Home » Tips Ibu Menyusui » Rekomendasi Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Di Usia 6 Bulan

Rekomendasi Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Di Usia 6 Bulan

Rekomendasi Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Di Usia 6 Bulan

Bayi di bawah usia 6 bulan pasti sedang dalam masa adaptasi dan rentan terhadap penyakit. Lalu, apa yang mesti anda lakukan jika bayi anda terserang batuk? Ternyata jawabannya ada di makanan. Anda bisa bantu sembuhkan kondisi bayi dengan konsumsi makanan ibu menyusui saat bayi batuk berikut ini. Dengan ini, penyembuhan lebih yang akan dilakukan akan lebih efektif. Semua makanan yang ibu makan akan diambil nutrisinya dan juga berpengaruh kepada kualitas ASI yang diberikan. Untuk itu, penting bagi anda untuk mencatat makanan apa saja yang bisa bantu recovery bayi anda terutama saat sedang batuk. Berikut ini ada sedikit saran makanan yang bisa anda jaga saat bayi sedang sakit. Jadi, jangan hanya minum obat yang disarankan dokter tetapi akan lebih baik kalau diobati dari ASI melalui makanan.

Lihat Beberapa Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Yang Bantu Proses Recovery

Berikut ini anda bisa lihat daftar makanan apa yang perlu untuk dijaga saat bayi sedang dalam kondisi sakit karena batuk. Anda bisa ingat dan jangan lupa imbangi dengan pola makan yang baik serta minum air putih yang teratur. Hal ini akan sangat berpengaruh untuk produksi ASI yang berkualitas.

Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk

  1. Untuk jenis makanan yang pertama untuk tetap dijaga oleh para ibu adalah buah. Buah menjadi makanan yang memiliki resiko yang rendah. Justru buah akan menjadi salah satu jenis makanan yang juga toleransi ke dalam badan juga bagus. Untuk itu saat bayi anda sedang terserang batuk yang sering menjadi masalah tidurnya, maka anda bisa konsumsi buah secara teratur. Untuk jenis buah yang disarankan adalah buah yang mengandung vitamin yang tinggi. Jika iu berhasil konsumsi buah dengan vitamin yang tinggi, maka sistem kekebalan tubuh bayi juga akan bagus. Namun, jangan sering konsumsi buah jeruk. Asamnya yang juga mengandung vitamin C ternyata tidak mudah diterima oleh perut si kecil. Akan lebih baik untuk ganti dengan papaya atau buah lain dengan kandungan vitamin C yang bagus namun tidak membuah pencernaan terganggu.
  2. Sayur juga menjadi salah satu jenis makanan ibu menyusui saat bayi batuk. Makanan yang satu ini adalah makanan yang cenderung beri anda lebih banyak serat. Namun, saat bayi batuk ternyata sayur juga sangat berpengaruh penting. Untuk sayur yang mau anda konsumsi juga sebaiknya sayuran hijau. Pastikan anda jaga kebersihannya sebelum anda masak. Jangan lupa dimasak dengan tingkat matang yang bagus. Hal ini akan pengaruh ke dalam kandungan sayur tersebut saat anda konsumsi. Dengan sayur ini juga jangan anda masak terlalu pedas. Makanan pedas malah cenderung akan lagi buat bayi anda menjadi diare. Hal ini pasti sangat dihindari sehingga harus sangat hati- hati dalam memilih makanan.
  3. Untuk sebagian orang mengatakan bahwa makan ikan tidak begitu baik saat ibu sedang dalam keadaan menyusui. Namun, jika yang dikonsumsi adalah ikan sehat dengan protein yang bagus malah akan sangat bantu ibu untuk tingkatkan imunitas. Oleh sebab itu, jika ikan ini dimasak dengan benar dan juga dikonsumsi sesuai dengan jumlahnya maka akan sangat baik untuk bantu bayi anda cepat sembuh dari batuk.
Baca Juga  Cara Pompa Asi Agar Keluar Banyak

Jenis Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Yang Tidak Disarankan

Berbeda dengan poin di atas, anda juga sudah harus tahu kalau ada makanan yang juga  sudah tidak seharusnya dikonsumsi saat anda sedang menyusui. Hal ini termasuk dalam makanan pedas dan juga yang banyak mengandung gas. Jika bayi sudah batuk, jangan sampai ikut terserang penyakit lainnya seperti diare atau pun kembung karena makanan yang salah. Anda juga dilarang untuk makan banyak kol dan brokoli saat sedang menyusui. Selain makanan ibu menyusui saat bayi batuk, kol dan brokoli memang kurang baik untuk anda terutama pada ASI yang akan diberikan untuk si kecil. Jadi, lebih hati- hati dalam memilih makanan yang tepat. Anda bisa konsultasikan pada dokter untuk info yang lebih jelas.

pelancarasibanner
Jika anda serius ingin melancarkan dan memperbanyak ASI,silahkan klik disini