8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering – Air susu ibu tidak bisa dipungkiri mempunyai peran yang cukup signifikan dalam mendongkrak tumbuh kembang bayi. Sumber nutrisi yang didapat dari sang ibu ini nantinya akan memenuhi kebutuhan bayi, terutama saat usia emas 0-6 bulan berlangsung. Pada tahap inilah, bayi benar-benar memerlukan asupan yang baik, dimana tidak bisa didapatkan secara maksimal dari susu formula jenis apapun.

Banyak ibu diluar sana yang mengkhawatirkan produksi asi mereka setelah melahirkan. Penyebab kondisi ini bermacam-macam, mulai dari gaya hidup, kb yang tidak tepat hingga faktor rentang kelahiran antara anak pertama dengan kedua. Untuk itulah mereka dengan rajin menjalani program cara memperlancar asi yang kering.

Permasalahan asi yang sedikit bahkan tidak lancar kerap menjadi momok menakutkan. Sebab, suplai air susu ibu yang tidak lancar akan berimbas pada terganggunya pemenuhan gizi pada si kecil.

Pada dasarnya, seorang ibu lebih disarankan untuk menempuh metode alami yang aman. Di samping tidak menguras kocek, langkah ini tidak disertai dengan efek samping yang membahayakan kesehatan dan menurunkan kualitas asi yang dihasilkan.

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

Sehingga anda bisa bernafas lega. Cara memperlancar asi yang kering sama sekali tidak repot, hanya saja Anda diharuskan konsisten dan sabar agar hasil yang dituai maksimal.

Nah, bagi Anda yang tertarik menerapkan langkah alami mendorong produksi air susu yang melimpah, berikut ini bocorannya.

  1. Pijat payudara

Tawaran ini sebetulnya bisa dengan mudah Anda jumpai di klinik maupun dokter spesialis kandungan tertentu. Namun jika Anda tidak punya waktu luang untuk mengunjinya, maka Anda bisa mempraktekannya di rumah.

Lakukan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat selama 2 menit 4-5 kali. Mulai pemijatan dengan memijat puting secara perlahan dari atas ke bawah.

Cara memperlancar asi yang kering selanjutnya Anda bisa melakukan gerakan ke arah atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada tiap payudara. Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral juga efektif mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

  1. Memompa asi

Inilah salah satu tindakan yang kerap dilakukan ibu saat payudara belum terasa kosong. Pompalah asi seusai menyusui. Hal ini akan menstimulasi produksi ASI. Aplikasikan hal yang serupa pada kedua payudara. Masalahnya, belum banyak yang tahu seperti apa langkah memompa asi yang benar.

Pilihlah pompa ASI yang tepat dan nyaman saat digunakan payudara. Bersihkan bagian corong yang diletakkan menghadap puting, selang khusus yang ditempatkan pada botol susu, dan panel khusus untuk memompa asi.

Pastikan tangan anda steril agar cara memperlancar asi yang kering ini optimal. Untuk jenisnya, terdapat pompa manual dan elektrik yang memanfaatkan listrik sebagai tenaga utamanya.

  1. Minum air putih

Porsi 8 gelas setiap hari setidaknya menjadi hal mutlak yang mesti dicukupi setiap orang. Ya, seperti yang Anda ketahui bahwa 65 % dari isi tubuh orang dewasa berupa cairan. Sehingga bisa dibayangkan apabila dehidrasi menimpa Anda.

Bukan hanya kinerja organ dalam yang terbatas, keadaan ini juga berdampak pada kulit Anda yang mengering, kehilangan fokus, bahkan ancaman ketidaknormalan metabolisme di dalam tubuh.

Dalam konteks yang lebih jauh lagi, kurangnya air putih yang dipasok mempunyai imbas pada kualitas asi yang dikeluarkan. Maka dari itu, penuhilah air mineral harian Anda. Untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar melakoni aktifitas yang padat.

  1. Hindari rokok

Pembunuh kelas kakap yang keberadaannya acapkali dianggap sebagai hal yang paling menjengkelkan ini rupanya menempati posisi yang dominan untuk kapasitas asi.

Padahal, di Indonesia sendiri hampir semua kawasan selalu dipenuhi dengan perokok. Disinilah Anda mesti waspada, terutama saat membawa buah hati bepergian keluar rumah.

Nikotin yang dibubuhkan dalam rokok dapat meracuni bayi. Ketika asap rokok dihirup, maka tidak menutup kemungkinan sesak nafas akan singgah.

Sindrom bayi mendadak mati, pneumonia, asma, dan bronchitis pun membayangi para perokok pasif di luar sana. Jauhkan bayi Anda dari rokok, pastikan tersedia ventilasi dikamarnya sirkulasi udara bisa berlangsung lancar.

  1. Batasi kopi dan minuman soda

Jika dulu Anda terbiasa mengganti sarapan pagi dengan segelas kopi. Maka sebaiknya berpikir dua kali saat anda bermaksud melakukan hal serupa. Kopi dan masyarakat Indonesia memang menjadi dua hal yang berkoneksi satu sama lain. Kebudayaan menyeruput kopi tak ubahnya sesuatu yang mutlak dan tidak dapat tersisihkan.

Namun tahukah Anda jika kopi menjadi penahan nafsu makan? Kopi yang dibekali kafein juga akan membuat Anda untuk terjaga lebih lama. Tidak jauh beda kafein dan soda yang diminum ibu menyusui akan bercampur dengan aliran susu dan dampaknya akan mendatangkan gangguan tidur pada bayi. Kalau sudah begini, tambah repot kan?.

  1. Jauhi obat-obatan antihistamin

Mayoritas orang mengindahkan cara memperlancar asi yang kering ini. Obat yang umum dipakai guna mengusir alergi seperti doksilamin, klorfeniramin maleat, deksklorfenirmin malet, dan zat dekongestan yang dijadikan komposisinya berpotensi menurunkan produksi ASI. Senyawa tersebut dengan gampang anda temukan pada obat pelega hidung tersumbat.

Bila Anda menyusui dan terserang flu, sebaiknya lakukan pengobatan secara alami seperti minum minuman dari herbal atau mandi air hangat.

Anda bisa meraciknya di rumah dengan memanfaatkan jahe, madu, jeruk nipis, atau ramuan lain yang tidak disertai indikasi berbahaya bagi tubuh.

  1. Harmoniskan hubungan dengan suami

Saat-saat seperti inilah diperlukan tali kasih yang erat antara suami dengan istri. Suami anda bisa memberikan dukungan berupa emosional. Mendampingi sang istri saat menyusui buah hati dan andil dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan malaikat kecil mereka.

Anda dapat melakukan hubungan intim setelah 6 bulan melahirkan. Setelahnya, hormnon oksitosin akan muncul dan melancarkan produksi asi.

Langkah ini baiknya diawali dengan pengosongan asi terlebih dahulu.

  1. Makanan bergizi

Mengkonsumsi makanan yang diperkaya dengan protein akan membuat produksi asi tidak mudah mengering. Sertakan katuk yang dibekali sterois dan polifenol yang berkontribusi dalam produksi prolaktin, pepaya, bayam, kacang-kacangan, kemangi, atau jinten hitam yang efektif membuat asi melimpah.

Sederet makanan tersebut dapat Anda racik menjadi ramuan atau masakan untuk disandingkan dengan nasi.

8 cara memperlancar asi yang sudah kering tersebut semoga dapat Anda jadikan panduan untuk terbebas dari persoalan pelik yang selama ini mencemaskan Anda.

7 Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

7 Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan – Air susu ibu merupakan salah satu nutrisi penting yang wajib diterima oleh bayi. Mengingat segudang kandungan yang bermanfaat mendongkrak kecerdasan si buah hati, tentu sangat disayangkan apabila nutrisi pokok ini tergantikan dengan kehadiran susu formula yang notebene tidak dilengkapi senyawa penting sekompleks ASI. Memberi asi bukan saja perihal kewajiban seorang ibu kepada anaknya. Tindakan ini secara tidak langsung akan memperkuat ikatan emosional yang diantara mereka.

Miris bukan main saat banyak ibu diluar sana tidak mau menyusui anaknya dengan berbagai alasan. Padahal cara melancarkan asi setelah melahirkan setidaknya bisa mereka jadikan panduan untuk mengatasi sederet problema, seperti tersumbat saluran susu yang berpengaruh pada kuantitas asi. Sebelum mempraktekkan beberapa langkah tersebut, ada baiknya jika Anda mengenali lebih dulu beberapa penyebab air asi keluar sedikit atau tidak sama sekali, diantaranya:

  1. Faktor gen atau keturunan
  2. Kekurangan asupan gizi yang dimakan ibu
  3. Sinyal dari keberadaan penyakit tertentu, misal kanker payudara
  4. Adanya penyumbatan pasca operasi
  5. Kecilnya ruang penyimpanan asi (tidak ada hubungannya dengan besar payudara)
  6. Lifestyle yang tidak sehat

Sejatinya masih terselip banyak hal yang mengganggu kelancaran produksi air susu ibu. Namun bukan berarti Anda tidak bisa berusaha untuk keluar dari belitan persoalan yang pelik tersebut. Buktinya sejumlah cara melancarkan asi setelah melahirkan ini dapat Anda jadikan alternatif jitu yang menjanjikan.

Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

  1. Makanan peningkat produksi asi
  • Som Jawa

Nama tanaman yang satu ini mungkin terkesan asing bagi kebanyakan orang. Namun siapa sangka jika som Jawa diperkaya dengan segudang nilai plus. Sebut saja menjaga stamina tubuh, dan yang terpenting memperbanyak asi seusai persalinan. Anda bisa mengolahnya sebagai tumisan yang lezat dan dikombinasikan dengan bahan lain agar semakin menggoda.

  • Daun murbei

Buah kecil yang beken dengan sebutan arben ini merupakan buah yang digemari karena rasanya yang asam manis. Buah murbei menyimpan sejuta kegunaan terutama di bidang kesehatan dan kecantikan, sehingga banyak dibudidayakan. Selain buahnya yang bisa dimakan secara langsung, cara melancarkan asi setelah melahirkan bisa diaplikasikan dari daunnya yang dimasak menjadi oseng atau sejenisnya.

  • Akar jombang

Nama lain dari tumbuhan ini adalah Dandelion. Bunganya kalau sudah tua berwarna putih dan bisa beterbangan apabila ditiup. Akar jombang mampu membantu proses produksi asi. Cuci akar jombang dan potong tipis-tipis. Didihkan air sebanyak 2 atau 3 gelas dalam sebuah panci lalu masukkan akar jombang. Biarkan hingga menguap dan menyisakan air setengahnya. Dinginkan dan saring.

  • Kubis

Siapa yang tidak familiar dengan sayuran pelengkap sup atau lalapan ini?. ternyata kubis mampu meningkatkan produksi asi berkat kandungan yang baik di dalamnya. Namun Anda tidak dianjurkan untuk memakannya dengan sambal lantaran kurang baik bagi kualitas asi.

  1. Rutin menyusui

Teratur menyuplai asi kepada bayi secara bergantian antara payudara bagian kanan dan kiri, 2-3 jam sekali, dapat mengirim perintah ke otak untuk membuat asi mengalir secara optimal. Memang pada awal Anda menyusui, asi yang keluar tidak langsung dalam jumlah yang banyak. Tapi dengan diterapkannya cara ini, asi akan terangsang perlahan.

Atur jadwalnya, namun Anda pun tidak boleh menyuguhkan asi secara berlebihan. Sebab si kecil yang kekenyangan akan memuntahkan asinya, sehingga nutrisi yang ia butuhkan akan kurang.

Prinsip cara melancarkan asi setelah melahirkan ini berdasarkan pada supply dan demand, artinya tubuh memproduksi asi sesuai kebutuhan bayi

  1. Membersihkan puting dan melakukan pijatan

Cara melancarkan asi setelah melahirkan sebenarnya bisa dimulai dari trisemester pertama. Bersihkan puting susu dengan baby oil sebelum mandi agar jalan keluar ASI lancar. Lakukan sambil memilin-milin puting terutama pada lipatan di ujung puting. Terapkan tips ini beberapa hari sekali.

Anda juga bisa menjajal pijatan payudara dengan memakai minyak kelapa murni. Gerakan melingkar yang dimulai dari bagian bawah payudara ke atas selama 10 sampai 15 menit dengan pelan atau mengompres payudara dengan handuk dan air hangat akan mengatasi tersumbatnya saluran air susu yang berimbas pada sedikitnya ASI. Cara melancarkan asi setelah melahirkan ini dapat Anda praktekkan sendiri di rumah.

  1. Memompa asi

Bagi ibu baru, keterampilan menyusui belum maksimal. Kesalahan posisi menyusui acapkali mempengaruhi asi yang dikeluarkan. Gunakan pompa setiap kali selesai menyusui. Jangan pedulikan berapa banyak asi yang Anda dapat, karena tujuan diberlakukannya tips ini adalah menjadi perangsang dan stimulasi pada payudara.

Metode ini secara tidak langsung dapat mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan bayi sehingga payudara memproduksi ASI kembali untuk mengganti ASI yang sudah keluar. Hilangkan keraguan untuk mengaplikasikan cara melancarkan asi setelah melahirkan ini.

  1. Skin to skin contact

Situasi in bisa dibilang sebagai momen paling membahagiakan. Bayi yang disusui dalam keadaan telanjang mendapatkan kontak langsung ke kulit dada kita. Hal ini juga efektif menghasilkan banyak asi.

Emosi yang terjalin begitu erat akan menyuruh otak untuk lebih banyak lagi memasok ASI. Beberapa negara yang mendukung program ibu menyusui menganjurkan skin to skin contact sebagai treatment sekaligus program apik yang disupport penuh oleh pemerintahnya.

  1. Memilih KB yang tepat

Pil mini adalah pil KB yang paling disarankan untuk ibu menyusui karena tidak berpengaruh terhadap hormon yang diperlukan untuk memproduksi asi. Pilihan lainnya adalah trik yang tidak menyangkut KB, misalnya hormon. Untuk referensinya, anda bisa menjajal LAM (Lactational Amenorrhea Method), Spermisida yang berupa jel, busa, spons, dan dioleskan pada vagina dengan tujuan membunuh sperma.

  1. Posisi menyusui

Banyak orang yang tidak terfikirkan untuk mencari tahu bagaimana cara melancarkan asi setelah melahirkan ini. Ibu yang baru saja menyusui sering merasa sakit pada putingnya. Akibatnya banyak yang berhenti dan memberi susu formula. Kesalahan perlekatan dapat membuat puting nyeri saat dihisap oleh bayi. Cross Cradle memposisikan kepala bayi pada payudara kiri, dengan tangan kanan menopang tubuh dan leher bayi. Tangan kiri sambil memegang payudara sambil memijat ke arah puting.

Demikian cara melancarkan asi setelah melahirkan. Semoga ibu tidak terkendala lagi dalam menyusui si kecil.