Cara Melancarkan Asi Secara Alami

Cara Melancarkan Asi Secara Alami

Simak Cara Melancarkan Asi Secara Alami – Kehadiran buah hati tidak dapat dipungkiri memberikan warna yang baru bagi biduk rumah tangga. Ya, kelahiran malaikat kecil yang akan mengusir penat serta menghadirkan tawa di tengah keluarga kecil Anda ini sungguh dinantikan oleh setiap pasangan yang ada di muka bumi. Mereka bahkan rela melakukan berbagai cara demi bisa dikaruniai anak.

Saking senangnya, mereka tidak ingin melewatkan apapun yang akan menghambat proses kelahiran si buah hati. Berusaha menyuplai nutrisinya dengan sebaik mungkin agar setelah lahir nanti ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas baik secara kognitif maupun afektifnya. ASI misalnya.

Nah, sebagai ibu yang sigap, sudah seharusnya cara melancarkan asi secara alami menjadi referensi yang harus Anda pahami. Usia bayi yang baik mendapatkan ASI adalah saat mereka berusia 0-6 bulan. ASI eksklusif pun menjadi pilihan paling jitu untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Sebab, dari sinilah mereka mendapatkan suplai nutrisi yang memadai.

Mengingat tidak semua Ibu bisa menghasilkan ASI yang lancar. Hal ini pun tak jarang menimbulkan kekhawatiran berlebih. Perlu diketahui bahwa produksi ASI sejatinya dipengaruhi oleh dua hormon, yakni prolaktin dan oksitosin. Semakin tercukupi pasokan gizi yang masuk ke dalam tubuh ibu maka mereka akan memperoleh kelancaran dalam menyusui bayi.

Cara Melancarkan Asi Secara Alami

Sebelum mengaplikasikan cara melancarkan asi secara alami, ada baiknya jika Anda mengenali beberapa penyebab ASI keluar sedikit seperti di bawah ini:

  1. Penyakit

ASI yang keluar dalam jumlah sedikit tidak menutup kemungkinan adanya penyakit berbahaya yang bersarang di tubuh Anda. Kanker payudara misalnya. Memang untuk memastikan adanya gangguan yang ditengarai menjadi salah satu pembunuh kelas kakap ini Anda harus menempuh sederet langkah konkret terlebih dahulu.

Jika Anda menemukan tanda-tanda yang ganjil, ada baiknya untuk segera memeriksakan kesehatan Anda ke dokter.

  1. Proses

Segala sesuatu tidak pernah lepas dari yang namanya tahap. Pasca persalinan, ASI sudah mulai berproduksi sejak usia kehamilan 16 minggu, tetapi dihambat oleh hormon kehamilan yang tinggi. Bau pada 2 atau 3 hari seusai melahirkan, hormon tersebut turun drastis. Sat itulah asi mulai dikeluarkan dari payudara.

  1. Gaya Hidup

Coba ingat-ingat kembali, apakah selama ini Anda sudah berhasil menerapkan cara melancarkan asi secara alami yang akurat?. Sebab, kasus penyumbatan pada saluran air susu yang sering ditandai dengan adanya benjolan kecil yang keras saat dipijak ternyata merupakan dampak dari kebiasaan ini.

Penyebab lain bisa dikarenakan ukuran Bra yang tidak sesuai, pompa ASI yang kurang bagus dan masih banyak lagi.

Pemicu lain juga disebebkan oleh stress atau kecilnya kapasitas asi. Sebisa mungkin seimbangkan antara pekerjaan dan refreshing Anda agar psikologis tidak tertekan.

Mari beralih ke cara memperlancar asi secara alami yang selanjutnya. Metode ini memang banyak diaplikasikan oleh mayoritas orang karena tanpa efek samping dan tidak akan menguras budget berlebihan. Serta yang paling penting adalah keamanannya untuk si buah hati. Penasaran? Ini dia info selengkapnya.

  1. Penuhi nutrisi

Untuk melancarkan metabolisme, tubuh tentu butuh pasokan zat gizi dalam kadar yang ditentukan. Sama halnya dengan Anda yang menginginkan agar ASI bisa keluar dengan volume yang banyak. Cara melancarkan ASI yang recommended banget untuk Anda jajal adalah mengkonsumsi makanan pelancar air susu, antara lain:

  • Ikan salmon

Masuk dalam jajaran hidangan terbaik, salmon rupanya dibekali dengan DHA yang efektif mendongkrak untuk perkembangan sistem syaraf bayi Anda. DHA yang tersedia pada ikan salmon juga berfungsi meningkatkan mood mencerdaskan otak, serta mengurangi resiko baby blues.

  • Daging sapi tanpa lemak

Bila selama ini anda kerap dipusingkan karena tak kunjung menjumai makanan rendah lemak yang kaya akan zat besi, maka daging bisa menjadi pilihannya. Kekurangan zat besi dapat menguras energi Anda, terlebih setelah melahirkan anda dituntut untuk stand by nonstop demi bisa mengganti popok dan menjaga si kecil.

  • Kacang-kacangan

Sumber protein nabati yang baik untuk dijadikan cemilan sehat ini juga berkhasiat bagi ibu menyusui, terutama untuk kacang-kacangan berwarna gelap. Bukan hanya itu saja, makanan yang kerap diandalkan sebagai cara melancarkan asi secara alami ini juga dibanderol dengan harga yang ramah untuk kantong Anda.

  • Blueberi

Beri-berian yang kaya akan antioksidan sangat dianjurkan untuk ibu yang baru melahirkan. Buah ini juga punya cadangan vitamin, mineral, dan karbohidrat yang memadai. Anda mungkin bisa mengolahnya menjadi jus smoothies atau dimakan langsung.

  • Beras merah

Jika selama ini anda terbiasa memakan nasi putih, maka cobalah untuk menukarnya dengan beras merah yang rendah gula sekaligus punya karbohidrat kompleks yang bagus. Rekomendasi lain seperti roti gandum atau oat juga baik untuk anda makan.

  1. Meningkatkan frekuensi menyusui

Sebetulnya ada sejumlah cara melancarkan asi secara alami. Ya, menambah waktu menyusui anda akan berimbas pada asi itu sendiri. Ibu yang sibuk dan menghabiskan waktunya untuk bekerja ditakutkan akan berdampak pada kualitas asi yang jelek.

Susuilah bayi saat meminta dan hentikan saat ia merasa sudah kenyang.

Bayi memiliki lambung yang kecil dan ASI sangat mudah diserap. Bayi yang masih muda lebih cepat lapar.

Pasokan lemak pada menit awal selama menyusui juga rendah namun akan melonjak untuk menit setelahnya.

Menyusui yang digalakkan secara terjadwal dalam tiga bulan akan berakibat pada menurunnya prolaktin. Bayi meminta menyusu semata-mata juga bukan karena lapar. Namun juga keperluan kasih sayang dan cinta dari ibunya.

  1. Minimalisir depresi dengan breastfeeding father

Faktor kejiwaan yang membuat sang ibu diliputi cemas, dan tidak rileks faktanya andil pada produksi ASI. Peran ayah juga sangat penting bagi ibu menyusui. Mendampingi sang istri menjalani pemberian ASI tak lain adalah bentuk komitmen keluarga yang sangat diperlukan. Bulan hal yang mudah, tapi ayah mampu berperan dengan dukungan emosionalnya dan keputusan lain yang berkaitan dengan buah hati. ASI yang tidak dicukupi akan mengganggu pertumbuhan si kecil.

Suasana kehangatan bisa dibangun dengan cara melancarkan asi secara alami ini. Di sisi lain, Ibu juga akan lebih nyaman dan tentram ketika support ini datang.

Bagaimana? Ibu sudah tidak bingung lagi kan dengan trik menyusui yang benar?.

Inilah Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik

Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik

Inilah Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik – Seringkali ibu dilanda kecemasan saat produksi asinya terhambat. Terlebih kalau menilik segudang manfaat yang ditawarkan asi tidak ada duanya. Tentu perlu pertimbangan yang matang untuk memutuskan berhenti memberikan asi dan menggantinya dengan susu formula.

Air susu ibu yang sangat diperlukan oleh bayi, terutama saat usia emasnya, yakni 0-6 bulan akan mendongkrak perkembangan otak secara signifikan. Bahkan penelitian menunjukkan bahwa anak yang diberi asi eksklusif cenderung lebih cerdas dan tanggap.

Sumber makanan pelancar asi setidaknya menjadi referensi yang wajib Anda kuasai. Suplai zat gizi yang Anda makan juga berpengaruh terhadap kualitas asi yang dihasilkan. Makanan, perkara sepele yang kerap diluputkan oleh sebagian besar orang ini punya andil yang besar dalam kelancaran asi.

Di samping itu, kudapan yang Anda santap juga berfungsi sebagai cadangan energi untuk menjalani rutinitas yang padat, terlebih jika usia si kecil baru beberapa bulan. Kerapkali Anda dipaksa begadang demi bisa melayani si buah hati dengan maksimal. Untuk itulah diperlukan kecermatan saat Anda berniat menghidangkan menu yang tepat setiap harinya.

Sumber Makanan Pelancar Asi Yang Baik

Nah, bagi Anda, ibu menyusui yang sedang bingung mencari panduan paling akurat seputar sayur atau buah-buahan yang recommended untuk membuat asi melimpah, beberapa sumber makanan pelancar asi di bawah ini adalah jawabannya.

  1. Edamame

Jenis kacang-kacangan ini kondang dengan sebutan kedelai Jepang. Ditengarai sebagai rajanya potein nabati, edamame dibekali dengan Vitamin K, mangan, asam folat, Vitamin C, riboflavin, zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium. Edamame yang bisa dengan gampang Anda jumpai di supermarket terdekat ini baik untuk memenuhi pasokan protein bagi ibu yang mencapai 65 gr.

Bila selama ini Anda bosan dengan daging atau ikan, Edamame adalah pilihan yang cocok untuk menggantinya. Kekurangan protein dikhawatirkan akan membuat produksi air susu berkurang.

Sumber makanan pelancar asi ini dapat Anda olah menjadi camilan sehat dengan direbus atau dicampurkan dengan omelet dan sup.

  1. Pepaya

Siapa yang tidak kenal dengan buah berwarna jingga ini?. Ya, pepaya yang bisa dimanfaatkan dari akar hingga bunganya ini dilengkapi dengan Vitamin A, Asam folat, kalium, kolesterol yang rendah, lemak jenuh, serta natrium.

Pepaya mempunyai 33 % kandungan vitamin dan 50 % kalium yang lebih banyak dibanding jeruk. Merawat bayi butuh tenaga yang ekstra, sehingga Anda harus memasok kalium agar tidak mudah lelah.

Menipisnya zat ini di dalam tubuh juga menyebabkan perubahan suasana hati, sementara saat menyusui Anda harus berpikiran positif dan bahagia.

Adapun bunga pepaya yang masuk dalam jajaran sumber makanan pelancar asi mampu menyuplai kalsium serta fosfor. Bunga yang warnanya kuning pucat ini bertugas mempercepat protein karena adanya enzim papain. Anda bisa menumisnya atau disiram air didih untuk lalapan.

  1. Daun katuk

Ketersediaan sayuran hijau ini tergolong berlimpah. Apalagi untuk negara tropis serupa Indonesia yang subur dan menjadi rumah bagi ribuan spesies baik flora maupun fauna.

Daun katuk kaya akan protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan vitamin C. Katuk juga menyimpan alkaloid dan sterol yang berdampak pada produksi ASI. Dalam 100 gr daun katuk terkandung 239 vitamin C. Sehingga Anda tidak perlu minum suplemen agar fit sepanjang hari.

Sumber makanan pelancar asi yang sudah dipercaya khasiatnya secara turun-temurun oleh wanita nusantara ini dipercaya mampu memperlancar ASI karena asam seskuiterna yang ada di dalamnya. Untuk pengolahannya, anda bisa memasak sayur bening katuk yang ditambahkan jagung muda atau kecambah.

  1. Pare

Hadir dengan ciri khasnya yang pahit, pare acap dihindari lantaran bau getir yang enggan hilang. Padahal, favorit sebagian besar orang yang menjadikannya sebagai oseng ini ditenagai dengan antioksidan yang berguna untuk melindungi sel terhadap kerusakan, menjaga kesehatan gigi, tulang, gusi, serta penyerapan zat besi.

Senyawa fitokimia dan lutein pada sumber makanan pelancar asi ini akan merangsang produksi insulin. Baik untuk ibu menyusui yang menderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga kondang sebagai antikanker, antibiotik, dan pembasmi cacing usus.

  1. Bayam hijau atau merah

Belum banyak yang tahu kalau bayam adalah sayur sekali makan dan tidak boleh dipanasi ulang. Hal ini beresiko menghilangkan vitamin yang tersimpan di dalamnya. Bayam yang tidak memiliki kalori berlebih ini sama sekali tidak menyuplai lemak, tapi ia sarat nutrisi.

Pilihlah bayam yang berwarna pekat, yang artinya karotennya mumpuni, dan ampuh melawan radikal bebas. Sumber makanan pelancar asi ini menyuguhkan vitamin B6, zat besi, protein, thiamin, riboflavin, kalsium, Vitamin A, C, E, K, dan magnesium. Bayam juga akan membangun sistem kekebalan tubuh bagi agar kuat.

Perlu digaris bawahi jika ibu yang sedang memberi asi untuk anaknya butuh vitamin lebih tinggi daripada wanita hamil.

  1. Kacang hijau

Anda mungkin suka meraciknya menjadi bubur, es, atau kue basah yang nikmatnya bukan main. Kacang hijau bisa dikatakan nol kolesterol, namun tetap membuat Anda kenyang karena lemak jenuhnya. Kacang ini menawarkan Tiamin yang akan mengubah karbohidrat menjadi energi bagi ibu menyusui. Tiamin yang tidak dicukupi akan membuat Anda mudah tersinggung, sulit konsentrasi, dan kurang bersemangat. Mood yang baik untuk memicu hormon oksitosin agar mengeluarkan asi dengan kapasitas banyak.

  1. Semangka

Buah cantik dengan takaran air yang hampir 70% ini rupanya andil juga dalam mendorong produksi asi anda. Semangka sangat direkomendasikan untuk mereka yang sedang menggalakkan program diet. Ia juga bisa melunasi porsi cairan di dalam tubuh agar tidak dehidrasi. Dalam sehari, ibu menyusui harus minum 8 gelas air mineral dan ini mutlak. Semangka diliputi oleh sejumlah vitamin seperti A dan C, lemak jenuh, kolesterol, asam folat, serta kalium.

Jus semangka adalah penerapan dari sumber makanan pelancar asi yang enak, atau anda pun bisa menyertakannya dengan buah lain sebagai salad. Agar terhindar dari kuman yang membuatnya cepat busuk, anda bisa menaruhnya di dalam kulkas.

Upaya ini akan memuaskan apabila dibarengi dengan pengontrolan diri untuk tidak minum kopi, soda, maupun merokok.

Cara Melancarkan Asi Sebelum Melahirkan Yang Benar

Cara Melancarkan Asi Sebelum Melahirkan Yang Benar

Begini Cara Melancarkan Asi Sebelum Melahirkan Yang Benar – Calon ibu yang baik, pasti punya gambaran tersendiri ketika ia berencana untuk mempersembahkan yang terbaik untuk anaknya. ASI misalnya. Ya, bayi dan air susu ibu adalah dua hal mutlak yang tidak dapat dipisahkan.

ASI adalah sumber nutrisi yang kompleks. Sebab, di dalamnya terkandung banyak sekali manfaat yang berguna untuk mendongkrak perkembangan buah hati. Uniknya lagi, gizi yang tersemat di dalam asi tidak dimiliki oleh produk susu formula mana pun.

Pada awalnya, banyak ibu yang didera kebingungan lantaran saat pertama kali mereka mengaplikasikan cara melancarkan asi sebelum melahirkan, hasil yang keluar berwarna kekuningan. Ini sama sekali bukan asi yang basi seperti persepsi kebanyakan orang, melainkan warna ini muncul karena pengaruh kolostrum dan recommended untuk dikonsumsi bayi.

Pentingnya pasokan asi demi menjamin kecerdasan bayi perlu diketahui oleh setiap ibu. Sehingga mereka pun harus melatih keluarnya asi agar nantinya pada saat menyusui ASI menjadi lebih lancar, yang artinya bayi pun akan memperoleh jatahnya secara maksimal.

Cara Melancarkan Asi Sebelum Melahirkan Yang Benar

Sebenarnya terdapat segudang terobosan baru yang bisa ditempuh oleh ibu untuk merealisasikan hal ini. Cara melancarkan asi sebelum melahirkan secara alami lebih disarankan. Selain tidak disertai efek samping, langkah ini pun tidak akan menurunkan kualitas ASI.

Nah, bagi Anda yang tertarik menerapkan tips ini, berikut ulasan selengkapnya.

  1. Asupan makanan

Melatih keluarnya asi saat masa kehamilan berlangsung jarang dipraktekkan oleh mayoritas orang. Padahal, tindakan ini berguna merangsang produksi asi yang melimpah selepas persalinan berlangsung.

Maraknya kasus di lapangan yang menyatakan acapkali asi hanya berproduksi dalam jumlah sedikit tentu menimbulkan kekhawatiran berlebih. Pasalnya, hal ini berpotensi membuat bayi dehidrasi.

Kalau sudah begitu, dengan terpaksa anda pun harus menyuguhkan susu formula, yang terkadang tidak cocok untuk bayi Anda. Upaya preventif yang bisa anda lakukan mulai dari sekarang ialah penerapan cara melancarkan asi sebelum melahirkan dengan hidangan yang Anda santap. Kali ini Anda harus selektif dalam menyajikan kudapan di meja makan.

Pilihlah makanan empat sehat lima sempurna dari sayuran, buah, daging, dan susu.

  1. Terapi dan pijat payudara

Cara melancarkan asi sebelum melahirkan ini mungkin tidak asing lagi di telinga anda. Pijat refleksi pada area payudara yang bertujuan untuk mendorong ASI keluar dalam kadar yang memadai ini, bisa dengan mudah anda jumpai di klinik pijat atau praktek dokter kehamilan yang tidak jauh dari tempat tinggal anda.

Jika Anda tidak punya cukup waktu untuk mengunjunginya, maka anda bisa melakukan gerakan melingkar yang dimulai dari bagian bawah payudara ke atas selama 10 sampai 15 menit, lakukan hal serupa pada puting payudara. Jangan lupa oleskan minyak kelapa sebelum memijatnya.

  1. Mengkonsumsi daun katuk

Sayuran hijau yang kerap diolah menjadi panganan lezat atau dimasak bersama kecambah ini rupanya sudah sejak lama dipercaya masyarakat Indonesia sebagai ara melancarkan asi sebelum melahirkan yang manjur. Katuk yang dijual dengan harga ramah ini bisa dengan gampang anda temukan di pasar atau supermarket terdekat.

Katuk disinyalir mampu memperbanyak asi berkat vitamin, protein, dan mineral yang dimilikinya. Katuk juga dibekali dengan senyawa minyak esensial diantaranya saponin, tanin flavonoid, triterpenoid, dan asam amino yang fungsinya untuk melancarkan ASI khususnya bagi ibu yan sedang menyusui. Prosentasi serat yang mencapai 19 % pada katuk akan mempermudah metabolisme dalam tubuh.

  1. Mengompres payudara

Untuk cara melancarkan asi sebelum melahirkan ini tidak repot. Anda hanya perlu menyiapkan air hangat dah handuk bersih. Celupkan kain tersebut ke dalam panci yang berisi air hangat dan kompres payudara dengan lembut. Metode ini selain berkhasiat mendongkrak produksi ASI yang banyak juga mampu mengurangi rasa sakit pada payudara. Dan mengatasi penyumbatan yang acapkali membatasi ASI untuk bayi.

Air panas juga ampuh memberikan efek tenang pada ibu. Namun sebaiknya Anda tidak memakai air yang tidak terlalu panas untuk menghindari kulit melepuh atau kemungkinan lain yang dapat membahayakan anda.

  1. Olahraga ibu hamil

Siapa bilang jika Anda dilarang hamil saat sedang mengandung?. Anggapan ini tentu salah. Selama aktifitas yang Anda lancarkan tidak berakibat fatal bagi janin, itu tidak masalah. Jalan kaki contohnya, olahraga kelas ringan ini akan melancarkan peredaran darah dan menjaga anda agar tetap fit.

Menurut American Collage of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil bisa menggalakkan jalan kaki selama 30 menit per hari untuk menghindari penipisan cairan tubuh. Berenang juga dianjurkan sebagai cara melancarkan asi sebelum melahirkan.

Senam hamil dengan gerakan-gerakan sederhana yang dipandu oleh instruktur professional juga bisa Anda tirukan. Selain mendapat kebugaran dan pedoman yang sesuai, ibu hamil dapat berinteraksi dengan banyak orang sehingga bisa bertukar pengalaman.

  1. Menghindari stress

Tuntutan pekerjaan rumah atau permasalahan pribadi kerap membikin seseorang kehilangan mood untuk beraktifitas sebagaimana mestinya. Kondisi dimana psikologis tidak terkontrol karena belum merampungkan deadline atau tuntutan lain yang mesti dipenuhi memang terus menghantui. Imbas pada kesehatan, depresi juga berpengaruh pada air susu ibu. Sebaiknya seimbangkan antara pekerjaan dengan waktu refreshing Anda agar tidak menemui keadaan serupa.

Untuk menanganinya, Anda mungkin bisa mengajak pasangan berlibur sembari quality time atau menjajal yoga yang efektif menenangkan pikiran serta membuat tubuh santai. Anda pun bisa mengikuti kelasnya 1 minggu sekali dengan bimbingan pemandu yang ahli.

  1. Minum jamu

Ramuan tradisional warisan nenek moyang sudah pasti tak luput dari cara melancarkan asi sebelum melahirkan. Ya, resep turun temurun yang memanfaatkan tumbuhan herbal di sekeliling Anda, tanpa sedikitpun bahan pengawet ini bisa anda buat sendiri di rumah. Langkah pembuatannya bisa dijalankan dengan menumbuk atau mengambil perasan dari daunnya, merebus kemudian di saring dan diminum airnya.

Jika Anda butuh metode yang lebih enak, tambahkan madu atau gula aren, tips ini berlaku bagi jamu yang rasanya getir atau pahit.

Lebih praktisnya, Anda bisa mendatangi apotek atau toko jamu. Pastikan komposisi bahan aman, tidak dibarengi dengan indikasi maupun efek buruk lainnya.

Itulah beberapa cara melancarkan asi sebelum melahirkan. Agar optimal, hindarilah rokok dan alkohol yang dapat mengancam keselamatan janin.

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering – Air susu ibu tidak bisa dipungkiri mempunyai peran yang cukup signifikan dalam mendongkrak tumbuh kembang bayi. Sumber nutrisi yang didapat dari sang ibu ini nantinya akan memenuhi kebutuhan bayi, terutama saat usia emas 0-6 bulan berlangsung. Pada tahap inilah, bayi benar-benar memerlukan asupan yang baik, dimana tidak bisa didapatkan secara maksimal dari susu formula jenis apapun.

Banyak ibu diluar sana yang mengkhawatirkan produksi asi mereka setelah melahirkan. Penyebab kondisi ini bermacam-macam, mulai dari gaya hidup, kb yang tidak tepat hingga faktor rentang kelahiran antara anak pertama dengan kedua. Untuk itulah mereka dengan rajin menjalani program cara memperlancar asi yang kering.

Permasalahan asi yang sedikit bahkan tidak lancar kerap menjadi momok menakutkan. Sebab, suplai air susu ibu yang tidak lancar akan berimbas pada terganggunya pemenuhan gizi pada si kecil.

Pada dasarnya, seorang ibu lebih disarankan untuk menempuh metode alami yang aman. Di samping tidak menguras kocek, langkah ini tidak disertai dengan efek samping yang membahayakan kesehatan dan menurunkan kualitas asi yang dihasilkan.

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

Sehingga anda bisa bernafas lega. Cara memperlancar asi yang kering sama sekali tidak repot, hanya saja Anda diharuskan konsisten dan sabar agar hasil yang dituai maksimal.

Nah, bagi Anda yang tertarik menerapkan langkah alami mendorong produksi air susu yang melimpah, berikut ini bocorannya.

  1. Pijat payudara

Tawaran ini sebetulnya bisa dengan mudah Anda jumpai di klinik maupun dokter spesialis kandungan tertentu. Namun jika Anda tidak punya waktu luang untuk mengunjinya, maka Anda bisa mempraktekannya di rumah.

Lakukan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat selama 2 menit 4-5 kali. Mulai pemijatan dengan memijat puting secara perlahan dari atas ke bawah.

Cara memperlancar asi yang kering selanjutnya Anda bisa melakukan gerakan ke arah atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada tiap payudara. Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral juga efektif mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

  1. Memompa asi

Inilah salah satu tindakan yang kerap dilakukan ibu saat payudara belum terasa kosong. Pompalah asi seusai menyusui. Hal ini akan menstimulasi produksi ASI. Aplikasikan hal yang serupa pada kedua payudara. Masalahnya, belum banyak yang tahu seperti apa langkah memompa asi yang benar.

Pilihlah pompa ASI yang tepat dan nyaman saat digunakan payudara. Bersihkan bagian corong yang diletakkan menghadap puting, selang khusus yang ditempatkan pada botol susu, dan panel khusus untuk memompa asi.

Pastikan tangan anda steril agar cara memperlancar asi yang kering ini optimal. Untuk jenisnya, terdapat pompa manual dan elektrik yang memanfaatkan listrik sebagai tenaga utamanya.

  1. Minum air putih

Porsi 8 gelas setiap hari setidaknya menjadi hal mutlak yang mesti dicukupi setiap orang. Ya, seperti yang Anda ketahui bahwa 65 % dari isi tubuh orang dewasa berupa cairan. Sehingga bisa dibayangkan apabila dehidrasi menimpa Anda.

Bukan hanya kinerja organ dalam yang terbatas, keadaan ini juga berdampak pada kulit Anda yang mengering, kehilangan fokus, bahkan ancaman ketidaknormalan metabolisme di dalam tubuh.

Dalam konteks yang lebih jauh lagi, kurangnya air putih yang dipasok mempunyai imbas pada kualitas asi yang dikeluarkan. Maka dari itu, penuhilah air mineral harian Anda. Untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar melakoni aktifitas yang padat.

  1. Hindari rokok

Pembunuh kelas kakap yang keberadaannya acapkali dianggap sebagai hal yang paling menjengkelkan ini rupanya menempati posisi yang dominan untuk kapasitas asi.

Padahal, di Indonesia sendiri hampir semua kawasan selalu dipenuhi dengan perokok. Disinilah Anda mesti waspada, terutama saat membawa buah hati bepergian keluar rumah.

Nikotin yang dibubuhkan dalam rokok dapat meracuni bayi. Ketika asap rokok dihirup, maka tidak menutup kemungkinan sesak nafas akan singgah.

Sindrom bayi mendadak mati, pneumonia, asma, dan bronchitis pun membayangi para perokok pasif di luar sana. Jauhkan bayi Anda dari rokok, pastikan tersedia ventilasi dikamarnya sirkulasi udara bisa berlangsung lancar.

  1. Batasi kopi dan minuman soda

Jika dulu Anda terbiasa mengganti sarapan pagi dengan segelas kopi. Maka sebaiknya berpikir dua kali saat anda bermaksud melakukan hal serupa. Kopi dan masyarakat Indonesia memang menjadi dua hal yang berkoneksi satu sama lain. Kebudayaan menyeruput kopi tak ubahnya sesuatu yang mutlak dan tidak dapat tersisihkan.

Namun tahukah Anda jika kopi menjadi penahan nafsu makan? Kopi yang dibekali kafein juga akan membuat Anda untuk terjaga lebih lama. Tidak jauh beda kafein dan soda yang diminum ibu menyusui akan bercampur dengan aliran susu dan dampaknya akan mendatangkan gangguan tidur pada bayi. Kalau sudah begini, tambah repot kan?.

  1. Jauhi obat-obatan antihistamin

Mayoritas orang mengindahkan cara memperlancar asi yang kering ini. Obat yang umum dipakai guna mengusir alergi seperti doksilamin, klorfeniramin maleat, deksklorfenirmin malet, dan zat dekongestan yang dijadikan komposisinya berpotensi menurunkan produksi ASI. Senyawa tersebut dengan gampang anda temukan pada obat pelega hidung tersumbat.

Bila Anda menyusui dan terserang flu, sebaiknya lakukan pengobatan secara alami seperti minum minuman dari herbal atau mandi air hangat.

Anda bisa meraciknya di rumah dengan memanfaatkan jahe, madu, jeruk nipis, atau ramuan lain yang tidak disertai indikasi berbahaya bagi tubuh.

  1. Harmoniskan hubungan dengan suami

Saat-saat seperti inilah diperlukan tali kasih yang erat antara suami dengan istri. Suami anda bisa memberikan dukungan berupa emosional. Mendampingi sang istri saat menyusui buah hati dan andil dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan malaikat kecil mereka.

Anda dapat melakukan hubungan intim setelah 6 bulan melahirkan. Setelahnya, hormnon oksitosin akan muncul dan melancarkan produksi asi.

Langkah ini baiknya diawali dengan pengosongan asi terlebih dahulu.

  1. Makanan bergizi

Mengkonsumsi makanan yang diperkaya dengan protein akan membuat produksi asi tidak mudah mengering. Sertakan katuk yang dibekali sterois dan polifenol yang berkontribusi dalam produksi prolaktin, pepaya, bayam, kacang-kacangan, kemangi, atau jinten hitam yang efektif membuat asi melimpah.

Sederet makanan tersebut dapat Anda racik menjadi ramuan atau masakan untuk disandingkan dengan nasi.

8 cara memperlancar asi yang sudah kering tersebut semoga dapat Anda jadikan panduan untuk terbebas dari persoalan pelik yang selama ini mencemaskan Anda.

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak – Wajar saja bila seorang ibu mengkhawatirkan jumlah asinya ketika ia mulai menyusui. Terlebih jika mengingat segudang kelebihan yang dimiliki asi tidak ditemukan pada susu formula mana pun.

Penelitian terbaru yang diterbitkan oleh jurnal Genome Biology dari Biomed Central edisi 30 April 2012 membeberkan bahwa asi mendukung terbentuknya komunitas bakteri yang menguntungkan di dalam usu.

Bayi yang disusui dengan asi mempunyai kandungan mikroba yang lebih beragam ketimbang bayi yang diberi susu formula.

Cara yang kerap digencarkan agar asi keluar banyak efektif mencegah penularan penyakit. Fakta ini didasarkan pada eksperimen Fakultas Kedokteran Universitas North Carolina baru-baru ini yang menyatakan bahwa air susu ibu punya daya bunuh tinggi terhadap virus penyebab AIDS (HIV).

Menilik banyaknya manfaat yang tersimpan pada ASI, tentu sangat disayangkan apabila Anda enggan menyusui buah hati lantaran bermacam alasan yang sejatinya bisa dengan mudah ditepis saat disandingkan dengan nilai plus dari asi sendiri.

Langkah efektif yang bisa Anda praketkkan agar asi keluar banyak antara lain dengan mengkonsumsi makanan yang ampuh mendongkrak produksi air susu agar melimpah. Metode ini tergolong aman lantaran tidak dibarengi dengan efek samping dan indikasi sekalipun diaplikasikan untuk jangka panjang. Syaratnya Anda harus konsisten agar hasil yang dituai maksimal.

7 Makanan Agar Asi Keluar Banyak

Berikut ini adalah beberapa tanaman yang bisa Anda jadikan referensi agar asi keluar banyak.

  1. Fenugreek

Tumbuhan ini biasanya dipasarkan dalam bentuk teh. Dimana konsumen dapat dengan mudah menikmatinya tanpa harus menyempatkan waktu untuk meraciknya terlebih dahulu. Herbal alami ini rupanya sudah sejak lama digunakan untuk menambah pasokan ASI. Sejumlah dokter mengatakan bahwa fenugreek yang dimasukkan ke dalam catatan diet Anda akan berpengaruh signifikan terhadap kadar air susu yang dihasilkan dalam seminggu.

Fenugreek yang digandrungi dengan maksud agar asi keluar banyak ini dibekali dengan zat besi, kalsium, vitamin, dan mineral yang mencukupi. Hindari konsumsi fenugreek yang melampaui batas karena bijinya merupakan dieuretic dan berpotensi menghilangkan cairan tubuh.

  1. Adas

Elemen jamu yang nyaris tidak pernah absen ini juga andil penuh dalam menghasilkan air susu yang berkualitas. Biji adas yang diracik menjadi jamu akan mencegah kolik pada bayi. Adas diperkaya dengan vitamin C, menyegarkan mulut, dan baik untuk melancarkan pencernaan. Biji adas bisa ditambahkan pada sayuran atau hidangan yang biasanya Anda santap ketika makan siang. Jika Anda pandai mengkombinasikannya, Anda pun dapat mengolahnya sebagai makanan penutup.

Adas biasanya dijual dalam bentuk yang sudah dikeringkan.

Tanaman yang diandalkan untuk mengobati sariawan ini umumnya dibudidayakan sebagai pengisi pekarangan rumah dan secara turun-temurun dimanfaatkan oleh wanita nusantara untuk menangani persoalan sedikitnya air susu.

  1. Jinten hitam

Obat alami agar asi keluar lancar ini awalnya digunakan untuk ramuan yang berasal dari Mesir, Timur Tengah, dan masyarakat India. Bentuknya yang tips menyerupai bulan sabit menyematkan sifat penyembuhan yang manjur. Jinten hitam tersedia dalam bentuk minyak hasil ekstraksi maupun kapsul siap minum yang dijual di apotek maupun supermarket.

Hebatnya, rempah ini dilengkapi dengan sekitar 100 senyawa kimia seperti asam lemak, protein, mineral, dan karbohidrat.

1 gram jinten yang dikonsumsi dua kali sehari selama empat minggu dapat meningkatkan rasio sel T dan dipercaya dapat melancarkan produksi ASI secara maksimal.

  1. Kemangi

Eksitensi tanaman yang mengusung sifat khas berbau langu dan berdaun kecil ini nampaknya tidak lekang oleh waktu. Komponen yang selalu ada dalam lalapan ataupun obat penghilang bau badan ini juga mampu memperbanyak asi bagi ibu yang sedang menyusui. Kemangi memiliki efek menenangkan, dan mampu menambah nafsu makan.

Kemangi bisa dimakan bersama sayuran atau dibuat sebagai air rebusan yang natinya siap diminum. Untuk menetralisir rasa pahitnya, Anda bisa menuangkan madu secukupnya.

Tumbuhan agar produksi asi lancar yang terpatri dengan nama khusus Ocimum basilicum ini dapat meredakan demam, masuk angin, menyehatkan mata dan mulut, anti inflamasi yang mencegah osteoporosis, dan menunda menopause karena senyawa triptofan.

  1. Pepaya

Buah yang kaya akan suplai vitamin A, C, kalsium, asam folat, dan enzim papain ini mampu mempermudah proses pencernaan protein. Ibu menyusui perlu banyak cadangan protein untuk memproduksi ASI. Pepaya yang mempunyai banyak cairan ini dapat dimakan ketika ranum, atau dibuat menjadi sup saat masih mengkal.

Banyak alternatif menghidangkan pepaya, misal sayur asam.

Anda juga bisa menyajikan segelas jus pepaya setiap hari, mengolahnya dengan dikombinasikan bersama madu atau kue yang rendah gula.

Penawar agar asi keluar banyak ini tidak akan menguras kantong anda, patokan harganya yang murah dan ketersediaannya yang tidak pernah habis di pasaran bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

  1. Havermouth (Oatmeal)

Selain berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan menjaga tekanan darah, oatmeal juga salah satu makanan yang memperbanyak asi. Wanita yang terbiasa sarapan setiap pagi dengan memakan havermouth akan merasa relaks dan memicu hormon oxytocin yang berpengaruh pada air susu ibu.

Pengganti karbohidrat kompleks yang kaya serat sekaligus masuk dalam daftar makanan sehat ini bisa disandingkan dengan segelas susu. Energi yang dipasok oleh oatmeal cocok sekali untuk kegiatan Anda yang multitasking.

Langkah pembuatan yang cukup mudah dan tidak menyita waktu membuat penggemar oatmeal terdiri dari berbagai kalangan, anak-anak hingga orang dewasa.

  1. Bayam

Pemilik zat besi yang ambil peran dalam pembentukan sel darah merah ini juga membawa Vitamin B yang akan mempertebal kekebalan tubuh si bayi. Agar asi keluar banyak, Anda bisa memasaknya menjadi sup, tumisan, atau mencampurnya dengan buah-buahan dan madu sebagai jus smoothies yang lezat.

Sayuran hijau dengan klorofil ini menyuguhkan vitamin A, C, E, K, protein, thiamin, riboflavin, asam folat, kalsium, magnesium, fosfor, dan kalsium.

Sama dengan sayur berwarna hijau lainnya, bayam mengandung enzim phytoestrogens ini dapat memperbanyak ASI.

Bayam juga berguna melawan sel kanker, menjadikan penglihatan lebih taja, jantung lebih sehat, dan menurunkan tekanan darah tinggi bekat sodiumnya.

Bagaimana? Masih bingung agar asi keluar banyak setelah membaca ulasan di atas?. Imbangi dengan olahraga ringan dan gaya hidup akurat agar hasilnya lebih memuaskan.

7 Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

7 Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan – Air susu ibu merupakan salah satu nutrisi penting yang wajib diterima oleh bayi. Mengingat segudang kandungan yang bermanfaat mendongkrak kecerdasan si buah hati, tentu sangat disayangkan apabila nutrisi pokok ini tergantikan dengan kehadiran susu formula yang notebene tidak dilengkapi senyawa penting sekompleks ASI. Memberi asi bukan saja perihal kewajiban seorang ibu kepada anaknya. Tindakan ini secara tidak langsung akan memperkuat ikatan emosional yang diantara mereka.

Miris bukan main saat banyak ibu diluar sana tidak mau menyusui anaknya dengan berbagai alasan. Padahal cara melancarkan asi setelah melahirkan setidaknya bisa mereka jadikan panduan untuk mengatasi sederet problema, seperti tersumbat saluran susu yang berpengaruh pada kuantitas asi. Sebelum mempraktekkan beberapa langkah tersebut, ada baiknya jika Anda mengenali lebih dulu beberapa penyebab air asi keluar sedikit atau tidak sama sekali, diantaranya:

  1. Faktor gen atau keturunan
  2. Kekurangan asupan gizi yang dimakan ibu
  3. Sinyal dari keberadaan penyakit tertentu, misal kanker payudara
  4. Adanya penyumbatan pasca operasi
  5. Kecilnya ruang penyimpanan asi (tidak ada hubungannya dengan besar payudara)
  6. Lifestyle yang tidak sehat

Sejatinya masih terselip banyak hal yang mengganggu kelancaran produksi air susu ibu. Namun bukan berarti Anda tidak bisa berusaha untuk keluar dari belitan persoalan yang pelik tersebut. Buktinya sejumlah cara melancarkan asi setelah melahirkan ini dapat Anda jadikan alternatif jitu yang menjanjikan.

Cara Melancarkan Asi Setelah Melahirkan

  1. Makanan peningkat produksi asi
  • Som Jawa

Nama tanaman yang satu ini mungkin terkesan asing bagi kebanyakan orang. Namun siapa sangka jika som Jawa diperkaya dengan segudang nilai plus. Sebut saja menjaga stamina tubuh, dan yang terpenting memperbanyak asi seusai persalinan. Anda bisa mengolahnya sebagai tumisan yang lezat dan dikombinasikan dengan bahan lain agar semakin menggoda.

  • Daun murbei

Buah kecil yang beken dengan sebutan arben ini merupakan buah yang digemari karena rasanya yang asam manis. Buah murbei menyimpan sejuta kegunaan terutama di bidang kesehatan dan kecantikan, sehingga banyak dibudidayakan. Selain buahnya yang bisa dimakan secara langsung, cara melancarkan asi setelah melahirkan bisa diaplikasikan dari daunnya yang dimasak menjadi oseng atau sejenisnya.

  • Akar jombang

Nama lain dari tumbuhan ini adalah Dandelion. Bunganya kalau sudah tua berwarna putih dan bisa beterbangan apabila ditiup. Akar jombang mampu membantu proses produksi asi. Cuci akar jombang dan potong tipis-tipis. Didihkan air sebanyak 2 atau 3 gelas dalam sebuah panci lalu masukkan akar jombang. Biarkan hingga menguap dan menyisakan air setengahnya. Dinginkan dan saring.

  • Kubis

Siapa yang tidak familiar dengan sayuran pelengkap sup atau lalapan ini?. ternyata kubis mampu meningkatkan produksi asi berkat kandungan yang baik di dalamnya. Namun Anda tidak dianjurkan untuk memakannya dengan sambal lantaran kurang baik bagi kualitas asi.

  1. Rutin menyusui

Teratur menyuplai asi kepada bayi secara bergantian antara payudara bagian kanan dan kiri, 2-3 jam sekali, dapat mengirim perintah ke otak untuk membuat asi mengalir secara optimal. Memang pada awal Anda menyusui, asi yang keluar tidak langsung dalam jumlah yang banyak. Tapi dengan diterapkannya cara ini, asi akan terangsang perlahan.

Atur jadwalnya, namun Anda pun tidak boleh menyuguhkan asi secara berlebihan. Sebab si kecil yang kekenyangan akan memuntahkan asinya, sehingga nutrisi yang ia butuhkan akan kurang.

Prinsip cara melancarkan asi setelah melahirkan ini berdasarkan pada supply dan demand, artinya tubuh memproduksi asi sesuai kebutuhan bayi

  1. Membersihkan puting dan melakukan pijatan

Cara melancarkan asi setelah melahirkan sebenarnya bisa dimulai dari trisemester pertama. Bersihkan puting susu dengan baby oil sebelum mandi agar jalan keluar ASI lancar. Lakukan sambil memilin-milin puting terutama pada lipatan di ujung puting. Terapkan tips ini beberapa hari sekali.

Anda juga bisa menjajal pijatan payudara dengan memakai minyak kelapa murni. Gerakan melingkar yang dimulai dari bagian bawah payudara ke atas selama 10 sampai 15 menit dengan pelan atau mengompres payudara dengan handuk dan air hangat akan mengatasi tersumbatnya saluran air susu yang berimbas pada sedikitnya ASI. Cara melancarkan asi setelah melahirkan ini dapat Anda praktekkan sendiri di rumah.

  1. Memompa asi

Bagi ibu baru, keterampilan menyusui belum maksimal. Kesalahan posisi menyusui acapkali mempengaruhi asi yang dikeluarkan. Gunakan pompa setiap kali selesai menyusui. Jangan pedulikan berapa banyak asi yang Anda dapat, karena tujuan diberlakukannya tips ini adalah menjadi perangsang dan stimulasi pada payudara.

Metode ini secara tidak langsung dapat mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan bayi sehingga payudara memproduksi ASI kembali untuk mengganti ASI yang sudah keluar. Hilangkan keraguan untuk mengaplikasikan cara melancarkan asi setelah melahirkan ini.

  1. Skin to skin contact

Situasi in bisa dibilang sebagai momen paling membahagiakan. Bayi yang disusui dalam keadaan telanjang mendapatkan kontak langsung ke kulit dada kita. Hal ini juga efektif menghasilkan banyak asi.

Emosi yang terjalin begitu erat akan menyuruh otak untuk lebih banyak lagi memasok ASI. Beberapa negara yang mendukung program ibu menyusui menganjurkan skin to skin contact sebagai treatment sekaligus program apik yang disupport penuh oleh pemerintahnya.

  1. Memilih KB yang tepat

Pil mini adalah pil KB yang paling disarankan untuk ibu menyusui karena tidak berpengaruh terhadap hormon yang diperlukan untuk memproduksi asi. Pilihan lainnya adalah trik yang tidak menyangkut KB, misalnya hormon. Untuk referensinya, anda bisa menjajal LAM (Lactational Amenorrhea Method), Spermisida yang berupa jel, busa, spons, dan dioleskan pada vagina dengan tujuan membunuh sperma.

  1. Posisi menyusui

Banyak orang yang tidak terfikirkan untuk mencari tahu bagaimana cara melancarkan asi setelah melahirkan ini. Ibu yang baru saja menyusui sering merasa sakit pada putingnya. Akibatnya banyak yang berhenti dan memberi susu formula. Kesalahan perlekatan dapat membuat puting nyeri saat dihisap oleh bayi. Cross Cradle memposisikan kepala bayi pada payudara kiri, dengan tangan kanan menopang tubuh dan leher bayi. Tangan kiri sambil memegang payudara sambil memijat ke arah puting.

Demikian cara melancarkan asi setelah melahirkan. Semoga ibu tidak terkendala lagi dalam menyusui si kecil.

 

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja – Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti berarti Anda tidak bisa melebarkan sayap untuk berkarir. Selama kiprah yang anda pilih tidak terlalu menyita waktu untuk mengurus anak dan suami, maka tidak ada salahnya jika anda menekuni pekerjaan tersebut.

Namun, seringkali seorang ibu dilanda kebingungan saat ia harus memenuhi kewajibannya untuk memberikan susu bagi si buah hati. Sesibuk apapun Anda, pastikan tidak melupakan satu hal ini. Asi yang notabene makanan pokok mampu menyuplai nutrisi memadai dan tidak ada tandingannya.

Berkaca dari gambaran di atas, anda tentu memerlukan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja yang efektif bukan?. Ya, berbekal pengetahuan ini setidaknya anda bisa bernafas lebih lega lantaran tumbuh kembang malaikat kecil di rumah tidak akan terganggu.

5 Cara Memperbanyak Asi Untuk Ibu Bekerja

Asi yang dihasilkan setiap ibu tentu tidak sama, hal ini bergantung pada kapasitas penyimpannya. Secara keseluruhan, saluran air susu juga bisa mengalami penyumbatan akibat beberapa hal, seperti:

  • Faktor keturunan atau gen
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Kurang berolahraga
  • Terlalu banyak konsumsi alkohol, soda, dan kafein
  • Stress

Nah, khusus untuk wanita karir, poin yang terakhir inilah yang mesti Anda jadikan peringatan agar sepadat apapun rutinitasnya, Anda bisa meminimalisir depresi atau mengontrol emosi agar lebih stabil. Anda tentu tidak inginkan kalau si kecil rewel gara-gara makanannya tidak bisa dipenuhi?.

Sebelum Anda mengaplikasikan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja, ada baiknya jika Anda menyimak baik-baik segudang nilai plus yang tersemat pada asi berikut ini:

  • Asi dilengkapi dengan DHA, AA, Omega 6, Laktosa, taurin, protein, laktobasius, laktoferin, dan lisozim yang semuanya dalam takaran yang pas untuk bayi.
  • Dengan menyusui, kedekatan emosional antara ibu dan bayi akan lebih erat. Jadi bukan hal yang aneh lagi kalau anak yang memperoleh asi eksklusif dari ibunya cenderung lebih akrab dan terbuka dengan sang ibu.
  • Meningkatkan sistem imunitas. Asi mempunyai keunggulan lain untuk pembentukan daya tahan tubuh yang akan menghindarkan anak dari resiko terserang penyakit.
  • Air susu ibu tidak basi dan selalu segar lantaran tidak terjadi kontak langsung dengan tangan maupun benda lainnya.
  • Penyimpanannya yang terletak di payudara menjadikan asi steril dan terjaga dengan suhu yang dibutuhkan buah hati. Karena proses pembuatannnya tidak dimasukkan ke dalam botol, asi tidak akan tercemar dengan senyawa atau bakteri yang berbahaya.

Tantangan Anda sebagai wanita karir sekaligus ibu memang kerap membuat kepala pusing. Namun dengan menerapkan sederet cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja di bawah ini pasokan asi untuk bayi akan berjalan lancar.

  1. Manfaatkan waktu cuti untuk menyusui

Artinya, Anda diharuskan untuk menyuguhkan asi lebih sering ketimbang saat hari kerja seperti biasanya. Misal saat tanggal merah atau masa cuti berlangsung, Anda bisa menggunakannya untuk menyusu bayi 2-3 jam sekali. Tindakan ini akan mengirimkan perintah ke otak untuk memproduksi asi lebih banyak. Jika Anda telaten menyusui, kapasitas asi yang dihasilkan akan bertambah 3-7 hari setelah dipraktekkanya instruksi tersebut.

Cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja ini mengikuti prinsip supply anda demand, dimana payudara hanya akan memunculkan asi sesuai dengan porsi yang dibutuhkan bayi. Jika Anda jarang menyusui, tidak menutup kemungkinan jika asi tersumbat.

  1. Banyak mengkonsumsi makanan bergizi

Ibu yang menyusui bayinya akan menguras banyak energi dan tenaga yang terdapat di dalam tubuh. Terutama untuk anda wanita karir, yang secara tidak langsung anda perlu double cadangan energi agar stamina tetap bugar. Maka asupan bergizilah yang bisa anda mintai pertolongan.

Dengan menyantap makanan empat sehat lima sempurna, dari sayuran segar dan buah-buahan, anda akan disuplai vitamin, lemak, mineral, serta sejumlah zat lain yang akan mendorong produksi air susu untuk bayi. Hidangan dengan nilai gizi yang mumpuni juga berefek pada kualitas asi. Untuk menyukseskan cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja ini Anda harus menghindari junk food maupun makanan cepat saji.

  1. Dukungan dari keluarga

Anda tidak bisa berdiri sendiri tanpa support dari suami dan orang-orang tercinta di sekeliling Anda. Sebelum Anda memutuskan untuk berbijibaku dengan bidang yang anda geluti saat ini, bahan pertimbangan yang matang atas persetujuan yang Anda terima tentu bukan perkara gampang. Apalagi jika menyangkut buah hati.

Karena tidak bisa mendampinginya secara langsung, Anda mungkin akan menyerahkan sedikit tanggung jawab kepada mertua, ibu, atau pengasuh untuk merawat anak.

Disinilah cara memperbanyak untuk bagi ibu bekerja menampakkan keikutsertaannya. Suami seharusnya memberikan Anda motivasi serta memelihara keharmonisan rumah tangga, meringankan beban pikiran, dan semacamnya.

  1. Memerah asi saat berada di kantor

Langkah ini akan menstimulasi asi agar lancar. Pada dasarnya semakin banyak kebutuhan air susu yang dikeluarkan akan semakin banyak pula tubuh memproduksi ASI. Anda tidak perlu malu atau canggung, perah asi ditempat tertutup agar Anda bisa dengan leluasa menghasilkan asi yang banyak. Teknik memerah air susu yang benar adalah sebagai berikut.

Gunakan tangan dan pastikan steril. Letakkan ibu jari di atas puting dan jari telunjuk serta jari tengah di bagian bawah puting. Tanpa merubah posisi jarinya, dorong payudara anda ke arah depan seperti sedang memijat. Jangan remas payudara atau putingnya. Pemakaian pompa sejatinya tidak disarankan. Namun anda bisa menjadikannya sebagai alternatif saat tangan sudah terasa pegal.

Tempatkan asi tersebut dalam botol yang di tutup rapat, beri label mengenai tanggal dan waktu pemerahan asi.

  1. Pijat payudara

Sebetulnya Anda bisa mendatangi klinik atau ahli pijat untuk hal ini. Namun jika Anda tidak sempat meluangkan waktu, Anda pun bisa mengaplikasikannya sendiri. Lakukan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat selama 2 menit 4-5 kali. Mulai pemijatan dengan memijat puting secara perlahan dari atas ke bawah. Cara memperbanyak asi untuk ibu bekerja yang selanjutnya Anda bisa melakukan gerakan ke arah atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada tiap payudara. Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral juga efektif mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

Bagaimana? Ibu sudah tidak bingung lagi kan?.