4 Makanan untuk Memperbanyak ASI

4 Makanan untuk Memperbanyak ASI

4 Makanan untuk Memperbanyak ASISaat menyusui merupakan salah satu waktu yang sangat penting bagi ibu yang baru saja melahirkan maupun yang sedang menyusui. Karena pada waktu tersebut, si kecil harus mendapatkan kebutuhan ASI yang cukup. Namun, karena perubahan hormonal, maupun fisik, tak sedikit ibu yang menyusui mengalami kesulitan saat memberikan ASI. Sehingga harus mengkonsumsi makanan untuk memperbanyak ASI. Hal tersebut biasanya dialami oleh para Mama muda atau ibu yang baru saja melahirkan. ASI merupakan salah satu makanan untuk bayi yang sangat penting sehingga harus selalu dipenuhi hingga 2 tahun. Bagi Anda yang mengalami kesulitan saat memberikan ASI karena produksi ASI sedikit, berikut ini adalah makanan-makanan yang bisa menambah ASI Anda.

 

  • Pepaya

Pepaya merupakan salah satu buah yang mudah untuk dijumpai di Indonesia. Pepaya bisa menjadi salah satu makanan yang bisa memperbanyak produksi ASI. Hal tersebut dikarenakan pepaya mengandung vitamin dan juga mineral. Vitamin yang terkandung pada buah ini yaitu vitamin C, A dan berbagai mineral lainnya seperti kalsium dan asam folat. Selain itu, pepaya memiliki enzim bernama enzim papain. Enzim dan asam folat inilah yang dapat membuat ASI si ibu menjadi lancar. Enzim yang ada pada pepaya berperan untuk memperlancar pencernaan protein. Pada saat hamil dan menyusui, memperbanyak protein merupakan salah satu cara agar ASI tetap lancar. Sehingga agar produksi ASI menjadi lebih baik, Anda bisa mengkonsumsi buah pepaya yang masih muda sebagai makanan untuk memperbanyak ASI.

4 Makanan untuk Memperbanyak ASI

  • Sup

Sup merupakan salah satu makanan untuk memperbanyak ASI. Sup yang disajikan pun berbeda dari sup yang biasanya. Sup untuk memperbanyak ASI yaitu sup ayam, ikan serta daging. Sup ini mengandung banyak sekali protein hewani sehingga sangat membantu ibu saat menyusui. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa saat menyusui, Anda harus memperbanyak konsumsi protein. Selain sebagai sumber tenaga, protein dapat menambah produksi ASI si ibu. Sedangkan kuah yang ada pada sup tersebut bisa menjadi cara untuk menambah cairan pada tubuh. Sup tersebut tidak hanya disajikan tanpa sayuran. Mengkonsumsi sayur-sayuran sangat penting untuk ibu yang sedang hamil. Salah satunya yaitu daun katu atau katuk. Daun ini mengandung banyak sekali protein. Pada ibu hamil dan menyusui, sedikitnya membutuhkan 100 gram protein dalam sehari. Berbeda dengan pada wanita normal yang hanya membutuhkan 40 gram protein setiap harinya.

  • Kacang Tanah

Kacang Tanah maupun jenis kacang-kacangan yang lainnya merupakan salah satu makanan untuk memperlancar ASI. Kacang tanah dan aneka jenis kacang-kacangan yang lainnya dibutuhkan dan harus sering dikonsumsi untuk menambah asupan protein ibu hamil dan menyusui. Sehingga bisa memperbanyak ASI secara maksimal. Tak hanya kacang tanah saja, Anda bisa mengkonsumsi kacang panjang maupun kedelai sebagai salah satu makanan untuk menambah ASI si ibu. Namun, dari jenis kacang-kacangan, kacang tanah merah merupakan salah satu jenis kacang yang sangat baik untuk memperbanyak produksi ASI.

  • Kemangi

Daun kemangi merupakan salah satu daun yang sering dikonsumsi sebagai lalapan. Khasiat daun kemangi selain sebagai makanan yang mengurangi bau badan, kemangi juga berkhasiat sebagai makanan untuk memperbanyak ASI. Kemangi sangat berkhasiat untuk menambah produksi ASI karena adanya enzim phytoestrogens yang berfungsi untuk memproduksi ASI jadi lebih banyak. Sehingga Anda bisa mengkonsumsi kemangi sebagai lalapan maupun campuran makanan yang lainnya.

Nah, itulah beberapa makanan untuk memperbanyak ASI yang harus dikonsumsi oleh para ibu hamil dan menyusui secara rutin. Hal tersebut dimaksudkan agar lebih terasa manfaatnya

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Inilah 3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Asi tidak bisa dipungkiri menyumbang peran yang signifikan bagi kecerdasan anak. Kandungan AA, DHA, Omega 6, lakotosa, taurin, serta protein yang terdapat di dalamnya mampu mendongkrak perkembangan syaraf maupun otaknya untuk lebih tanggap dalam menyikapi sesuatu. Untuk itulah, banyak ibu yang mendambakan untuk menyuguhkan asi eksklusif bagi buah hatinya.

Sayangnya, harapan ini kerap kali tidak sejalan dengan kenyataan, mayoritas ibu diluar sana sering dibingungkan saat produksi asinya menurun. Hal ini jelas mengkhawatirkan lantaran berpotensi menghambat pastikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Untuk itulah, diperlukan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dan efektif.

Terdapat banyak hal yang andil di balik kondisi ini. Sebut saja gaya hidup tidak sehat, kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji, faktor gen, hingga kemungkinan bersarangnya penyakit tertentu di dalam tubuh.

Adapun hormon yang mempengaruhi produksi asi ialah prolaktin dan oksitosin. Dimana prolaktin berkontribusi besar terhadap asi yang dihasilkan, sedangkan oksitosin akan berpengaruh dalam kelancaran asi. Perlu diketahui bahwa produksi asi berbanding lurus dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sang ibu.

Semakin banyak pasokan gizinya, maka kelancaran asi tidak akan terganggu. Oleh sebab itu, sebelum ibu mempraktekkan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit sangat dianjurkan untuk memperhatikan menu apa yang disantapnya.

3 Cara Memperbanyak Asi Yang Sudah Sedikit

Sementara hormon oksitosin juga bekerja berdasarkan aktifitas pada puting payudara. Makin sering di hisap maka asinya akan keluar dalam kapasitas yang memadai. Jika kedua hormon tidak bergerak sebagaimana mestinya, maka secara tidak langsung hal ini akan membuat asi mengering. Jika Anda selama ini masih dipusingkan dengan penyebab keringnya asi selain ketidakstabilan hormon tadi, maka inilah jawabannya.

  1. Penyumbatan pada saluran air susu ibu

Kondisi ini ditandai dengan adanya benjolan kecil yang keras sat dipijat. Umumnya, ketidaksesuaian bra yang digunakan, pompa asi yang kurang bagus, hingga pemberian asi yang tidak tuntas menjadi pemicunya.

  1. Stress

Keadaan ini acapkali menimpa ibu yang baru saja melahirkan terutama untuk anak pertama. Seorang ibu diharuskan siaga selama 24 jam demi bisa mengurus anaknya secara maksimal. Terlebih jika suaminya juga sibuk berkerja dan tidak ada upaya kerja sama yang bagus. Bukan tidak mungkin jika ibu mengalami tekanan secara psikologisnya.

  1. Kapasitas penyimpanan yang kecil

Volume ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan ukuran payudara. Jika kapasitas asi kecil, maka sering-seringlah untuk mengosongkan cadangan asi sehingga bisa merangsang produksi asi kembali.

  1. Kafein, soda, dan alkohol

Ketiga jenis minuman ini seakan tidak pernah bisa lepas dari keseharian. Utamanya kopi. Jika dulu Anda terbiasa mengganti sarapan dengan segelas kopi. Maka sekarang usahakan untuk merubahnya dengan panganan yang bergizi tinggi.

Setelah Anda mengetahui beberapa hal yang membuat asi tidak lancar, kini saatnya untuk menggalakkan cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dengan metode yang aman sekaligus tanpa efek samping.

  1. Meningkatkan frekuensi menyusui

Prinsip supply and demand sejatinya membuktikan bahwa payudara akan menghasilkan asi sesuai dengan kebutuhan bayi. Seperti yang Anda ketahui bahwa bay baru lahir lebih sering lapar. Maka sebaiknya susuilah mereka lebih sering. 2-3 jam sekali menyusui, maka tindakan ini akan mengirimkan perintah ke otak untuk mengeluarkan asi yang melimpah.

Apabila anda seorang ibu pekerja, maka cara memperbanyak asi yang sudah sedikit bisa dipraktekkan dengan memerah asi dengan bantuan pompa listrik atau manual.

Anda bisa menyusun jadwal dalam memberikan asi kepada sang bayi. Bahkan Anda pun diperbolehkan untuk menyusui mereka meskipun mereka sudah kenyang.

Mengapa? Bayi mempunyai lambung yang kecil sedangkan asi mudah diserap. Kandungan lemak pada awal-awal biasanya rendah, dan akan terus meningkat menjelang berakhirnya proses menyusui.

Dalam 3 bulan produksi asi akan berkurang, maka jika Anda rutin memberi asi, prolaktin akan terangsang.

Bayi yang meminta susu juga bukan karena semata-mata ia lapar namun ia memerlukan kedekatan emosional dari ibunya.

  1. Minimalisir kadar stress dengan breastfeeding father

Sadarkah anda bahwa tuntutan pekerjaan rumah, ataupun bidang yang anda geluti terkadang menimbulkan depresi ataupun perasaan tidak karuan yang membuat mood menjadi berantakan. Cara memperbanyak asi yang sudah sedikit dengan mengurangi frustasi, menyeimbangkan dan melakoni hal-hal yang akan membuat semangat Anda kembali dapat menghadirkan ketenangan.

Kejiwaan disinyalir menempati posisi yang dominan dalam pengurangan kadar asi, dan hal ini tentu saja berakibat negative bagi sang bayi.

Dengan situasi semacam ini, ayah atau suami sangat berperan penting. Hendaknya pasangan selalu memurahkan kasih sayang, mengalirkan support, serta turut serta dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan si buah hati. Lebih jauh lagi, keharmonisan harus terpelihara agar tidak terjadi pertengkaran.

  1. Ramuan pelancar asi

Cara memperbanyak asi yang sudah sedikit selanjutnya mungkin sudah tidak asing lagi bagi anda. Racikan menu turun-temurun yang diwariskan dari nenek moyang bisa Anda jadikan alternatif yang ekonomis serta terbukti berhasil. Hebatnya, Anda bisa memanfaatkan tumbuhan herbal yang ada di sekitar. Mengolahnya menjadi jamu atau air rebusan yang siap minum. Jika Anda berminat, sederet tanaman ini patut anda sertakan sebagai panduan.

  • Fenugreek

Anda mungkin mengenalnya sebagai terobosan untuk mengusir bau badan yang menyengat. Namun tahukah anda jika teh dari tanaman herbal ini juga baik untuk melancarkan asi?. Teh fenugreek bisa dengan gampang Anda jumpai di apotek atau toko obat terdekat

  • Daun katuk

Daun katuk kaya akan protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan vitamin. Katuk juga menyimpan alkaloid dan sterol yang berdampak pada produksi ASI. Dalam 100 gr daun katuk terkandung 239 vitamin C. Sehingga Anda tidak perlu minum suplemen agar fit sepanjang hari.

Cara memperlancar asi yang sudah sedikit ini dilengkapi dengan asam seskuiterna yang ada di dalamnya. Untuk pengolahannya, anda bisa memasak sayur bening katuk yang ditambahkan jagung muda atau kecambah.

  • Pare

Senyawa fitokimia dan lutein pada sumber makanan pelancar asi ini akan merangsang produksi insulin. Baik untuk ibu menyusui yang menderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga kondang sebagai antikanker, antibiotik, dan pembasmi cacing usus.

Selamat mencoba. Semoga berhasil.

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja – Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti berarti Anda tidak bisa melebarkan sayap untuk berkarir. Selama kiprah yang anda pilih tidak terlalu menyita waktu untuk mengurus anak dan suami, maka tidak ada salahnya jika anda menekuni pekerjaan tersebut.

Namun, seringkali seorang ibu dilanda kebingungan saat ia harus memenuhi kewajibannya untuk memberikan susu bagi si buah hati. Sesibuk apapun Anda, pastikan tidak melupakan satu hal ini. Asi yang notabene makanan pokok mampu menyuplai nutrisi memadai dan tidak ada tandingannya.

Berkaca dari gambaran di atas, anda tentu memerlukan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja yang efektif bukan?. Ya, berbekal pengetahuan ini setidaknya anda bisa bernafas lebih lega lantaran tumbuh kembang malaikat kecil di rumah tidak akan terganggu.

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

Asi yang dihasilkan setiap ibu tentu tidak sama, hal ini bergantung pada kapasitas penyimpannya. Secara keseluruhan, saluran air susu juga bisa mengalami penyumbatan akibat beberapa hal, seperti:

  • Faktor keturunan atau gen
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Kurang berolahraga
  • Terlalu banyak konsumsi alkohol, soda, dan kafein
  • Stress

Nah, khusus untuk wanita karir, poin yang terakhir inilah yang mesti Anda jadikan peringatan agar sepadat apapun rutinitasnya, Anda bisa meminimalisir depresi atau mengontrol emosi agar lebih stabil. Anda tentu tidak inginkan kalau si kecil rewel gara-gara makanannya tidak bisa dipenuhi?.

Sebelum Anda mengaplikasikan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja, ada baiknya jika Anda menyimak baik-baik segudang nilai plus yang tersemat pada asi berikut ini:

  • Asi dilengkapi dengan DHA, AA, Omega 6, Laktosa, taurin, protein, laktobasius, laktoferin, dan lisozim yang semuanya dalam takaran yang pas untuk bayi.
  • Dengan menyusui, kedekatan emosional antara ibu dan bayi akan lebih erat. Jadi bukan hal yang aneh lagi kalau anak yang memperoleh asi eksklusif dari ibunya cenderung lebih akrab dan terbuka dengan sang ibu.
  • Meningkatkan sistem imunitas. Asi mempunyai keunggulan lain untuk pembentukan daya tahan tubuh yang akan menghindarkan anak dari resiko terserang penyakit.
  • Air susu ibu tidak basi dan selalu segar lantaran tidak terjadi kontak langsung dengan tangan maupun benda lainnya.
  • Penyimpanannya yang terletak di payudara menjadikan asi steril dan terjaga dengan suhu yang dibutuhkan buah hati. Karena proses pembuatannnya tidak dimasukkan ke dalam botol, asi tidak akan tercemar dengan senyawa atau bakteri yang berbahaya.

Tantangan Anda sebagai wanita karir sekaligus ibu memang kerap membuat kepala pusing. Namun dengan menerapkan sederet cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja di bawah ini pasokan asi untuk bayi akan berjalan lancar.

  1. Manfaatkan waktu cuti untuk menyusui

Artinya, Anda diharuskan untuk menyuguhkan asi lebih sering ketimbang saat hari kerja seperti biasanya. Misal saat tanggal merah atau masa cuti berlangsung, Anda bisa menggunakannya untuk menyusu bayi 2-3 jam sekali. Tindakan ini akan mengirimkan perintah ke otak untuk memproduksi asi lebih banyak. Jika Anda telaten menyusui, kapasitas asi yang dihasilkan akan bertambah 3-7 hari setelah dipraktekkanya instruksi tersebut.

Cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja ini mengikuti prinsip supply anda demand, dimana payudara hanya akan memunculkan asi sesuai dengan porsi yang dibutuhkan bayi. Jika Anda jarang menyusui, tidak menutup kemungkinan jika asi tersumbat.

  1. Banyak mengkonsumsi makanan bergizi

Ibu yang menyusui bayinya akan menguras banyak energi dan tenaga yang terdapat di dalam tubuh. Terutama untuk anda wanita karir, yang secara tidak langsung anda perlu double cadangan energi agar stamina tetap bugar. Maka asupan bergizilah yang bisa anda mintai pertolongan.

Dengan menyantap makanan empat sehat lima sempurna, dari sayuran segar dan buah-buahan, anda akan disuplai vitamin, lemak, mineral, serta sejumlah zat lain yang akan mendorong produksi air susu untuk bayi. Hidangan dengan nilai gizi yang mumpuni juga berefek pada kualitas asi. Untuk menyukseskan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja ini Anda harus menghindari junk food maupun makanan cepat saji.

  1. Dukungan dari keluarga

Anda tidak bisa berdiri sendiri tanpa support dari suami dan orang-orang tercinta di sekeliling Anda. Sebelum Anda memutuskan untuk berbijibaku dengan bidang yang anda geluti saat ini, bahan pertimbangan yang matang atas persetujuan yang Anda terima tentu bukan perkara gampang. Apalagi jika menyangkut buah hati.

Karena tidak bisa mendampinginya secara langsung, Anda mungkin akan menyerahkan sedikit tanggung jawab kepada mertua, ibu, atau pengasuh untuk merawat anak.

Disinilah cara memperbanyak untuk bagi ibu bekerja menampakkan keikutsertaannya. Suami seharusnya memberikan Anda motivasi serta memelihara keharmonisan rumah tangga, meringankan beban pikiran, dan semacamnya.

  1. Memerah asi saat berada di kantor

Langkah ini akan menstimulasi asi agar lancar. Pada dasarnya semakin banyak kebutuhan air susu yang dikeluarkan akan semakin banyak pula tubuh memproduksi ASI. Anda tidak perlu malu atau canggung, perah asi ditempat tertutup agar Anda bisa dengan leluasa menghasilkan asi yang banyak. Teknik memerah air susu yang benar adalah sebagai berikut.

Gunakan tangan dan pastikan steril. Letakkan ibu jari di atas puting dan jari telunjuk serta jari tengah di bagian bawah puting. Tanpa merubah posisi jarinya, dorong payudara anda ke arah depan seperti sedang memijat. Jangan remas payudara atau putingnya. Pemakaian pompa sejatinya tidak disarankan. Namun anda bisa menjadikannya sebagai alternatif saat tangan sudah terasa pegal.

Tempatkan asi tersebut dalam botol yang di tutup rapat, beri label mengenai tanggal dan waktu pemerahan asi.

  1. Pijat payudara

Sebetulnya Anda bisa mendatangi klinik atau ahli pijat untuk hal ini. Namun jika Anda tidak sempat meluangkan waktu, Anda pun bisa mengaplikasikannya sendiri. Lakukan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat selama 2 menit 4-5 kali. Mulai pemijatan dengan memijat puting secara perlahan dari atas ke bawah. Cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja yang selanjutnya Anda bisa melakukan gerakan ke arah atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada tiap payudara. Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral juga efektif mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

Bagaimana? Ibu sudah tidak bingung lagi kan?.