Benarkah KB Suntik 3 Bulan Berpengaruh Terhadap ASI? Ini Jawabannya

KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap ASI

Benarkah KB Suntik 3 Bulan Berpengaruh Terhadap ASI? Ini Jawabannya

Setelah melahirkan, beberapa wanita memilih untuk menggunakan KB. Salah satu KB yang sering sekali digunakan adalah KB suntik 3 bulan. KB jenis ini menjadi favorit para wanita karena sangat efektif untuk mencegah kehamilan. Namun, beberapa wanita umumnya masih takut untuk menggunakan KB karena nantinya KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap ASI. Pada dasarnya setiap KB memang memiliki dampak tersendiri bagi tubuh kita. Tapi, untuk KB suntik 3 bulan sebenarnya tidak akan berpengaruh terhadap produksi ASI Anda. Lalu, apa saja efek dari KB suntik?

KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap ASI

Efek KB Suntik 3 Bulan Berpengaruh Terhadap ASI

  1. Pertambahan Berat Badan

Salah satu efek dari penggunaan KB suntik 3 bulan adalah penggemukan badan. Di dalam KB suntik 3 bulan terdapat Depo Provera, dimana cairan ini memiliki hubungan dengan hormone progesterone. Hormon ini ternyata juga bisa membuat penggunanya menjadi cepat lapar dan akhirnya menjadi gemuk.

  1. Gangguan Haid

Hal lain yang dirasakan akibat KB suntik 3 bulan adalah adanya perubahan siklus menstruasi dan juga volume darah yang keluar saat haid.

  1. Menurunkan Libido

Jika menggunakan KB jenis ini dalam waktu yang lama, libido pengguna bisa menjadi turun disertai gangguan emosional, munculnya jerawat. Atau sakit kepala.

  1. Kolesterol

Saat menggunakan KB suntik 3 bulan, lipid serum atau kolesterol dalam tubuh Anda bisa menjadi meningkat. Jadi, ada baiknya Anda juga mengontrol asupan makanan sehari-hari.

Dari dampak penggunaan KB suntik 3 bulan diatas, bisa dibilang tidak ada hubungannya KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap ASI. Anda tetap bisa memberikan ASI eksklusif kepada anak Anda meskipun telah menggunakan KB jenis ini. Bahkan, dengan tetap memberikan ASI kepada buah hati, hal ini bisa menekan kesuburan pengguna KB. Anda bisa semakin terlindungi dari kehamilan jika semakin sering menyusui sang buah hati.

Saat KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap ASI, memang akan ada lebih banyak hormon yang ikut masuk ke ASI. Tapi jangan khawatir, hormon ini bisa dibilang aman dan tidak berdampak terhadap bayi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir buah hati Anda akan mengalami sakit atau kelainan. Selama KB yang Anda gunakan benar dan terpercaya dari bidan atau dokter, bisa dibilang KB suntik 3 bulan ini aman untuk digunakan. Bahkan, ternyata KB jenis ini juga memiliki manfaat yang baik untuk Anda. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari KB suntik 3 bulan.

  1. Tidak Mendatangkan Mandul

Beberapa wanita biasanya takut KB karena bisa menyebabkan mandul. Dengan KB jenis ini, Anda tidak perlu takut mandul. Pengguna KB suntik 3 bulan masih tetap bisa mengalami kehamilan saat berhenti menggunakan KB.

  1. Sangat Efektif Mencegah Kehamilan

Dari sekian jenis KB, KB suntik 3 bulan bisa dibilang sangat efektif mencegah kehamilan. Bahkan, kemungkinan terjadi kehamilan hanya sebesar 10 persen saja.

Nah, itulah beberapa manfaat dan dampak yang dihasilkan dari penggunaan KB suntik 3 bulan. Memang banyak orang yang percaya bahwa menggunakan KB suntik 3 bulan tidak baik untuk produktivitas ASI. Hal ini karena hormon yang dikandung pada KB jenis cukup tinggi. Tak jarang pula yang menganggap menggunakan KB harus menunggu hingga haid pertama sehabis melahirkan. Padahal, KB seharusnya dilakukan secepat mungkin selama Anda tidak memiliki masalah dengan kandungan Anda. Jadi, bagi Anda yang masih ragu karena bingung KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap ASI atau tidak, sekarang Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan KB jenis ini.

Cara Memperbanyak ASI Setelah KB Suntik 1 Bulan

Cara Memperbanyak ASI Setelah KB Suntik 1 Bulan

Cara Memperbanyak ASI Setelah KB Suntik 1 Bulan

Bagaimana cara memperbanyak ASI setelah KB suntik 1 bulan? Setiap ibu yang sedang menyusui pasti akan terlintas di pikiran apakah bayinya sudah mendapatkan cukup ASI atau belum. Tentunya kekhawatiran ini akan semakin menjadi-jadi jika memang produksi ASI mulai dirasa sedikit sehingga buah hati Anda menjadi cepat rewel karena kekurangan ASI. Sedangkan memberi susu formula bukanlah solusi yang baik. Itulah mengapa artikel kali ini kami akan memberikan tips memperbanyak ASI setelah KB suntik 1 bulan. Semoga dengan artikel yang kami berikan ini, produksi ASI dapat meningkat tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun si ibu sudah suntik KB 1 bulan.

Cara Memperbanyak ASI Setelah KB Suntik 1 Bulan

Biasanya masalah kurangnya produksi ASI terjadi pada masa awal-awal persalinan. Padahal pada saat itu bayi baru saja terputus asupan makanannya. Sebelumnya si bayi mendapatkan makanan dari plasenta selama masa kandungan. Setelah bayi lahir, tentu masa tersebut merupakan masa yang penting dimana bayi sangat membutuhkan ASI karena ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi yang baru lahir. ASI mengandung banyak zat gizi yang memang khusus diformulasikan untuk bayi Anda. Karena itulah yang menjadikan ASI sebagai sesuatu yang istimewa. Jika Anda sudah mencoba berbagai cara untuk memperbanyak ASI dan masih gagal juga, maka Anda bisa mengikuti cara di bawah ini.

4 Cara Memperbanyak ASI Setelah KB Suntik 1 Bulan

  1. Terus menyusui

Cara terbaik untuk memperbanyak ASI Anda adalah dengan terus menyusui buah hati Anda. Hal ini berkaitan dengan prinsip stimulus dan respon. Yaitu ketika bayi terus berusaha menyusui maka di situlah stimulun atau rangsangan akan terus diberikan. Lama-kelamaan tubuh sanga ibu akan memberikan respon secara alami berupa meningkatnya produksi ASI sesuai dengan stimulus yang diterima. Semakin sering Anda menyusui, maka semakin banyak produksi ASI Anda.

  1. Jangan dihentikan

Saat sedang menyusui bayi Anda, janganlah membatasi waktu untuk menyusui. Sebaiknya cobalah untuk memberikan bayi waktu menyusu sebanyak yang dia mau. Saat bayi sudah merasa kenyang maka dia akan berhenti menyusu secara otomatis. Dan jangan lupa untuk secara bergantian memberikan ASI dari payudara yang sebelahnya.

  1. Hindari stres dan tidur cukup

Tahukah Anda bahwa tidak stres dan tidur cukup akan bermanfaat pada produksi ASI? Bagi para ibu-ibu dengan bayi yang baru lahir, mungkin akan terdengar mustahil untuk mendapatkan tidur yang nyenyak dan tidak mengalami stres. Apalagi karena bayi pasti akan sering terbangun pada malam hari arena belum memiliki siklus tidur yang teratur. Namun usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup dan terhindar dari stres karena itu adalah cara memperbanyak ASI setelah KB suntik 1 bulan. Walaupun sulit dilakukan namun cobalah untuk tidur pada saat bayi Anda tidur. Jangan segan-segan untuk meminta bantuan dari pasangan, orang tua, atau teman Anda untuk membantu mengurus keperluan sehari-hari. Jika Anda tidak merasa stres dan tidur cukup maka dapat dipastikan bahwa produksi ASI akan semakin baik dari segi kualitas dan kuantitas.

  1. Jangan gunakan dot, botol, dan makanan pada 6 bulan pertama

Cara memperbanyak ASI setelah KB suntik 1 bulan yang terakhir adalah hindari memberikan dot, botol, dan makanan pada 6 bulan pertama kehidupan bayi Anda. Jadi, menyusui adalah satu-satunya sumber makanan bagi si bayi. Ketiga hal tersebut harus bisa dihindari sebaik mungkin karena jika Anda terlalu sering memberikannya maka dapat mengurangi rasa lapar dan membuat bayi menjadi malas untuk menyusui. Apalagi jika aliran dot lebih lancar dan kencang daripada aliran ASI maka bayi akan semakin tidak menyukai ASI. Jika bayi jarang menyusui, maka produksi ASI akan semakin berkurang.