Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

caramemperbanyakasialami

Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Ibu hamil dan menyusui tidak bisa mengkonsumsi makanan secara sembarangan, walaupun itu adalah makanan kesukaan. Kebiasaan untuk makan seperti ketika sebelum hamil dan menyusui harus dihindari. Makanan yang akan dimakan harus dipantau dan dipertimbangkan baik-baik. Seperti harus mengurangi makanan yang banyak mengandung garam, makanan pedas, pahit dan yang mengandung zat asam. Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga kesehatan bayi karena pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat dipengaruhi oleh kualitas ASI yang diminum bayi. Jika ASI tidak memiliki kualitas yang baik, maka perkembangan dan pertumbuhan bayi tidak akan maksimal. Sebelum masuk ketopik utama, yaitu cara memperbanyak ASI, maka ada baiknya untuk mengetahui makanan yang tidak boleh dimakan atau sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui.

caramemperbanyakasialami

  1. Menghindari makanan pedas

    Makanan pedas seperti cabe, merica dan jahe bila dikonsumsi secara berlebihan bisa menurunkan kualitas ASI. karena zat pedas dalam makanan mampu masuk kedalam ASI menyebabkan ASI bersifat panas. Jika ASI tersebut diminum bayi maka dapat menekan otot perut dan menyebabkan lambung bayi teriritasi. Sistem pencernaan bayi belum sempurna, jadi kandungan zat pedas sedikit saja dapat menyebabkan sakit perut, diare dan rewel.

  2. Menghindari makanan yang pahit

    Daun pepaya, pare dan jamu merupakan beberapa contoh makanan yang pahit. Apabila dikonsumsi berlebihan dapat menurunkan kualitas ASI. karena zat pahit dalam makanan dapat masuk kedalam ASI. Bayi yang merasakan zat pahit akan menolak untuk minum ASI lagi karena rasanya. Jika bayi selalu menolak minum ASI, menyebabkan bayi tidak mendapatkan gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

  3. Menghindari gula yang berlebihan

    Mengkonsumsi gula berlebihan tidak hanya buruk untuk ibu menyusui, tapi juga untuk semua orang. Khusus ibu menyusui, apabila gula dalam darah meningkat dan menyebabkan diabetes akan berbahaya bagi bayi. Karena bayi juga akan mendapatkan gula yang ada dalam ASI. menyebabkan bayi juga mengalami kelebihan kadar gula dalam darah. Apalagi dengan organ tubuh bayi yang belum sempurna, hal ini bisa menyebabkan berbagai keluhan kesehatan pada bayi.

    4. Menghindari minuman berkafein

    Minuman berkafein seperti kopi dan teh dapat membuat tidur bayi berkurang karena bayi tidak bisa tidur. Sama seperti orang dewasa yang tidak bisa tidur setelah mengkonsumsi kopi. Rasa gelisah pada bayi karena tidak bisa tidur akan membuatnya menjadi rewel, kafein juga membuat iritasi pada lambung bayi. Dalam beberapa kasus, ada bayi yang alergi kafein, jadi walaupun hanya sedikit, bayi dapat mengalami kejang dan rasa tidak nyaman.

    5. Menghindari garam yang berlebihan

    Kita ketahui bahwa garam bersifat panas, mengikat dan memblokir penyerapan nutrisi sehingga nutrisi dalam tubuh berkurang. Bayi yang berumur 7 hingga 8 bulan walaupun sistem pencernaannya sudah mulai sempurna, kelebihan garam pada ASI juga tidak baik. Karena nutrisi pada ibu berkurang, maka nutrisi yang didapatkan bayi pun juga berkurang.

    6. Menghindari sayuran yang mengandung gas

    Kembang kol, brokoli, paprika dan bawang mengandung gas bila dikonsumsi. Gas dalam makanan selain dapat membuat tekanan dalam perut meningkat, juga dapat menurunkan kekentalan ASI dan mengurangi rasa manis dalam ASI. jika seperti itu, bayi akan menolak untuk minum ASI. oleh sebab itu, lebih baik mengganti makanan diatas menjadi bayam, kangkung atau selada.

    7. Menghindari minuman bersoda

    Minuman bersoda dapat mengikat nutrisi dalam tubuh, sehingga nutrisi yang seharusnya dapat masuk ke ASI, malah tertahan. Menyebabkan ASI kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. ASI menjadi sangat encer, kualitasnya pun juga menjadi jelek. Akhirnya secara bertahap ASI akan menurun produksinya. Bayi pun tidak mendapatkan nutrisi penting yang dibutuhkannya untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

    8. Menghindari makanan  yang asam

    Keluarga jeruk, seperti jeruk limau dan jenis lain seperti nanas, stoberi, tape dan juga cuka bisa membuat kekentalan ASI berkurang. Selain itu rasa asam bisa masuk ke ASI yang menyebabkan rasa tidak enak yang pastinya akan ditolak oleh bayi. Walaupun bayi mau tetap menyusu, asam pada ASI dapat membuat lambung bayi teriritasi dan menyebabkan bayi mengalami diare akibat sistem pencernaan bayi yang belum sempurna sehingga bayi menjadi sangat peka terhadap asam. Jika ingin mengkonsumsi buah, sebaiknya mencoba mangga dan pepaya.

    9. Menghindari makanan yang bersantan

    Makanan bersantan harus dihindari, karena kandungan santan pada ASI dapat menyebabkan bayi mengalami gumoh akibat perutnya mengalami tekanan (kembung). Bayi yang merasa tidak nyaman akan menangis secara terus menerus. Oleh sebab itu sebaiknya santan harus dihindari dan dapat mengiritasi lambung bayi yang berumur dibawah 6 bulan.

    10. Menghindari makanan yang beralkohol

    Cobalah hindari makanan yang mengandung alkohol, seperti coklat alkohol. Karena alkohol memiliki sifat panas dan mengikis didalam perut. Jika dimakan secara berlebihan, ASI akan mengandung alkohol dan mempengaruhi rasa ASI. jika ASI berubah rasa, bayi akan menolaknya. Dan bayi pun mendapatkan alkohol dalam ASI. Walaupun kadarnya kecil, namun organ tubuh yang belum sempurna, tidak dapat memproses alkohol dengan baik didalam tubuh bayi. Bayi bisa mengalami keracunan.

    11. Menghinadri minuman beralkohol

    Ibu hamil dan menyusui biasanya diminta untuk menjauhi alkohol, tentunya dengan alasan yang logis, baik sedikit ataupun banyak tetep tidak bileh untuk mengkonsumsi alkohol. Karena kandungan alkohol pada minumam bersifat sangat panas dan mampu menyerap nutrisi yang ada pada ASI. sehingga menyebabkan produksi ASI menjadi berkurang. Bayi yang mengkonsumsi alkohol secara tidak langsung melalui ASI dapat mengalami kejang, diare bahkan kematian jika meminum alkohol dalam jumlah banyak yang ada didalam ASI. karena alkhol bisa merusak jaringan pada otak bayi, membuat keterlambatan dan kemunduran motorik dalam merespon benda secara visual.

    12. Menghindari produk susu

    Banyak sekali makanan yang diolah dari susu, seperti keju, yogurt, es krim dan susu krim. Padahal produk olahan susu tidak dapat meningkatkan produksi ASI karena tidak memiliki kandungan serat yang bagus. Jika ingin mengkonsumsi susu sebaiknya pilihlah susu yang rendah kalori atau rendah lemak.

    13. Menghindari obat-obatan pereda rasa sakit

    Obat pereda rasa sakit, misalnya obat untuk sakit kepala dalap mempengaruhi kualitas ASI. karena zat kimia yang ada didalam obat-obatan dapat bereaksi melalui kelenjar susu, lama kelamaan akhirnya akan mengendap dan bergabung dengan nutrisi pada ASI. Akibatnya secara tidak langsung bayi juga akan mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Bayi dapat mengalami muntah dan kejang.

    14. Menghindari makanan yang dipanggang atau dibakar

    Ketika memembakar makanan, biasanya makanan tersebut akan meninggalkan serbuk halus dan lama kelamaan menjadi partikel kecil yang akhirnya melekat dimakanan dan menjadi radikal bebas ketika dimakan. Radikal bebas dihasilkan dari asap yang bergabung dengan partikel lain seperti debu, asap rokok, asap kendaraan dan lainnya. Ketika dimakan ibu menyusui, ASI juga akan terkontaminasi dengan radikal bebas tersebut. Menyebabkan kualitas ASI menjadi kurang baik untuk dikonsumsi bayi.

    15. Menghindari rokok

    Rokok tidak hanya buruk untuk ibu menyusui dan ibu hamil, tapi buruk bagi semua orang. Karena itu sebaiknya hindarilah terpapar asap rokok dan berhentilah merokok. Karena tar dan nikotin yang terhirup melalui saluran pernapasan dapat mencemati ASI. Nikotin dan tar menyebabkan kekentalan ASI berkurang, nutrisi dalam ASI berkurang dan asap rokok bisa mengikat mineral dan imun yang ada di ASI yang menyebabkan kualitas ASI menjadi jelek. Bayi dapat mengalami kejang dang keracunan apabila kadar tar dan nikotin yang ada didalam ASI semakin banyak.

Selain berbagai macam makanan yang harus dihindari, ada beberapa pantangan lainnya yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Karena jika tidak dipertimbangkan untuk dihindari bisa menyebabkan keluhan kesehatan dipayudara yang mengakibatkan produksi ASI terganggu dan akhirnya dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi karena bayi tidak mendapatkan ASI berkualitas yang mampu menyediakan nutrisi yang cukup untuk bayi. Dengan menghindari beberapa hal dibawah ini merupakan salah satu cara memperbanyak ASI juga.

Memakai Bra yang ketat dan berkawat

Bra yang berukuran terlalu kecil ataupun telalu ketat dapat menghambat aliran ASI yang keluar. Oleh sebab itu demi jaringan payudara yang lebih baik juga, sebaiknya ibu menyusui menggunakan bra yang telah dirancang khusus untuk ibu menyusui. Bra yang berkawat juga bisa menekan disekitar kelenjar susu dan menghambat aliran ASI menjadi tidak normal. Selain menghambat kelenjar susu, bra berkawat juga membuat aliran darah disekitar payudara terhambat. Jika dibiatkan terus menerus dapat menyebabkan penurunan produksi ASI.

Diet yang tidak seimbang

Saat hamil biasanya berat badan ibu meningkat drastis, dan banyak ibu yang setelah melahirkan melakukan program diet untuk menurunkan berat badannya. Padahal program diet yang dilakukan belum meminta rekomendasi dari dokter atau ahli, hanya berdasarkan keinginan semata. Padahal jika salah melakukan diet, tubuh akan kekurangan nutrisi yang nantinya dapat merusak kualitas ASI. Banyak yang melakukan diet dengan cara mengurangi makan, otomatis akan membatasi asupan gizi. Padahal menyusui adalah masa dimana ibu membutuhkan banyak nutrisi untuk diberikan kepada bayi melalui ASI. jika tubuh kekurangan nutrisi yang dibutuhkan bayi maka bayi akan sulit meningkatkan berat badan dan tumbuh kembang bayi akan terhambat.

Sedot ASI untuk disimpan dalam botol

5 Cara Memberikan Asi Perah Yang Benar
Dijaman yang sudah modern seperti sekarang, tidak sedikit wanita yang juga bekerja menjadi wanita karir. Waktu yang kurang untuk memberikan ASI kepada bayi membuat ibu harus memyedot atau memompa ASI untuk disimpan dibotol dan disimpan dilemari es yang nantinya akan dikonsumsi oleh bayi. Jika hal ini dilakukan terus menerus, penyedotan ASI dapat menimbulkan pembengkakan dan peradangan disekitar payudara sehingga payudara terasa nyeri. Payudara akan terasa nyeri jika disentuh dengan tangan. Selain itu produksi ASI akan menjadi sangat banyak karena ASI dipompa terus menerus. Hal ini membuat ASI keluar walaupun tanpa disedot dan menyebabkan baju anda basah. Padahal baju yang terkena ASI akan berbau setelah beberapa jam jika tidak dibersihkan.  Jadi penyedotan ASI bukanlah cara memperbanyak ASI yang baik.

Minum jamu sembarangan

Beberapa kasus ibu yang minum jamu tanpa rekomendasi dari ahli mengalami alergi setelah meminumnya. Zat yang ada pada jamu dapat bereaksi dengan ASI dan menyerap nutrisi yang ada di ASI. membuat ASI kurang manis dan terkadang terlalu encer. Biasanya ibu menyusui yang meminum jamu berkeinginan untuk menurunkan berat badan ataupun menyembuhkan jerawat. Namun sebaiknya janganlah meminum jamu sebelum berkonsultasi dengan ahlinya.

Jangan membiarkan ASI tidak disusui selama 24 jam

Ibu menyusui yang sibuk tidak memiliki waktu untuk menyusui bayi yang membutuhkan banyak ASI dan terkadang bayi harus disusui setiap 2 hingga 3 jam sekali. Akibatnya ASI menjadi menganggur dan tidak disusui selama berjam-jam. Apabila dalam 24 jam ASI tidak disusui bayi maka dapat menyebabkan pembengkakan, rasa nyeri didada dan juga pengerasan payudara. Selain itu payudara yang ASI nya tidak dikosongkan lama-kelamaan produksi ASI nya akan berkurang.

Hentikan kebiasaan memeras ASI


Wanita yang bekerja biasanya menyempatkan untuk memeras ASI agar aliran ASI tidak terlalu deras akibat keseringan memompa ASI untuk diberikan kepada bayi. Kebiasaan ini dapat membuat iritasi pada puting payudara dan mencederai pembuluh darah yang ada disekitar kelenjar susu.

Jangan menyusui hanya pada salah satu payudara saja

Cara Menyusui Bayi Sebelah Kanan
Menyusui hanya pada satu payudara menyebabkan ukuran payudara menjadi tidak seimbang. Menyebabkan salah satu payudara berukuran besar, dan salah satunya lagi berukuran kecil. Hal ini membuat tampilan payudara menjadi tidak proporsional dan nantinya dapat menurunkan kepercayaan diri ibu.

Jangan mengkonsumsi suplemen vitamin secara berlebihan

Sebaiknya membatasi konsumsi suplemen yang terbuat dari bahan-bahan kimia secara berlebihan. Karena bahan kimia yang ada pada suplemen dapat menurunkan nutrisi dan kadar imun pada ASI, selain itu juga membuat ASI menjadi encer. Jika ASI tidak sesuai dengan keinginan bayi, bayi akan menolak mengkonsumsinya. Lebih baik konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.

Jangan memberikan susu formula

3 Penyebab Bayi Muntah Setelah Diberi Susu Formula
Beberapa ibu memberikan ASI dan susu formula yang diselang seling dengan alasan tidak memiliki waktu untuk menyusui bayi. Padahal memberikan ASI eksklusif lebih baik daripada memberikan susu formula karena kandungan pada susu formula tidak sebaik kandungan yang ada pada ASI. Apabila susu formula diberikan berselang-seling dengan ASI, lama kelamaan bayi tidak akan memilik ASI karena rasa susu formula yang lebih enak. Hal tersebut menyebabkan kualitas ASI berkurang karena sudah tidak pernah didunakan untuk menyusui bayi.

Buah jeruk pilihan terbaik untuk diet sehat

Untuk mempertahankan kualitas ASI yang baik, makanlah jeruk manis. Karena jeruk manis tidak akan mengganggu produksi ASI. Jeruk memiliki kandungan vitamin C dan serta yang baik untuk mempertahankan kelenjar susu agar bisa memproduksi ASI dengan banyak. Jeruk adalah salah satu cara memperbanyak ASI yang direkomendasikan.

Jangan terlalu panik pada bayi yang tidak mau makan

Bayi yang tidak mau makan membuat khawatir setiap ibu, karena beranggapan bayi yang tidak mau makan akan mengalami kekurangan gizi. Padahal bayi tidak akan kekurangan gizi selama bayi tetap mengkonsumsi ASI secara rutin. Karena didalam ASI terdapat semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkambangannya.

Hindari makanan laut yang mengandung logam

6 Makanan Yang Dihindari Saat Menyusui

Kepiting, siput laun, teripang, kerang, cumi-cumi dan lobster adalah beberapa contoh makanan laun yang mengandung logam didalamnya. Walaupun rasanya yang sangat enak, namun makanan ini menjadi pantangan untuk ibu menyusui. Bayi dibawah 6 bulan belum memiliki sistem pencernaan yang sempurna. Sehingga ketka bayi meminum ASI yang sudah tekontaminasi logam, pencernaan bayi akan teriritasi dan bayi mulai mulai, diare dan rewel karena merasakan tubuhnya tidak enak.

Menghindari makanan dan minuman yang mengandung mint

Permen mint, makanan ataupun minuman yang mengandung mint atau daun mint dapat menurunkan kualitas ASI karena zat yang ada pada mint dapat mengikat, memblokir dan dapat masuk kedapam ASI sehingga rasa ASI akan berubah. Selain itu payudara juga akan mulai kehilangan kemampuan untuk memproduksi ASI dengan banyak.

Seperti yang dijelaskan diatas, ASI adalah makanan wajib untuk bayi minimal hingga usia 6 bulan karena ASI mengandung banyak nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Maka kualitas dan jumlah produksi ASI harus dipertahankan agar bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu menyusui sangat mempengaruhi kualitas dan jumlah ASI. sehingga banyak pantangan yang harus dijaga agar tidak dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Selain makanan yang dilarang, banyak juga makanan yang dapat dikonsumsi karena mengandung banyak gizi yang baik untuk pertumbuhan bayi dan juga makanan yang digunakan sebagai cara memperbanyak ASI. berikut akan dijelaskan beberapa jenis makanan alami yang dapat digunakan sebagai salah satu untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.

  1. Kacang Hijau

Obat Memperlancar ASI

Salah satu cara memperbanyak ASI adalah dengan mengkonsumsi kacang hijau yang memiliki kandungan protein, tiamin (vitamin B1), zat besi, magnesium, fosfor, kalium, mangan dan asam folat. Vitamin B1 pada kacang hijau dapat mengubah karbohidrat menjadi energi yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui karena ibu menyusui terkadang harus terbangun tengah malam untuk menyusui bayi. Kekurangan vitamin B1 menyebabkan ibu menjadi tidak bersemangat dan mudah marah, padahal mood yang jelek dapat mengurangi produksi ASI. Jika ibu merasa senang, maka akan merangsang oksitoksi untuk memproduksi ASI.

  1. Daun Katuk

Daun katuk tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan, namun daun katuk juga dapat digunakan sebagai cara memperbanyak ASI. karena daun katuk mengandung protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin C dan juga alkaloid serta sterol yang bisa meningkatkan produksi ASI. dengan 100 gram daun katuk bisa memenuhi kebutuhan vitamin C sebanyak 239 yang dibutuhkan ibu menyusui untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

  1. Edamame/Kedelai

Resep cemilan untuk ibu menyusui

Kacang kedelai atau yang sering disebut sebagai edamame mengandung banyak nutrisi penting seperti rotein nabati, asam folat, vitamin K, mangan,  vitamin C, riboplavin, magnesium, zat besi, fosfor dan kalium. Edamame yang mengandung banyak protein sangat dibutuhkan ibu menyusui karena bisa membuat produksi ASI meningkat. Edamame dapat dikonsumsi dengan cara direbus sebagai camilan atau campuran bahan masakan/sayur.

  1. Pepaya

Siapa yang tidak sering menjumpai buah pepaya, buah pepaya banyak ditemui di pasar-pasar dan bahkan dapat tumbuh dengan mudah dihalaman rumah ibu. Pepaya tidak hanya baik untuk melancarkan penceranaan, tapi juga baik untuk meningkatkan produksi ASI. pepaya mengandung vitamin  A, vitamin C, asam folat dan kalium dimana 33% nya adalah vitamin dan 50% nya adalah kalium. Kandungan ini lebih banyak bila dibandingkan dengan jeruk. Kekurangan kalium dapat menyebabkan depresi dan rasa lelah. Mengkonsumsi pepaya mampu mengaktifkan hormon yang membuah ibu lebih bahagia. Seperti yang dijelaskan diatas, bila ibu merasa bahagia, hal tersebut akan merangsang produksi ASI menjadi lebih banyak.

  1. Pare

Walaupun pahit, pare memiliki kandungan yang baik untuk ibu menyusui. Pare kaya akan vitamin C dan juga antioksidan yang mempu melindungi sel dari kerusakan akibal radikal bebas, meningkatkan kesehatan tulang dan gigi serta pembulih darah. Kandungan lutein dan likopen pada pare berkhasiat untuk merangsang produksi insulin. Sehingga pare sangat baik bagi ibu menyusui yang menderita diabetes melitus akibat gula dara yang terlalu tinggi. Pare juga dapat menurunkan digunakan sebagai agen atikanker, antivirus dan juga pembasmi cacing usus.

  1. Bunga Pepaya

Bunga pepaya yang sering digunakan sebagai campuran dalam masakan banyak mengandung vitamin A, vitamin C, kalium dan fosfor. Selain itu juga adanya enzim papain dalam bunga pepaya bisa mempercepat proses pencernaan protein karena enzim ini berfungsi untuk memecah protein. Karena ibu menyusui membutuhkan banyak protein agar kandungan nutrisi dalam ASI banyak. Bunga pepaya murah meriah dan mudah didapatkan.

  1. Semangka

Buah Untuk Memperbanyak ASI

Buah semangka sangat menyegarkan, apalagi jika dimakan dalam kondisi dingin dari lemari es. Kandungannya yang kaya akan vitamin A dan C serta asam folat dan kalium membuatnya dapat memenuhi kebutuhan vitamin ibu menyusui. Semangka juga renda lemak jenuh, kolesterol dan natrium yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Sehingga semangka adalah makan sehat yang aman dikonsumsi. Kandungan air yang banyak pada semangka juga baik untuk asupan cairan pada tubuh ibu menyusui karena ibu minimal harus mengkonsumsi 8 gelas air setiap harinya. Karena cairan adalah bahan utama dalam memproduksi ASI.

  1. Jambu Air

Jambu air baik untuk meningkatkan fungsi oto dan syaraf karena adanya kandungan kalsium. Vitamin  yang ada pada jambu air juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi sehingga dapat terhindar dari penyakit. Kandungan air yang banyak juga cocok untuk ibu menyusui seperti yang telah dijelaskan diatas. Produksi ASI pun akan lancar. Rasa yang enak membuah jambu air sebagai cara memperbanyak ASI yang disukai ibu menyusui.

  1. Labu Siam

Labu siam biasanya digunakan dalam masakan, namun kandungan vitamin dan nutrisi lainnya yang banyak dalam labu siam mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui, contohnya seperti asam folat. Asam folat penting untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam dalam dan juga perkembangan jaringan tubuh.

  1. Bayam

Bayam hijau banyak ditemui dipasar, dan harganya pun sangat murah. Kaya akan vitamin, protein dan juga asam folat yang bermafaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Enzim phytoestrogens pada bayam mampu membantu melancarkan produksi ASI. oleh sebab itu dianjurkan untuk ibu menyusui agar rutin mengkonsumsi bayam sebagai salah satu menu dalam makanannya sehari-hari.

Sudah banyak contoh makanan alami untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu, ada suplemen lain yang bagus untuk ibu menyusui sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. Caranya adalah dengan mengkonsumsi Teh Celup pelancar ASI yang aman, rasanya yang enak dan pastinya murah. Tidak perlu khawatin karena Teh Celup Pelancar Asi terbuat dari bahan-bahan herbal pilihan yang sangat aman bagi ibu menyusui. Jika ibu tertarik, Teh Celup Pelancar ASI dapat dengan mudah dipesan di http://lancarasi.com/produk/.

 

Cara Alami Menderaskan ASI yang Efektif dan Aman

Cara Alami Menderaskan ASI

Cara Alami Menderaskan ASI yang Efektif dan Aman

Produksi ASI memang memiliki sistem yang unik. Susu yang dihasilkan akan tergantung dari susu yang dikeluarkan atau dikonsumsi bayi. Semakin sering bayi menyusui akan membuat pengosongan yang merangsang produksi susu lebih banyak. Tidak salah jika rajin menyusui adalah cara alami menderaskan ASI yang bisa diterapkan. Lebih sering memberikan ASI secara langsung kepada bayi mempunyai beragam manfaat luar biasa. Sebagai makanan terbaik bayi, ASI bermanfaat untuk membantu pertumbuhan, perkembangan, dan kecerdasan si kecil. Badan kesehatan dunia pun sangat menganjurkan ibu memberikan ASI eksklusif 6 bulan dan ASI lanjutan hingga 2 tahun dengan ditambah makanan pendamping ASI. Bagi ibu-ibu yang mempunyai masalah ASI, bisa menerapkan langkah-langkah berikut untuk memperbanyak produksi air susu.

Cara Alami Menderaskan ASI

Cara Memperbanyak ASI

Memperbanyak ASI tidak harus dengan suplemen atau obat-obatan tertentu. Terdapat cara alami yang bisa dilakukan ibu untuk memperbanyak ASI, seperti cara-cara berikut.

  1. Menjaga kualitas makanan

Hal penting yang perlu ibu perhatikan adalah kualitas makanan yang dikonsumsi selama menyusui. Melalui makanan tertentu juga bisa menjadi cara alami menderaskan ASI. Seperti daun katuk yang banyak digunakan untuk memperbanyak produksi ASI. Bukan hanya daun hijau itu saja, sayuran hijau lain pun bisa dikonsumsi untuk memperoleh manfaat yang sama. Seperti toge dan sawi putih untuk menderaskan ASI. Selain sayuran, kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, dan kacang tanah merupakan sumber protein yang baik untuk membantu memperbanyak produksi ASI.

  1. Menjaga istirahat dan menghindari stres

Selain memperhatikan makanan, ibu menyusui juga perlu memperhatikan istirahatnya. Ibu menyusui disarankan untuk istirahat yang cukup supaya tidak mengganggu produksi ASI. Banyak ibu yang memiliki bayi kemudian tidak bisa mengatur waktu istirahat dan akhirnya membuat ASI yang diproduksi menjadi sedikit atau terhambat. Selain itu, menghindari stres juga dapat Anda terapkan sebagai cara alami menderaskan ASI. Ibu menyusui harus bisa menjaga fisik dan psikis untuk kelancaran produksi ASI. Stres akan memberikan pengaruh tidak baik bagi produksi ASI dan juga kualitas ASI yang dihasilkan. Peluang mengalami stres ada, terutama bagi yang baru melahirkan anak pertama. Pada kondisi tersebut, banyak hal yang perlu disesuaikan yang bisa saja membuat tekanan dan stres. Maka dari itu, bagi ibu-ibu yang baru pertama kali melahirkan bisa belajar dari ibu lain untuk menjalani masa-masa pertama menjadi ibu. Bantuan dari keluarga pun penting supaya si ibu tidak mengalami stres yang akan mempengaruhi banyak hal, termasuk produksi air susu ibu.

  1. Konsumsi air putih yang cukup

Air putih banyak disepelekan orang, padahal air sederhana tersebut mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Air putih juga bermanfaat untuk produksi air susu ibu. Walaupun hanya air biasa, mengonsumsi air putih akan memberikan perbedaan bagi kesehatan seseorang. Bagi ibu menyusui sangat disarankan mengonsumsi air putih yang cukup supaya produksi ASI lancar. Air putih menjadi salah satu cara alami menderaskan ASI yang mudah untuk dilakukan. Walaupun mudah, nyatanya mengonsumsi cukup air putih sering dilupakan. Jika Anda merupakan seorang ibu yang produksi ASI-nya tidak bagus, sebaiknya mulai memperbaiki kebiasaan minum air putih. Dalam sehari, sebaiknya ibu menyusui tidak lupa dengan 2 liter air putih yang perlu dikonsumsi.

Itulah beberapa cara alami menderaskan ASI yang mungkin bisa bermanfaat bagi ibu-ibu yang sedang menyusui. Cara di atas dapat diterapkan agar Anda bisa memberikan si kecil ASI yang begitu penting bagi tumbuh kembangnya.

Buah Untuk Memperbanyak ASI Yang Bisa Dikonsumsi Setiap Hari

Buah Untuk Memperbanyak ASI

Buah Untuk Memperbanyak ASI Yang Bisa Dikonsumsi Setiap Hari

Memiliki momongan dalam suatu keluarga adalah idaman bagi setiap rumah tangga, semua pasangan baik kaum hawa maupun adam tentunya akan sangat bahagia apabila di tengah-tengah keluarga mereka terdengar suara tangisan bayi.

Bayi yang baru lahir hingga bayi yang berusia 2 tahun sangat membutuhkan ASI untuk pertumbuhan serta perkembangan otak, selain itu ASI ternyata bisa di gunakan untuk membuat daya tahan tubuh bayi semakin meningkat.

ASI mempunyai banyak sekali manfaat bagi bayi, diantaranya yaitu :

  • Menyehatkan bayi
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi
  • Mencegah bayi untuk terserang berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan kesehatan bayi
  • ASI bisa mencerdaskan otak bayi
  • Dapat meningkatkan daya ingat bayi
  • ASI sebagai obat daya tahan tubuh bayi yang sangat ampuh

Untuk mendapatkan ASI yang baik dan berkualitas maka seorang ibu juga harus benar-benar teliti dalam menjaga kesehatan tubuhnya seperti mengatur pola hidup sehat dan berolahraga kecil secara rutin.

Buah Untuk Memperbanyak ASI

Ibu harus menjaga kesehatan dengan baik dan sesering mungkin melakukan olahraga, karena dengan berolahraga tubuh akan menjadi segar dan pikiran ibu akan rileks kembali. ASI yang baik dan berkualitas adalah ASI yang berasal dari pikiran ibu.

Selain itu ibu juga harus mengatur pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan dan buah-buahan yang memiliki gizi, protein, karbohidrat yang tinggi. Buah memang sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui tetapi harus di ingat bahwa tidak semua jenis buah bisa membuat ASI yang dihasilkan ibu banyak.

Berikut beberapa buah untuk memperbanyak ASI yang bisa anda konsumsi setiap hari, seperti :

  • Pepaya

Buah yang mengandung vitamin A, vitamin C, folat dan kalium seperti yang terdapat pada buah pepaya sangat cocok untuk di konsumsi oleh ibu yang menyusui. Untuk memperoleh ASI yang banyak seorang ibu cukup mengonsumsi buah pepaya yang segar dan bisa langsung di makan atau di blender terlebih dahulu di buat menjadi jus pepaya.

  • Kedelai

Merupakan salah satu buah untuk memperbanyak ASI karena kedelai mengandung protein nabati yang sangat baik untuk bayi. Kedelai bisa di gunakan untuk memacu ASI untuk kelua, sehingga dengan mengonsumsi kedelai maka ASI yang dihasilkan akan banyak.

  • Semangka

Buah yang rendah akan lemak jenuh dan kolesterol ini juga merupakan buah untuk memperbanyak ASI mengingat banyak sekali berbagai vitamin, kalium dan asam fosfat yang baik untuk kesehatan dan daya tubuh bayi.

  • Kacang hijau

Buah yang memiliki kandungan protein nabati dan gizi yang baik untuk di konsumsi ibu ketika sedang menyusui si kecil, ibu bisa mengonsumsi kacang hijau secara rutin agar ASI yang dihasilkan bisa banyak selain dalam bentuk biji-bijian ternyata ibu bisa mengonsumsi dalam bentuk kecambah atau touge karena kandungan pada kecambah atau touge tidak kalah tingginya dengan kacang hijau.

  • Jambu air

Buah yang kaya akan vitamin A dan vitamin C ini yang sangat baik untuk kesehatan ibu terutama bayi. Buah jambu air bisa di gunakan untuk memperbanyak ASI yang dihasilkan. Selain sebagai buah untuk memperbanyak ASI, jambu air juga bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bayi.

Selain mengonsumsi buah untuk memperbanyak ASI, ada beberapa hal yang harus di hindari oleh ibu ketika sedang dalam keadaan menyusui bayinya, antara lain ialah

  • Di larang merokok dan mengonsumsi narkoba
  • Tidak boleh mengonsumsi minuman yang beralkohol karena bisa membuat kesehatan bayi menjadi terganggu
  • Menghindari makanan yang cepat saji karena makanan yang cepat saji sebagian besar tidak sehat untuk di konsumsi terutama untuk ibu menyusui
  • Ibu menghindari penggunaan tato pada tubuh, karena penggunaan tato pada tubuh akan mempengaruhi ASI yang dihasilkan. Misalnya tubuh ibu yang telah bertato akan terkontaminasi oleh bahan-bahan kimia sehingga itu akan membuat ASI tidak layak untuk di konsumsi oleh bayi.

Ibu bisa mengonsumsi buah untuk memperbanyak ASI seperti yang di sarankan di atas, sehingga ASI yang dihasilkan bisa banyak dan berkualitas serta mampu bermanfaat bagi bayi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Konsumsi setiap hari ya.

Bagaimana Cara Memperbanyak ASI Perah? Berikut Beberapa Caranya

Daya Tahan Asi Perah Tanpa Kulkas Berapa Lama?

Bagaimana Cara Memperbanyak ASI Perah? Berikut Beberapa Caranya

Mengeluarkan ASI untuk bayi atau anak kecil memang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bayi, karena ASI merupakan sumber makanan untuk bayi yang baru lahir hingga berumur 2 tahun.

ASI yang baik ialah ASI yang berasal dari ibu yang memiliki kesehatan serta pola hidup yang sehat, semakin tinggi gizi, vitamin dari makanan yang di konsumsi ibu maka semakin tinggi kualitas ASI.

Tidak semua ibu bisa melakukan ASI perah dengan cepat dan mudah sehingga ASI yang dihasilkan akan banyak, untuk itu berikut akan di sajikan beberapa cara untuk memperbanyak ASI perah.

Cara Memperbanyak ASI Perah

  • Memompa ASI

Dapat memanfaatkan dan menggunakan pompa ASI yang baik dan berkualitas, pompa tersebut bisa membantu ibu untuk menghasilkan ASI yang banyak dan berkualitas. Untuk itu ibu harus benar-benar mengetahui bagaimana cara menggunakan pompa ASI perah tersebut.

  • Kedua payudara ibu

Memperoleh ASI dari kedua payudara ibu secara bersamaan akan membuat ASI yang dihasilkan semakin banyak, oleh karena itu ibu harus menggunakan dua pompa sekaligus.

  • Membuat ibu senyaman mungkin

Mengasilkan ASI perah memang tidak semudah melempar batu ke kolam ikan, sehingga ibu harus cerdas dalam memerah ASI. Ini agar ASI yang dihasilkan bisa banyak, ibu harus membuat dirinya nyaman terlebih dahulu agar ASI yang di peroleh banyak.

  • Pikiran tenang atau rileks

Saat akan memerah ASI ibu harus menenangkan pikiran, emosi agar ibu bisa memerah ASI dengan mudah dan nyaman. Hal tersebut bisa di lakukan dengan cara mendengarkan musik, membaca dongeng yang lucu dan tidak mengenakan pakaian yang ketat dan terbuka.

  • Kesehatan ibu

Ibu harus menjaga kesehatan agar ASI yang dihasilkan banyak, karena kesehatan ibu juga bisa mempengaruhi kesehatan bayi pula.

  • Memberikan ASI sesering mungkin

Cara memperbanyak ASI perah selanjutnya ialah ibu mampu memberikan ASI kepada bayi sesering mungkin karena agar ketika memerlukan ASI perah maka ASI yang dihasilkan akan banyak.

ASI merupakan makanan bayi yang di peroleh dari ibu, ASI memiliki segudang manfaat untuk kesehatan bayi dan mudah untuk di dapatkan. Cara yang paling mudah untuk mendapatkan ASI dari ibu ialah berasal dari pikiran si ibu, untuk sangat di sarankan ibu tidak terlalu banyak pikiran agar ASI yang dihasilkan bisa banyak dan mampu bermanfaat untuk si kecil.

Tidak hanya untuk sistem kekebalan tubuh bayi saja, ternyata ASI kaya akan khasiat yang akan membuat bayi menjadi semakin sehat. Berikut manfaat ASI :

  • Baik untuk tumbuh kembang bayi
  • ASI dapat mencerdaskan otak si kecil
  • Menurunkan penyakit diare pada bayi
  • Bayi tidak mudah sakit
  • ASI merupakan salah satu obat paling mujarab untuk bayi
  • Baik untuk kesehatan bayi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang

Tidak semua ibu bisa dengan mudah dan gampang untuk menghasilkan ASI, sebagian ibu yang bekerja pasti akan merasa kesulitan apabila sewaktu-waktu menghasilkan ASI untuk anaknya. Karena tuntutan bekerja, maka dari itu ibu harus menyediakan stok ASI perah untuk si kecil.

Untuk menghasilkan ASI perah yang banyak dan berkualitas maka ibu juga harus cerdas dalam hal-hal apa saja yang bisa mempengaruhi ASI perah menghasilkan banyak. Berikut di antara hal-hal yang bisa membuat ASI perah banyak, antara lain :

  • Masa subur ibu, ibu harus mengetahui kapan masa suburnya agar ASI yang dihasilkan bisa banyak serta berkualitas
  • Untuk menghasilkan ASI yang baik maka kesehatan ibu sangat mempengaruhi karena apabila kesehatan ibu menurun pasti akan membuat ASI perah yang dihasilkan tidak banyak
  • Ibu juga harus memperhatikan minuman atau makanan yang akan di konsumsi, hindari minuman beralkohol karena bisa membuat bayi tidak sehat dan sebaiknya ibu mengonsumsi makanan yang bisa membuat ASI menjadi lancar salah satunya ialah daun katuk
  • Ibu menghindari mengonsumsi obat-obatan yang bisa membahayakan kesehatan si kecil
  • Memilih mesin pompa ASI yang bersih dan berkualitas

Cara memperbanyak ASI perah bisa menjadi pilihan ibu untuk mendapatkan makanan bayi yang baik dan berkualitas. Jadi lakukanlah sebaik mungkin. Semoga bermafaat.

6 Cara Meningkatkan Produksi ASI Yang Ampuh dan Patut Untuk Dicoba

Cara Meningkatkan Produksi ASI

6 Cara Meningkatkan Produksi ASI Yang Ampuh dan Patut Untuk Dicoba

Setelah proses melahirkan mungkin Anda boleh lega begitu saja, namun ada hal yang perlu Anda perhatikan selanjutnya yaitu ASI. Apakah ASI yang dikeluarkan sudah mencukupi kebutuhan si kecil atau belum.

Ya, ASI memang sangat dibutuhkan oleh bayi sampai minimal usia 6 bulan. Kandungan gizi yang terdapat pada ASI tentu tidak bisa dibandingkan dengan susu formula. Yang mana gizinya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan susu formula.

Bagi Anda yang ingin meningkatkan produksi ASI, tak perlu khawatir karena berikut ini akan disajikan informasi mengenai cara meningkatkan produksi ASI yang ampuh dan patut Anda coba.

Cara Meningkatkan Produksi ASI

  1. Sering-seringlah menyusui

Kapanpun bayi Anda minta ASI jangan segan-segan untuk memberikannya karena ini merupakan cara meningkatkan produksi ASI yang paling jitu. Dimana, ASI yang dikeluarkan menyesuaikan dengan tubuh Anda. Semakin sering menyusui, maka semakin banyak pula ASI yang dikeluarkan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan kehabisan ASI.

Air Susu Ibu yang keluar dengan lancar merupakan sinyal bagi tubuh untuk terus memproduksi ASI dan dengan terus menyusui, kebutuhan nutrisi si kecil akan tercukupi.

  1. Posisi yang baik saat menyusui

Mungkin posisi bayi ketika menyusui merupakan hal yang sepele dan sering dilupakan oleh para ibu. Namun, tahukah Anda bahwa posisi bayi saat menyusui juga mempengaruhi seberapa lancar ASI yang dikeluarkan. Posisi si kecil yang menempel pada payudara dengan benar saat menyusui akan membuat nutrisi si kecil terpenuhi.

Sebaliknya, jika posisi menyusui salah maka produksi ASI cenderung sedikit. Jadi, bayi yang sering menyusu bukan berarti kebutuhan nutrisinya telah tercukupi karena bisa saja posisi menyusuinya salah.

Ketika si bayi menempel pada payudara ibu dengan benar, maka ia dapat mengisap seluruh bagian payudara. Dengan begitu si bayi dapat menyusu dengan baik dan tubuh menjadi terangsang untuk memproduksi ASI lebih banyak.

  1. Penuhi kebutuhan nutrisi Anda

Untuk dapat mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil, si ibu harus memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuhnya terlebih dahulu. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral merupakan cara meningkatkan produksi ASI yang terbaik untuk Anda.

Sayuran hijau, buah-buahan, daging, ayam, telur, ikan, merupakan daftar makanan yang perlu Anda konsumsi guna meningkatkan produksi ASI.

Tak lupa, Anda pun perlu mengonsumsi mineral yang cukup. Usahakan untuk meminum 8 gelas air putih setiap harinya. Jangan sampai kurang karena akan mempengaruhi produksi ASI nantinya.

  1. Pastikan payudara Anda dikosongkan setiap menyusui

Supaya produksi tetap lancar, pastikan kondisi payudara Anda sudah kosong sebelum berpindah ke payudara yang satunya lagi saat menyusui. Jika payudara Anda memang sudah kosong dari ASI dan si kecil berpindah ke payudara yang satunya lagi, bisa dipastikan bahwa si kecil menghisap payudara Anda dengan sempurna. Biasanya si kecil membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menyusu pada satu payudara.

Pastikan pula bahwa bayi Anda menyusu pada kedua payudara agar produksi ASI dapat seimbang.  Bila bayi sudah merasa kenyang sebelum ASI-nya habis, sebaiknya pompa payudara Anda untuk mengeluarkan sisa ASI tersebut. Hal ini berguna untuk membuat tubuh Anda tetap memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan.

Jika Anda tidak memompa ASI tersebut, bisa jadi pada periode berikutnya ASI yang keluar hanya sedikit saja karena mengira bahwa produksi ASI pada periode sebelumnya mengalami kelebihan.

  1. Merangsang payudara Anda

Jika bayi selesai menyusu dan Anda merasa payudara belum sepenuhnya kosong dari ASI. Silahkan rangsang payudara Anda untuk mengeluarkan ASI dengan cara memompanya ataupun menggunakan pijatan tangan.

Cara meningkatkan produksi ASI tersebut memang sangat dianjurkan untuk ibu menyusui agar produksi ASI tetap lancar dan tidak berkurang dari hari ke hari.

  1. Hindari stres dan istirahat yang cukup

Produksi ASI juga berkaitan erat dengan kondisi tubuh Anda. Jika Anda stres dan kurang istirahat tentu saja ASI yang dikeluarkan juga sedikit. Untuk itu, penting sekali agar Anda dapat mengelola stres dengan baik dan beristirahat yang cukup.

Ternyata mudah sekali cara meningkatkan produksi ASI. Anda pun bisa mulai mencoba menerapkan cara tersebut di rumah sekarang juga agar nutrisi bayi tetap tercukupi.

 

Ramuan Obat Memperbanyak Produksi ASI dari Bahan Alami

Obat Memperbanyak Produksi ASI

Ramuan Obat Memperbanyak Produksi ASI dari Bahan Alami

Salah satu faktor penghambat produksi ASI yaitu mengkonsumsi obat-obatan kimia. Obat-obatan yang terbuat dari bahan kimia dapat menghambat produksi ASI. Sehingga untuk memperbanyak ASI tanpa mengkonsumsi obat-obatan kimia yaitu menggantinya menggunakan obat memperbanyak produksi ASI yang alami. Obat alami atau obat herbal ini bisa Anda konsumsi dengan aman karena terbuat dari berbagai macam rempah-rempah asli Indonesia yang dapat digunakan untuk menambah produksi ASI. Anda bisa menggunakan rempah-rempah ini sebagai campuran masakan Anda maupun Anda gunakan sebagai jamu. Berikut ini adalah jenis rempah-rempah yang digunakan untuk menambah produksi ASI.

 

  • Ramuan Jamu dari Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai obat. Kunyit juga bisa digunakan sebagai obat memperbanyak produksi ASI. Kunyit memiliki khasiat dapat menjadi obat penyembuh. Terutama saat perempuan mengalami datang bulan dan merasakan nyeri yang sangat sakit. Mengkonsumsi jamu atau obat alami dari kunyit bisa meredakan sakit dan nyeri. Selain itu, pada ibu menyusui, kunyit memiliki kandungan bernama minyak atsiri yang berkhasiat untuk menambah produksi ASI dan menambah nafsu makan. Pada saat menyusui, mengkonsumsi makanan yang cukupi banyak dapat menambah produksi ASI. Selain itu, pada saat menyusui, ibu akan sering merasa lapar. Karena asupan nutrisi digunakan untuk produksi ASI sehingga perlu mengkonsumsi obat penambah nafsu makan alami dari kunyit. Anda bisa membuat jamu kunyit dengan cara menghaluskan kunyit, kemudian direbus menggunakan air dan gula merah.

Obat Memperbanyak Produksi ASI

  • Ramuan Jamu dari Kencur

Penggunaan obat kimia untuk memperbanyak ASI yang tidak baik untuk tubuh ternyata dapat menyebabkan berbagai macam efek samping. Sehingga untuk menambah produksi ASI, Anda bisa menggunakan resep obat memperbanyak produksi ASI alami dari kencur. Anda bisa membuat ramuan jamu sendiri di rumah menggunakan kencur sebagai bahan utama. Kencur dapat dimakan secara langsung, sebagai tambahan bumbu pada sup daun katuk, dan membuat jamu beras kencur ternyata sangat bermanfaat untuk menambah produksi ASI si ibu. Untuk membuat jamu dari kencur yaitu dengan menyiapkan bahan-bahan berupa rumput daun, jeruk nipis, daun pegagan, temu hitam dan temu giring, nanas muda, garam. Semua bahan tersebut ditumbuk halus terkecuali jeruk nipis. Kemudian, tambahkan air gelas dan peras seluruh bahan hingga tersisa segelas. Ramuan tradisional tersebut sangat ampuh sebagai obat untuk memperbanyak produksi ASI. Anda bisa meminum jamu tersebut setiap pagi pada saat sebelum makan.

  • Ramuan Jamu dari Sambiloto

Obat tradisional untuk memperbanyak ASI dapat dibuat dengan menggunakan ramuan jamu dari daun sambiloto. Ramuan ini memang sedikit terasa pahit. Namun, khasiat dari ramuan ini sangat ampuh untuk menambah produksi ASI ibu menyusui. Untuk membuat ramuan jamu dari daun sambiloto yaitu dengan mempersiapkan bahan-bahan berupa daun sambiloto, daun brotowali, daun kemukus dan daun pegagan. Setelah bahan-bahan tersebut disiapkan dan telah dicuci bersih, Anda bisa merebus seluruh bahan tersebut dengan air hingga mendidih. Beberapa jenis daun-daunan tersebut sangat baik dan sangat mujarab sebagai obat memperbanyak produksi ASI. Anda bisa mengkonsumsi jamu ini setiap pagi hari.

Ramuan tradisional memang sudah dipercaya sejak zaman dahulu hingga saat ini. Ramuan tradisional terkenal lebih ampuh dan lebih aman dibandingkan dengan obat-obatan kimia. Selain itu, penggunaan obat memperbanyak produksi ASI herbal atau obat yang terbuat dari bahan alami lebih sedikit efek sampingnya dibandingkan obat kimia.

3 Suplemen Penambah ASI yang Bagus

suplemen penambah ASI yang bagus

3 Suplemen Penambah ASI yang Bagus – Memilih suplemen penambah ASI yang bagus merupakan salah satu cara yang sering dilakukan oleh ibu menyusui. Suplemen sangat dibutuhkan bagi ibu menyusui karena dapat menambah produksi ASI dan tetap menjaga kualitas ASI. Ada banyak sekali suplemen tambahan yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk menambah jumlah produksi ASI. Salah satunya yaitu dengan memilih dan mengkonsumsi makanan-makanan untuk memperbanyak ASI. Berikut ini adalah beberapa suplemen makanan ibu menyusui untuk menambah produksi ASI.

suplemen penambah ASI yang bagus

  • Makanan yang bernutrisi

Saat menyusui merupakan saat yang paling penting. Karena pemberian ASI secara eksklusif dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Selain itu, ASI merupakan salah satu makanan serta minuman untuk si kecil yang mengandung banyak sekali nutrisi sehingga si kecil dapat berkembang dengan baik. Sehingga ibu menyusui harus mengkonsumsi makanan-makanan yang bernutrisi. Pada saat menyusui, Ibu harus mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak makan sayur dan buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan yang dapat digunakan sebagai suplemen penambah ASI yang bagus yaitu dengan mengkonsumsi sup, buah pepaya, daun katu, bayam serta beberapa makanan yang dapat menambah produksi ASI.

suplemenpelancarasi

Mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi dapat membantu tubuh untuk memproduksi ASI menjadi lebih banyak. Pada saat menyusui, Ibu membutuhkan asupan protein yang cukup banyak sehingga selain dapat menambah tenaga, juga bisa menambah produksi ASI. Sehingga ibu menyusui sangat penting untuk mengkonsumsi daging, tempe, dan tahu. Memasak sayur sop menggunakan daun katu juga bisa menambah produksi ASI Ibu. Karena daun katu mengandung protein yang sangat tinggi. Selain itu, pada saat menyusui, ibu pasti sering merasakan lapar. Sehingga mengkonsumsi protein sangat cocok untuk dilakukan. Sebaiknya pada saat menyusui, ibu tidak melakukan program diet. Karena hal tersebut dapat menghambat produksi ASI.

3 Suplemen Penambah ASI yang Bagus

  • Susu Ibu Menyusui

Suplemen penambah Asi yang bagus lainnya yaitu mengkonsumsi susu ibu menyusui. Saat ini sudah banyak sekali susu ibu menyusui dari berbagai macam merk. Susu ibu menyusui ini bisa Anda dapatkan di berbagai toko maupun apotek. Pastikan Anda memilih susu ibu menyusui yang mengandung banyak kalsium, protein, dan zat besi dan mineral. Ketiga kandungan nutrisi tersebut merupakan nutrisi yang sangat baik untuk ibu menyusui. Zat besi dan mineral banyak terdapat pada sayur-sayuran. Nutrisi ini sangat penting dikonsumsi karena dapat membantu memelihara fungsi dan melancarkan saluran pencernaan. Sehingga tak hanya baik untuk ibu hamil, tetapi baik juga untuk ibu menyusui dan si kecil. Kalsium dan protein juga sangat penting untuk ibu menyusui. Kedua nutrisi ini dapat membantu perkembangan dan pertumbuhan anak. Sehingga mengkonsumsi susu ibu menyusui bisa menjadi salah satu suplemen penambah ASI yang bagus.

  • Mengkonsumsi Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan salah satu jenis makanan yang bisa menambah produksi ASI. Kacang-kacangan seperti Kacang Almond, Kacang mete hingga kacang tanah dan berbagai macam jenis kacang yang lainnya dapat Anda konsumsi sehari-hari. Kacang memiliki kandungan berupa protein yang tinggi terutama pada kacang almond dan kacang mete. Kedua kacang ini kaya akan protein sehingga bisa menambah produksi ASI. Selain itu, kacang juga mengandung kalsium yang tinggi seperti pada kacang Almond. Jadi perbanyak lah konsumsi kacang-kacangan.

Itulah beberapa suplemen penambah ASI yang bagus. Agar kualitas dan produksi ASI tetap terjaga, mengkonsumsi suplemen penambah ASI yang mengandung protein, kalsium serta mengandung mineral yang tinggi sangat cocok untuk ibu menyusui

Cara Memperbanyak ASI yang Sudah Kering Paling Mudah

Memperbanyak ASI yang Sudah Kering

Cara Memperbanyak ASI yang Sudah Kering Paling Mudah

Sering mengalami stress, terlalu banyak pekerjaan yang membuat Bunda menjadi lebih mudah merasa lelah, ternyata dapat menyebabkan produksi ASI menjadi berkurang. Hal tersebut sangat dirasakan oleh Ibu yang bekerja sebagai wanita karir. Dengan banyaknya kegiatan, tak sedikit ibu menyusui merasakan produksi ASI menjadi berkurang karena sudah kering. Ternyata, ada banyak cara memperbanyak ASI yang sudah kering lho Bunda. Ketidaklancaran produksi ASI dapat menghambat perkembangan anak. Terutama saat pemberian ASI eksklusif. Pemberian ASI eksklusif dilakukan sekurang-kurangnya 2 tahun semenjak bayi lahir. Pemberian ASI sangat penting untuk si bayi karena dapat menambah daya tahan si kecil sehingga tidak mudah terserang penyakit. Namun, dengan banyaknya kegiatan dan tingkat stress yang tinggi dapat mempengaruhi produksi ASI Bunda. Berikut ini adalah cara untuk memperbanyak ASI yang sedikit bahkan sudah kering.

Memperbanyak ASI yang Sudah Kering

  • Sering Menyusui

Rutin dan tidak rutin Bunda dalam menyusui si kecil ternyata dapat mempengaruhi ketidak lancaran produksi ASI. Terutama bagi para wanita karir. Waktu yang lebih banyak dihabiskan untuk bekerja menjadi salah satu faktor penghambat produksi ASI dan jadwal menyusui. Sehingga agar produksi ASI meningkat perlu adanya rangsangan yang dilakukan secara terus menerus. Salah satu cara agar produksi ASI makin banyak yaitu tetap menyusui. Meningkatkan frekuensi menyusui dapat memperlancar produksi ASI karena adanya suatu rangsangan. Lalu bagaimana cara memperbanyak ASI yang sudah kering bagi wanita karir? Pada awal kelahiran atau pada 72 jam pertama setelah kelahiran si kecil, Anda bisa melakukan cara memerah ASI. Memerah ASI merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan jumlah ASI secara alami.

  • Pijat Payudara

Pijat Payudara merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI yang sudah kering. Ada kalanya bayi akan malas menghisap sehingga saat mengalami hal tersebut, Bunda bisa membantunya dengan memijat payudara sehingga ASI tetap mengalir. Selain karena faktor dari si kecil, faktor dari Bunda sendiri bisa terjadi dan mengakibatkan berkurangnya produksi ASI. Salah satunya yaitu saat Bunda mengalami Mastitis atau infeksi pada putting payudara sehingga saat menyusui terasa kering dan perih. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa melakukan pijat payudara dan kompres payudara sebagai cara memperbanyak ASI yang sudah kering. Infeksi tersebut dapat terjadi karena putting menjadi kering sehingga terkena iritasi. Pastikan Bunda tidak mencuci putting payudara setelah menyusui.

  • Kosongkan Kedua Payudara

Cara selanjutnya yang bisa Bunda lakukan untuk memperbanyak ASI yang sudah kering yaitu dengan cara mengosongkan Asi pada kedua payudara secara rutin. Untuk mengosongkan ASI, Anda bisa melakukannya dengan cara menyusui si kecil secara bergantian dan dengan frekuensi yang cukup lama. Apabila setelah menyusui masih terasa belum kosong, Anda bisa memompa ASI sehingga bisa tergantikan pada ASI yang baru. Hal tersebut dimaksudkan agar ASI yang sudah diproduksi dapat langsung dialirkan sehingga produksi ASI terus lancar dan tetap fresh. Memompa ASI juga bisa dilakukan pada saat kerja sehingga Anda bisa melakukannya pada saat jam istirahat kerja. Anda bisa memompa ASI secara bergantian atau keduanya secara langsung. Cara ini merupakan cara memperbanyak ASI yang sudah kering paling mudah. Terlebih lagi bagi wanita karir yang memiliki banyak sekali kegiatan.

Nah, itulah beberapa cara memperbanyak ASI yang sudah kering. Dengan melakukan kegiatan tersebut secara rutin, produksi ASI Bunda akan terus terjaga dan tetap fresh.

Obat Herbal Memperbanyak ASI Paling Ampuh

obat herbal memperbanyak ASI

Obat Herbal Memperbanyak ASI Paling Ampuh

Saat menyusui merupakan saat yang paling penting. Pemberian ASI sangat penting terutama bagi si kecil. ASI memiliki berbagai macam nutrisi yang bisa menambah sistem imunitas si kecil. Sehingga pemberian ASI dilakukan sejak si kecil baru lahir hingga berumur sekitar 2 tahun. Ada banyak sekali obat herbal memperbanyak ASI. Dalam pemberian ASI secara eksklusif terdapat beberapa faktor yang menghambat produksi ASI sehingga untuk tetap menjaga pemberian ASI kepada si kecil tetap lancar, berikut ini adalah resep obat tradisional yang bisa menambah produksi ASI Bunda.

  • Kunyit sebagai Obat Tradisional Alami

Obat Herbal Memperbanyak ASI Paling Ampuh

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang kaya akan rempah-rempah. Salah satu jenis rempah-rempah yang memiliki khasiat cukup banyak yaitu kunyit. Salah satu rempah-rempah yang berbentuk mirip jahe namun berwarna kuning ini memang memiliki banyak sekali manfaat. Salah satunya yaitu sebagai obat herbal memperbanyak ASI. Anda bisa menggunakan kunyit sebagai masker payudara.  Masker payudara merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI. Caranya yaitu menyiapkan satu rimpang kunyit, kemudian cuci hingga bersih dan ditumbuk. Setelah ditumbuk hingga halus, Anda bisa mengoleskannya langsung ke sekitar payudara Bunda. Anda bisa melakukan cara ini 2 kali dalam sehari. Cara ini sangat efektif untuk menambah kualitas dan produksi ASI Bunda.

 

Selain digunakan sebagai masker, Anda bisa menggunakan kunyit dengan cara meminumnya. Anda bisa menggunakannya sebagai jamu. Jamu merupakan salah satu obat tradisional ala Indonesia yang sudah terkenal khasiatnya. Jamu untuk memperbanyak ASI menggunakan kunyit bisa Anda buat di rumah dengan mudah. Caranya yaitu dengan menyiapkan satu rimpang kunyit yang sudah di cuci bersih dan di haluskan. Kemudian, satu potong gula merah dan dua gelas air putih. Anda bisa merebus kunyit tersebut dengan gula dan air. Setelah ramuan tersebut matang, Anda bisa langsung meminumnya saat hangat. Ramuan obat herbal untuk memperbanyak ASI menggunakan kunyit sangat ampuh. Terlebih lagi, kunyit merupakan salah satu bumbu dapur yang sangat mudah ditemui.

  • Temu Kunci sebagai Obat Tradisional Alami

Obat herbal memperbanyak ASI yang lainnya yaitu menggunakan temu kunci. Ramuan tradisional menggunakan temu kunci memiliki banyak sekali manfaat salah satunya yaitu untuk menambah tenaga. Untuk membuat ramuan menggunakan temu kunci, Anda bisa menyiapkan satu genggam atau satu rimpang temu kunci yang sudah di cuci bersih dan dihaluskan. Ramuan ini bisa Anda tambah menggunakan temulawak dan kunyit. Temulawak berkhasiat untuk menambah selera makan. Sehingga produksi ASI makin banyak dan berkualitas. Semua bahan tersebut mulai dari temu kunci, kunyit dan temulawak yang sudah Anda siapkan bisa Anda haluskan dan rebus. Setelah matang, Anda bisa langsung minum pada saat sudah hangat.

  • Daun Legundi sebagai Obat Tradisional Alami

Selain menggunakan temu kunci, temulawak, dan kunyit, daun legundi ternyata dapat digunakan sebagai obat herbal memperbanyak ASI. Anda bisa menggunakan daun Legundi sebagai tambahan pada sayur sop maupun pada beberapa resep di atas. Daun legundi memiliki banyak manfaat. Selain dapat memperlancar produksi ASI, daun ini juga berkhasiat dapat membersihkan bagian rahim setelah melahirkan. Bagi Bunda yang ingin menggunakan daun legundi sebagai sop, Anda juga bisa menambahkan seledri, kubis, daun katu, bayam dan bahan sop lainnya yang memiliki khasiat sebagai penambah ASI.

Nah, itulah beberapa obat herbal memperbanyak ASI. Selain aman untuk dikonsumsi, obat herbal sangat manjur dan memiliki khasiat cukup banyak bagi tubuh.

Cara Memperbanyak ASI setelah Operasi Caesar yang Mudah Dilakukan

Cara Memperbanyak ASI setelah Operasi Caesar

Cara Memperbanyak ASI setelah Operasi Caesar yang Mudah Dilakukan

Setelah melahirkan pikiran dan tugas ibu fokus pada menyusui bayi. Namun untuk ibu yang melahirkan bukan dengan cara normal biasanya akan mencari cara memperbanyak ASI setelah operasi caesar, terutama jika terjadi kondisi yang membuat ibu tidak dapat mengeluarkan ASI dalam jumlah yang cukup. Padahal bayi baru lahir hingga 6 bulan ke depan harus diberi ASI secara rutin dan dalam jumlah yang cukup banyak sebab makanannya hanya air susu dari ibunya saja. Sebelum bayi bisa diberi makanan tambahan, sebaiknya pelajari hal-hal yang perlu dilakukan untuk ibu menyusui paska menjalani operasi caesar berikut ini.

3 Cara Memperbanyak ASI untuk Ibu yang Menjalani Operasi Caesar

Hal yang paling membuat khawatir ibu menyusui setelah operasi caesar adalah konsumsi obat-obatan yang diberikan dokter. 3 hal yang perlu dilakukan agar produksi ASI tidak terganggu antara lain yaitu dengan menghindari stres, mengonsumsi makanan sehat, dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang tidak diberikan dengan resep dokter spesialis. Simak penjelasan berikut ini untuk lebih lengkapnya mengenai cara memperbanyak ASI setelah operasi caesar.

Cara Memperbanyak ASI setelah Operasi Caesar

  1. Jauhi stres

Melahirkan melalui operasi caesar sebenarnya tidak terlalu memberikan masalah bagi produksi ASI. Kekhawatiran ibu yang menyusui bersamaan dengan mengonsumsi obat-obatan untuk pemulihan pasca operasi itulah yang dapat mempengaruhi kelancaran ASI yang keluar. Obat yang diberikan oleh dokter tentunya sudah diperiksa bahwa tidak akan berdampak buruk bagi keluarnya ASI. Anda harus lebih tenang dan tidak perlu khawatir berlebihan, sehingga ASI dapat keluar dengan normal dan dalam jumlah yang banyak. Konsultasi kepada dokter yang menangani Anda mengenai semua yang dipikirkan setelah caesar. Bertanya sebanyak mungkin yang ada dalam pikiran Anda agar lebih jelas dan tidak takut. Jaga kondisi psikologi ibu, sebab mental atau pikiran ibu juga akan berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas ASI.

  1. Konsumsi makanan bergizi

Obat-obatan kimia memang memiliki beberapa efek samping, begitu juga dengan obat-obatan yang dikonsumsi setelah operasi caesar. Walaupun tidak berpengaruh banyak terhadap produksi ASI, cara memperbanyak ASI setelah caesar yang perlu dilakukan adalah memperbanyak makan makanan yang bergizi. Penuhi gizi ibu dan konsumsi makanan yang dapat memperlancar ASI. Banyak pilihan bahan makanan yang dapat bekerja dan memberi manfaat dalam memperbanyak produksi ASI. Sayuran hijau seperti daun katuk dan bayam adalah beberapa sumber pangan yang dibutuhkan dalam memperlancar ASI yang dikeluarkan. Jangan lupa juga untuk memperbanyak konsumsi air putih yang dapat mengurangi efek samping dari obat yang masuk ke dalam tubuh.

  1. Jangan konsumsi obat tanpa resep dokter

Menyusui merupakan kegiatan yang dapat memberikan banyak manfaat untuk bayi dan juga ibunya. Selain mengurangi potensi terkena kanker payudara, menyusui juga dapat memberi stimulasi bagi tubuh untuk mengembalikan ukuran rahim menjadi normal setelah melahirkan. Jadi Anda dapat kembali pulih lebih cepat setelah melakukan operasi caesar. Jika terjadi masalah, bicarakan kembali kepada dokter untuk mendapatkan solusi. Cara memperbanyak ASI setelah caesar adalah dengan tidak mengonsumsi obat-obatan bahkan jamu tanpa sepengetahuan dari dokter. Mintalah saran terlebih dahulu kepada dokter agar tidak ada masalah yang timbul yang berbahaya untuk proses menyusui dan juga pada jahitan setelah caesar. Cari tahu apakah obat yang dikonsumsi akan berdampak buruk bagi pemulihan paska operasi caesar atau tidak.

Demikian beberapa penjelasan singkat mengenai hal yang sebaiknya dilakukan bagi ibu menyusui setelah operasi caesar. Semoga cara memperbanyak ASI setelah caesar ini dapat menambah pengetahuan dan juga bermanfaat bagi Anda atau ibu yang sedang menyusui.