergizi tinggi.

Setelah Anda mengetahui beberapa hal yang membuat asi tidak lancar, kini saatnya untuk menggalakkan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dengan metode yang aman sekaligus tanpa efek samping.

  1. Meningkatkan frekuensi menyusui

Prinsip supply and demand sejatinya membuktikan bahwa payudara akan menghasilkan asi sesuai dengan kebutuhan bayi. Seperti yang Anda ketahui bahwa bay baru lahir lebih sering lapar. Maka sebaiknya susuilah mereka lebih sering. 2-3 jam sekali menyusui, maka tindakan ini akan mengirimkan perintah ke otak untuk mengeluarkan asi yang melimpah.

Apabila anda seorang ibu pekerja, maka cara memperbanyak asi yang sudah sedikit bisa dipraktekkan dengan memerah asi dengan bantuan pompa listrik atau manual.

Anda bisa menyusun jadwal dalam memberikan asi kepada sang bayi. Bahkan Anda pun diperbolehkan untuk menyusui mereka meskipun mereka sudah kenyang.

Mengapa? Bayi mempunyai lambung yang kecil sedangkan asi mudah diserap. Kandungan lemak pada awal-awal biasanya rendah, dan akan terus meningkat menjelang berakhirnya proses menyusui.

Dalam 3 bulan produksi asi akan berkurang, maka jika Anda rutin memberi asi, prolaktin akan terangsang.

Bayi yang meminta susu juga bukan karena semata-mata ia lapar namun ia memerlukan kedekatan emosional dari ibunya.

  1. Minimalisir kadar stress dengan breastfeeding father

Sadarkah anda bahwa tuntutan pekerjaan rumah, ataupun bidang yang anda geluti terkadang menimbulkan depresi ataupun perasaan tidak karuan yang membuat mood menjadi berantakan. Cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dengan mengurangi frustasi, menyeimbangkan dan melakoni hal-hal yang akan membuat semangat Anda kembali dapat menghadirkan ketenangan.

Kejiwaan disinyalir menempati posisi yang dominan dalam pengurangan kadar asi, dan hal ini tentu saja berakibat negative bagi sang bayi.

Dengan situasi semacam ini, ayah atau suami sangat berperan penting. Hendaknya pasangan selalu memurahkan kasih sayang, mengalirkan support, serta turut serta dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan si buah hati. Lebih jauh lagi, keharmonisan harus terpelihara agar tidak terjadi pertengkaran.

  1. Ramuan pelancar asi

Cara memperbanyak asi yang sudah sedikit selanjutnya mungkin sudah tidak asing lagi bagi anda. Racikan menu turun-temurun yang diwariskan dari nenek moyang bisa Anda jadikan alternatif yang ekonomis serta terbukti berhasil. Hebatnya, Anda bisa memanfaatkan tumbuhan herbal yang ada di sekitar. Mengolahnya menjadi jamu atau air rebusan yang siap minum. Jika Anda berminat, sederet tanaman ini patut anda sertakan sebagai panduan.

  • Fenugreek

Anda mungkin mengenalnya sebagai terobosan untuk mengusir bau badan yang menyengat. Namun tahukah anda jika teh dari tanaman herbal ini juga baik untuk melancarkan asi?. Teh fenugreek bisa dengan gampang Anda jumpai di apotek atau toko obat terdekat

  • Daun katuk

Daun katuk kaya akan protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan vitamin. Katuk juga menyimpan alkaloid dan sterol yang berdampak pada produksi ASI. Dalam 100 gr daun katuk terkandung 239 vitamin C. Sehingga Anda tidak perlu minum suplemen agar fit sepanjang hari.

Cara memperlancar asi yang sudah sedikit ini dilengkapi dengan asam seskuiterna yang ada di dalamnya. Untuk pengolahannya, anda bisa memasak sayur bening katuk yang ditambahkan jagung muda atau kecambah.

  • Pare

Senyawa fitokimia dan lutein pada sumber makanan pelancar asi ini akan merangsang produksi insulin. Baik untuk ibu menyusui yang menderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga kondang sebagai antikanker, antibiotik, dan pembasmi cacing usus.

Selamat mencoba. Semoga berhasil.

Cara Melancarkan Asi Secara Alami

Cara Melancarkan Asi Secara Alami

Simak Cara Melancarkan Asi Secara Alami – Kehadiran buah hati tidak dapat dipungkiri memberikan warna yang baru bagi biduk rumah tangga. Ya, kelahiran malaikat kecil yang akan mengusir penat serta menghadirkan tawa di tengah keluarga kecil Anda ini sungguh dinantikan oleh setiap pasangan yang ada di muka bumi. Mereka bahkan rela melakukan berbagai cara demi bisa dikaruniai anak.

Saking senangnya, mereka tidak ingin melewatkan apapun yang akan menghambat proses kelahiran si buah hati. Berusaha menyuplai nutrisinya dengan sebaik mungkin agar setelah lahir nanti ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas baik secara kognitif maupun afektifnya. ASI misalnya.

Nah, sebagai ibu yang sigap, sudah seharusnya cara melancarkan asi secara alami menjadi referensi yang harus Anda pahami. Usia bayi yang baik mendapatkan ASI adalah saat mereka berusia 0-6 bulan. ASI eksklusif pun menjadi pilihan paling jitu untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Sebab, dari sinilah mereka mendapatkan suplai nutrisi yang memadai.

Mengingat tidak semua Ibu bisa menghasilkan ASI yang lancar. Hal ini pun tak jarang menimbulkan kekhawatiran berlebih. Perlu diketahui bahwa produksi ASI sejatinya dipengaruhi oleh dua hormon, yakni prolaktin dan oksitosin. Semakin tercukupi pasokan gizi yang masuk ke dalam tubuh ibu maka mereka akan memperoleh kelancaran dalam menyusui bayi.

Cara Melancarkan Asi Secara Alami

Sebelum mengaplikasikan cara melancarkan asi secara alami, ada baiknya jika Anda mengenali beberapa penyebab ASI keluar sedikit seperti di bawah ini:

  1. Penyakit

ASI yang keluar dalam jumlah sedikit tidak menutup kemungkinan adanya penyakit berbahaya yang bersarang di tubuh Anda. Kanker payudara misalnya. Memang untuk memastikan adanya gangguan yang ditengarai menjadi salah satu pembunuh kelas kakap ini Anda harus menempuh sederet langkah konkret terlebih dahulu.

Jika Anda menemukan tanda-tanda yang ganjil, ada baiknya untuk segera memeriksakan kesehatan Anda ke dokter.

  1. Proses

Segala sesuatu tidak pernah lepas dari yang namanya tahap. Pasca persalinan, ASI sudah mulai berproduksi sejak usia kehamilan 16 minggu, tetapi dihambat oleh hormon kehamilan yang tinggi. Bau pada 2 atau 3 hari seusai melahirkan, hormon tersebut turun drastis. Sat itulah asi mulai dikeluarkan dari payudara.

  1. Gaya Hidup

Coba ingat-ingat kembali, apakah selama ini Anda sudah berhasil menerapkan cara melancarkan asi secara alami yang akurat?. Sebab, kasus penyumbatan pada saluran air susu yang sering ditandai dengan adanya benjolan kecil yang keras saat dipijak ternyata merupakan dampak dari kebiasaan ini.

Penyebab lain bisa dikarenakan ukuran Bra yang tidak sesuai, pompa ASI yang kurang bagus dan masih banyak lagi.

Pemicu lain juga disebebkan oleh stress atau kecilnya kapasitas asi. Sebisa mungkin seimbangkan antara pekerjaan dan refreshing Anda agar psikologis tidak tertekan.

Mari beralih ke cara memperlancar asi secara alami yang selanjutnya. Metode ini memang banyak diaplikasikan oleh mayoritas orang karena tanpa efek samping dan tidak akan menguras budget berlebihan. Serta yang paling penting adalah keamanannya untuk si buah hati. Penasaran? Ini dia info selengkapnya.

  1. Penuhi nutrisi

Untuk melancarkan metabolisme, tubuh tentu butuh pasokan zat gizi dalam kadar yang ditentukan. Sama halnya dengan Anda yang menginginkan agar ASI bisa keluar dengan volume yang banyak. Cara melancarkan ASI yang recommended banget untuk Anda jajal adalah mengkonsumsi makanan pelancar air susu, antara lain:

  • Ikan salmon

Masuk dalam jajaran hidangan terbaik, salmon rupanya dibekali dengan DHA yang efektif mendongkrak untuk perkembangan sistem syaraf bayi Anda. DHA yang tersedia pada ikan salmon juga berfungsi meningkatkan mood mencerdaskan otak, serta mengurangi resiko baby blues.

  • Daging sapi tanpa lemak

Bila selama ini anda kerap dipusingkan karena tak kunjung menjumai makanan rendah lemak yang kaya akan zat besi, maka daging bisa menjadi pilihannya. Kekurangan zat besi dapat menguras energi Anda, terlebih setelah melahirkan anda dituntut untuk stand by nonstop demi bisa mengganti popok dan menjaga si kecil.

  • Kacang-kacangan

Sumber protein nabati yang baik untuk dijadikan cemilan sehat ini juga berkhasiat bagi ibu menyusui, terutama untuk kacang-kacangan berwarna gelap. Bukan hanya itu saja, makanan yang kerap diandalkan sebagai cara melancarkan asi secara alami ini juga dibanderol dengan harga yang ramah untuk kantong Anda.

  • Blueberi

Beri-berian yang kaya akan antioksidan sangat dianjurkan untuk ibu yang baru melahirkan. Buah ini juga punya cadangan vitamin, mineral, dan karbohidrat yang memadai. Anda mungkin bisa mengolahnya menjadi jus smoothies atau dimakan langsung.

  • Beras merah

Jika selama ini anda terbiasa memakan nasi putih, maka cobalah untuk menukarnya dengan beras merah yang rendah gula sekaligus punya karbohidrat kompleks yang bagus. Rekomendasi lain seperti roti gandum atau oat juga baik untuk anda makan.

  1. Meningkatkan frekuensi menyusui

Sebetulnya ada sejumlah cara melancarkan asi secara alami. Ya, menambah waktu menyusui anda akan berimbas pada asi itu sendiri. Ibu yang sibuk dan menghabiskan waktunya untuk bekerja ditakutkan akan berdampak pada kualitas asi yang jelek.

Susuilah bayi saat meminta dan hentikan saat ia merasa sudah kenyang.

Bayi memiliki lambung yang kecil dan ASI sangat mudah diserap. Bayi yang masih muda lebih cepat lapar.

Pasokan lemak pada menit awal selama menyusui juga rendah namun akan melonjak untuk menit setelahnya.

Menyusui yang digalakkan secara terjadwal dalam tiga bulan akan berakibat pada menurunnya prolaktin. Bayi meminta menyusu semata-mata juga bukan karena lapar. Namun juga keperluan kasih sayang dan cinta dari ibunya.

  1. Minimalisir depresi dengan breastfeeding father

Faktor kejiwaan yang membuat sang ibu diliputi cemas, dan tidak rileks faktanya andil pada produksi ASI. Peran ayah juga sangat penting bagi ibu menyusui. Mendampingi sang istri menjalani pemberian ASI tak lain adalah bentuk komitmen keluarga yang sangat diperlukan. Bulan hal yang mudah, tapi ayah mampu berperan dengan dukungan emosionalnya dan keputusan lain yang berkaitan dengan buah hati. ASI yang tidak dicukupi akan mengganggu pertumbuhan si kecil.

Suasana kehangatan bisa dibangun dengan cara melancarkan asi secara alami ini. Di sisi lain, Ibu juga akan lebih nyaman dan tentram ketika support ini datang.

Bagaimana? Ibu sudah tidak bingung lagi kan dengan trik menyusui yang benar?.

Inilah Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik

Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik

Inilah Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik – Seringkali ibu dilanda kecemasan saat produksi asinya terhambat. Terlebih kalau menilik segudang manfaat yang ditawarkan asi tidak ada duanya. Tentu perlu pertimbangan yang matang untuk memutuskan berhenti memberikan asi dan menggantinya dengan susu formula.

Air susu ibu yang sangat diperlukan oleh bayi, terutama saat usia emasnya, yakni 0-6 bulan akan mendongkrak perkembangan otak secara signifikan. Bahkan penelitian menunjukkan bahwa anak yang diberi asi eksklusif cenderung lebih cerdas dan tanggap.

Sumber makanan pelancar asi setidaknya menjadi referensi yang wajib Anda kuasai. Suplai zat gizi yang Anda makan juga berpengaruh terhadap kualitas asi yang dihasilkan. Makanan, perkara sepele yang kerap diluputkan oleh sebagian besar orang ini punya andil yang besar dalam kelancaran asi.

Di samping itu, kudapan yang Anda santap juga berfungsi sebagai cadangan energi untuk menjalani rutinitas yang padat, terlebih jika usia si kecil baru beberapa bulan. Kerapkali Anda dipaksa begadang demi bisa melayani si buah hati dengan maksimal. Untuk itulah diperlukan kecermatan saat Anda berniat menghidangkan menu yang tepat setiap harinya.

Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik

Nah, bagi Anda, ibu menyusui yang sedang bingung mencari panduan paling akurat seputar sayur atau buah-buahan yang recommended untuk membuat asi melimpah, beberapa sumber makanan pelancar asi di bawah ini adalah jawabannya.

  1. Edamame

Jenis kacang-kacangan ini kondang dengan sebutan kedelai Jepang. Ditengarai sebagai rajanya potein nabati, edamame dibekali dengan Vitamin K, mangan, asam folat, Vitamin C, riboflavin, zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium. Edamame yang bisa dengan gampang Anda jumpai di supermarket terdekat ini baik untuk memenuhi pasokan protein bagi ibu yang mencapai 65 gr.

Bila selama ini Anda bosan dengan daging atau ikan, Edamame adalah pilihan yang cocok untuk menggantinya. Kekurangan protein dikhawatirkan akan membuat produksi air susu berkurang.

Sumber makanan pelancar asi ini dapat Anda olah menjadi camilan sehat dengan direbus atau dicampurkan dengan omelet dan sup.

  1. Pepaya

Siapa yang tidak kenal dengan buah berwarna jingga ini?. Ya, pepaya yang bisa dimanfaatkan dari akar hingga bunganya ini dilengkapi dengan Vitamin A, Asam folat, kalium, kolesterol yang rendah, lemak jenuh, serta natrium.

Pepaya mempunyai 33 % kandungan vitamin dan 50 % kalium yang lebih banyak dibanding jeruk. Merawat bayi butuh tenaga yang ekstra, sehingga Anda harus memasok kalium agar tidak mudah lelah.

Menipisnya zat ini di dalam tubuh juga menyebabkan perubahan suasana hati, sementara saat menyusui Anda harus berpikiran positif dan bahagia.

Adapun bunga pepaya yang masuk dalam jajaran sumber makanan pelancar asi mampu menyuplai kalsium serta fosfor. Bunga yang warnanya kuning pucat ini bertugas mempercepat protein karena adanya enzim papain. Anda bisa menumisnya atau disiram air didih untuk lalapan.

  1. Daun katuk

Ketersediaan sayuran hijau ini tergolong berlimpah. Apalagi untuk negara tropis serupa Indonesia yang subur dan menjadi rumah bagi ribuan spesies baik flora maupun fauna.

Daun katuk kaya akan protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan vitamin C. Katuk juga menyimpan alkaloid dan sterol yang berdampak pada produksi ASI. Dalam 100 gr daun katuk terkandung 239 vitamin C. Sehingga Anda tidak perlu minum suplemen agar fit sepanjang hari.

Sumber makanan pelancar asi yang sudah dipercaya khasiatnya secara turun-temurun oleh wanita nusantara ini dipercaya mampu memperlancar ASI karena asam seskuiterna yang ada di dalamnya. Untuk pengolahannya, anda bisa memasak sayur bening katuk yang ditambahkan jagung muda atau kecambah.

  1. Pare

Hadir dengan ciri khasnya yang pahit, pare acap dihindari lantaran bau getir yang enggan hilang. Padahal, favorit sebagian besar orang yang menjadikannya sebagai oseng ini ditenagai dengan antioksidan yang berguna untuk melindungi sel terhadap kerusakan, menjaga kesehatan gigi, tulang, gusi, serta penyerapan zat besi.

Senyawa fitokimia dan lutein pada sumber makanan pelancar asi ini akan merangsang produksi insulin. Baik untuk ibu menyusui yang menderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga kondang sebagai antikanker, antibiotik, dan pembasmi cacing usus.

  1. Bayam hijau atau merah

Belum banyak yang tahu kalau bayam adalah sayur sekali makan dan tidak boleh dipanasi ulang. Hal ini beresiko menghilangkan vitamin yang tersimpan di dalamnya. Bayam yang tidak memiliki kalori berlebih ini sama sekali tidak menyuplai lemak, tapi ia sarat nutrisi.

Pilihlah bayam yang berwarna pekat, yang artinya karotennya mumpuni, dan ampuh melawan radikal bebas. Sumber makanan pelancar asi ini menyuguhkan vitamin B6, zat besi, protein, thiamin, riboflavin, kalsium, Vitamin A, C, E, K, dan magnesium. Bayam juga akan membangun sistem kekebalan tubuh bagi agar kuat.

Perlu digaris bawahi jika ibu yang sedang memberi asi untuk anaknya butuh vitamin lebih tinggi daripada wanita hamil.

  1. Kacang hijau

Anda mungkin suka meraciknya menjadi bubur, es, atau kue basah yang nikmatnya bukan main. Kacang hijau bisa dikatakan nol kolesterol, namun tetap membuat Anda kenyang karena lemak jenuhnya. Kacang ini menawarkan Tiamin yang akan mengubah karbohidrat menjadi energi bagi ibu menyusui. Tiamin yang tidak dicukupi akan membuat Anda mudah tersinggung, sulit konsentrasi, dan kurang bersemangat. Mood yang baik untuk memicu hormon oksitosin agar mengeluarkan asi dengan kapasitas banyak.

  1. Semangka

Buah cantik dengan takaran air yang hampir 70% ini rupanya andil juga dalam mendorong produksi asi anda. Semangka sangat direkomendasikan untuk mereka yang sedang menggalakkan program diet. Ia juga bisa melunasi porsi cairan di dalam tubuh agar tidak dehidrasi. Dalam sehari, ibu menyusui harus minum 8 gelas air mineral dan ini mutlak. Semangka diliputi oleh sejumlah vitamin seperti A dan C, lemak jenuh, kolesterol, asam folat, serta kalium.

Jus semangka adalah penerapan dari sumber makanan pelancar asi yang enak, atau anda pun bisa menyertakannya dengan buah lain sebagai salad. Agar terhindar dari kuman yang membuatnya cepat busuk, anda bisa menaruhnya di dalam kulkas.

Upaya ini akan memuaskan apabila dibarengi dengan pengontrolan diri untuk tidak minum kopi, soda, maupun merokok.