Waspada Benjolan Keras Di Payudara Pada Ibu Menyusui

Benjolan Keras Di Payudara Pada Ibu Menyusui

Waspada Benjolan Keras Di Payudara Pada ibu Menyusui

Deteksi payudara merupakan salah satu hal yang paling penting. Sebab payudara yang merupakan salah satu bagian dari organ wanita yang paling penting harus dipelihara. Menjaga kesehatan payudara serta mewaspadai keberadaan sesuatu yang tidak lazim yang ada di payudara merupakan salah satu hal yang paling penting. Sehingga para wanita harus lebih waspada dengan keberadaan benjolan pada payudara. Hampir semua wanita yang ada di dunia memiliki sedikit benjolan pada daerah payudara. Benjolan payudara yang sering sekali diidentikkan dengan kanker pada dasarnya tidak semuanya adalah kanker.  Salah satunya bisa saja terjadi pada ibu yang sedang menyusui. Benjolan keras di payudara pada ibu menyusui harus selalu diwaspadai keberadaannya dan harus segera dikenali penyebabnya.

Penyebab Benjolan Keras DI Payudara Pada Ibu Menyusui

Benjolan pada payudara yang bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja bisa menjadi sebuah bencana jika tidak segera dilakukan penanganan. Melakukan penanganan secara serius terhadap adanya benjolan pada area payudara memungkinkan kesehatan organ penting wanita bisa senantiasa terjaga. Jika seorang ibu yang sedang menyusui tiba-tiba menemukan adanya benjolan pada payudaranya, maka berikut adalah kemungkinan penyebab dari adanya Benjolan keras di payudara pada ibu menyusui yang harus segera dilakukan penanganan secara serius:

Benjolan Keras Di Payudara Pada Ibu Menyusui

  • Adanya fibroadenoma. Fibroadenoma sejatinya sama sekali tidak berbahaya. Fibroadenoma ini sebenarnya lebih dikenal dengan istilah mastitis. Benjolan pada payudara yang sering disebut sebagai mastitis ini disebabkan oleh adanya kelebihan produksi kelenjar susu. Kelenjar susu akan memproduksi susu selama ibu masih sangat aktif menyusui. Gejala ini biasanya akan nampak jika seorang ibu tidak menyusukan seluruh air susu yang diproduksinya kepada bayinya. Hal ini sangat memungkinkan terjadi. Mengingat ada beberapa golongan ibu yang memiliki produksi susu yang berlimpah. Namun bayi tidak sanggup menyusu seluruh air susu yang diproduksi oleh ibunya sampai habis. Akibatnya air susu yang tidak berhasil dikeluarkan atau tidak di susukan tadi berubah menjadi benjolan yang sering disebut sebagai mastitis.
  • Infeksi bakteri. Benjolan pada payudara ketika ibu sedang menyusui sebenarnya bisa saja terjadi karena ibu terkena infeksi virus atau bakteri di daerah payudara. Kemungkinan adanya infeksi kemungkinan karena puting ibu terkena bakteri ketika mulut bayi masuk sedang menyusui dengan ibunya. Selain itu, ada juga karena saluran susu yang tertutup. Saluran yang tertutup ini menyebabkan bayi sulit menyusui. Akibatnya ketika bayi tidak sempurna menghabiskan susunya, maka susu akan kembali ke saluran susu. Akibatnya akan terjadi benjolan pada bagian payudara karena saluran susu yang tertutup dan menimbulkan benjolan akibat adanya infeksi bakteri.

Mencegah Benjolan Payudara

Meskipun benjolan pada daerah payudara ketika ibu sedang menyusui bukan suatu hal yang berbahaya, namun jika tidak segera diatasi, maka benjolan ini akan berubah menjadi kanker. Meskipun demikian, Benjolan keras di payudara pada ibu menyusui sebenarnya masih bisa di cegah dengan melakukan beberapa tindakan ringan untuk memperlancar asi keluar. Berikut adalah caranya:

  • Susukan sampai habis susu yang ada di saluran susu Anda kepada bayi Anda menyusukan sampai habis susu yang diproduksi mampu mencegah terjadinya benjolan. Namun jika bayi Anda tidak mampu menghabiskan susunya di payudara sampai habis, maka hal paling penting yang harus Anda lakukan adalah melakukan pompa asi dan menyimpannya di dalam botol kaca. Melakukan pumping asi untuk mengosongkan payudara menjadi salah satu langkah paling bijak yang bisa Anda lakukan ketika bayi tidak habis menyusu pada Anda.
  • Jika yang terjadi adalah saluran susu Anda tersumbat atau asi tidak bisa keluar, maka Anda bisa melakukan beberapa tindakan. Salah satunya adalah dengan membersihkan area puting sebelum menyusui. Selain akan menjamin puting senantiasa bersih sebelum disusukan ke bayi, tindakan ini mampu membuat kotoran pergi dari puting Anda. Selain itu lakukan pengompresan pada area payudara sebelum menyusui juga ikut membantu air susu bisa keluar dengan lancar. Sehingga ketika air hangat yang Anda gunakan untuk mengompres payudara akan sedikit memberikan bantuan terhadap saluran susu supaya lebih lancar.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

Penyebab Dan Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

Kebahagiaan seorang ibu adalah ketika bisa memberikan ASI eksklusif pada bayi tercinta. Namun, bagi yang baru pertama kali merasakan pasti pernah mendapai rasa nyeri pada puting sehingga kurang nyaman. Dalam artikel ini, anda bisa baca dulu cara mengatasi payudara perih saat menyusui dan juga ketahui penyebabnya. Untuk itu, mari kita bahas dulu apa saja penyebab dari rasa nyeri yang biasa anda rasakan saat sedang member ASI. Untuk yang pertama, adalah tongue tie. Hal ini disebabkan karena sang anak masih belum bisa menggerakkan mulutnya dengan benar sehingga akan minum dengan membuat rasa tidak nyaman pada sang bu. Yang kedua, adalah dermatitis. Kondisi ini adalah dimana anda sedang alami gangguan pada area puting yang disebabkan salah penggunaan sabun atau pun produk lainnya. Bisa jadi anda malah merasa gatal dan perih saat merasakan ini. Lalu, anda juga bisa merasa nyeri karena bayi sedang tumbuh gigi. Akan jadi fase yang tidak nyaman saat anak sudah mulai tumbuh gigi sehingga bisa jadi gigi akan sedkit melukai bagian puting. Oleh sebab itu, anda bisa coba atasi rasa nyeri yang ada dengan cara berikut ini.

Ketahui Beberapa Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

Ketika anda merasa nyeri yang tidak tahan saat member ASI padahal bayi sangat membutuhkannya, maka ada hal yang bisa dilakukan. Anda bisa kurangi rasa nyeri yang sering mengganggu sehingga tidak akan membuat anda tidak nyaman saat anak sedang minum ASI.

Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

  1. Anda bisa mulai dari perhatikan penggunaan bra yang tepat. Bra terkadang menjadi factor yang membuat posisi puting menjadi kurang nyaman. Sehingga pastikan anda menggunakan bra yang pas dan tidak membuat anda merasa kesakitan.
  2. Jika ada infeksi seperti dermatitis tadi, anda bisa coba pergi ke dokter. Dengan ini anda bisa dapat saran dan juga obat yang direkomendasikan sehingga sudah tidak perlu bingung lagi bagaimana cara atasi masalah dermatitis tadi.
  3. Untuk yang lainnya, anda bisa coba posisi yang paling nyaman saat hendak menyusui. Posisi sangat menentukan dimana anak akan menyusu pada anda. Sehingga pastikan anda tidak merasa sakit nanti misal dengan berbaring dalam posisi miring.
  4. Sebelum menyusui, anda juga bisa melakukan kompres pada payudara terlebih dahulu. Lakukan cara mengatasi payudara perih saat menyusui yang satu ini dengan menggunakan air hangat sehingga lebih baik. Dan ketika sudah menyusui bisa dengan air dingin atau dengan kubis putih. Hal ini juga bagus dalam menghindari adanya pembengkakan yang tidak nyaman nantinya.
  5. Anda juga bisa menyusui saat anak sedang tidak rewel. Hal ini bantu kurangi terjadinya luka saat anak sedang menyusu. Jika anak sedang rewel dan baru anda tawarkan, biasanya akan ada banyak gerakan sehingga nantinya malah sulit buat anda terhindar dari rasa nyeri.
  6. Jika anda masih merasa nyeri, maka anda bisa peras susu terlebih dahulu dan berikan dengan dot. Hal ini biasanya juga menjadi alternatif yang baik apa lagi saat ini sudah ada media yang bisa bantu anda untuk tetap jaga kualitas ASI meskipun ditaruh dalam botol. Bahkan hal ini juga disarankan saat anda sedang bepergian.

Saran Dari Dokter Untuk Cara Mengatasi Payudara Perih Saat Menyusui

Jika anda memiliki dokter pribadi, maka anda bisa coba konsultasi. Atau anda bisa juga pergi ke ahli laktasi sehingga tidak bingung untuk cari saran yang anda inginkan dan cocok dengan kondisi menyusui anda tentunya. Jadi, itulah hal yang bisa anda ketahui soal penyebab dan juga cara mengatasi rasa nyeri dan perih ketika sedang menyusui. Pastikan anak anda tetap dapatkan ASI terbaik sehingga anda tidak akan berikan ASI yang tidak sempurna. Jika terjadi keluhan segera pergi ke dokter. Namun, untuk cara yang lebih cepat bisa ikuti cara mengatasi payudara perih saat menyusui di atas seperti yang sudah diperjelas sebelumnya. Jadilah ibu siaga dan tahu atasi masalah laktasi untuk si kecil.

Bolehkan Ibu Menyusui Minum Kopi?

Bolehkan Ibu Menyusui Minum Kopi

Bolehkan Ibu Menyusui Minum Kopi?

Minum kopi menjadi salah satu pro kontra bagi sebagian ibu menyusui. Jika anda salah satunya pasti sering bertanya, bolehkah ibu menyusui minum kopi? Memang benar jika kandungan kafein dalam kopi terlalu banyak dikonsumsi apa lagi saat sedang menyusui, akan mempengaruhi kondisi ASI yang diberikan pada bayi. Untuk itu, anda mesti tahu apa pengaruhnya kafein dan seberapa banyak takaran yang masih ditoleransi tubuh terutama menyangkut pemberian ASI eksklusif pada si buah hati. Sebenarnya, jika anda mengkonsumsi kopi, maka kandungan kafein yang akan masuk dalam ASI berkisar 1% dan bergantung seberapa banyak anda minum kopi tersebut. Perlu dipahami juga kalau yang bisa sebabkan kandungan kafein meningkat dalam pemberian ASI juga dipengaruhi makanan atau minuman lain, seperti the, coklat, dan masih banyak lagi.

Membahas Fakta Terkait; Bolehkan Ibu Menyusui Minum Kopi?

Memang tidak mudah buat seseorang menghentikan kebiasaan minum kopi. Apa lagi kopi tersebut memang sudah pasti mengandung banyak kafein. Jika anda adalah seorang ibu yang sedang dalam menyusui, pasti sangat paham kalau hal ini nanti bisa berpengaruh pada kondisi si bayi. Untuk itu, mari dilihat lebih dalam soal fakta dari konsumsi kopi untuk anda yang memang gemar minum kopi dari saat sebelum anda mengandung.

Bolehkan Ibu Menyusui Minum Kopi

  1. Perlu diperhatikan kalau kandungan kafein yang ada dalam kopi pasti akan tersalur ke dalam ASI. Kafein ini sendiri bisa merubah zat besi yang ada di dalam kopi tersebut. padahal, zat besi adalah kandungan yang tidak bisa disepelekan untuk memberikan bayi nutrisi yang bagus pula. Oleh sebab itu, perlu dipertimbangkan lagi untuk anda seorang ibu yang masih menyusui jika mau meminum kopi.
  2. Fakta yang kedua dalam hal ini adalah bayi bisa jadi terkena banyak resiko organ. Tahukah anda jika anda meminum kopi terlalu sering pada saat masih menyusui dimana usia byi masih di bawah 3 bulan, maka akan sangat berbahaya bagi kesehatan bayi? Hal ini benar karena memang ASI yang diberikan akan bertumpu pada bayi yang meminumnya. Semakin banyak kopi semakin banyak kandungan kafein yang ada di tubuhnya. Sedangkan dalam tubuh bayi masih banyak organ yang belum bisa menerima kandungan kafein dengan lebih baik. Oleh karena itu, sangat penting buat anda memahami jika ada pertanyaan bolehkah ibu menyusui minum kopi?
  3. Selain itu, pada dasarnya kopi bisa membuat anda sebagai ibu sulit tidur. Kurangnya waktu istirahat karena banyak minum kopi akan pengaruh sekali pada kualitas ASI dan imunitas. Selain kafein yang tinggi, anda pun tidak memiliki kondisi yang agus serta nutrisi yang cukup untuk si buah hati.
  4. Jika anda banyak konsumsi kopi secara berlebihan, maka anda malah cenderung mengalami asam lambung yang berlebih. Asam lambung ini sangat membuat rasa tidak nyaman di dalam perut. Apa lagi jika ini sampai diterima oleh bayi yang konsumsi ASI anda. Maka bisa dibayangkan kalau hal ini nanti akan sangat beresiko untuk kesehatan bayi anda sendiri.
  5. Lebih baik untuk berusahan hentikan kebiasaan minum kopi pada saat anda masih menyusui. Meskipun berat, tetapi hal ini penting demi kesehatan si buah hati. Anda mesti tahu kalau hal ini akan sangat pengaruh ke dalam nutrisi ASi apabila diteruskan dalam jangka waktu yang lama.

Pertimbangan Tepat Untuk Menjawab; Bolehkan Ibu Menyusui Minum Kopi?

Sedikit lagi kita bahas soal kafein dalam kopi, untuk orang yang sehat kopi juga sangat pengaruh dan bisa berikan resiko yang tidak baik jika dikonsumsi berleihan. Apa lagi anda yang sedang menyusui setidaknya jangan sampai malah minum kopi dengan aturan yang sesuka hati anda. Jika terlalu banyak, maka akan berakibat fatal untuk bayi. Gantilah kebiasaan minum kopi dengan minum susu atau pun makan buah yang segar. Anda bisa temukan khasiat dan manfaat yang lebih baik, sehingga bolehkah ibu menyusui minum kopi? Jawabannya, lebih baik tidak selama anda masih menyusui si buah hati tercinta.

Bolehkah Ibu Menyusui Ikut Donor Darah?

Bolehkah Ibu Menyusui Ikut Donor Darah

Bolehkah Ibu Menyusui Ikut Donor Darah?

Jika anda adalah seorang ibu menyusui, maka ada banyak hal yang mesti diperhatikan. Salah satunya adalah bolehkah ibu menyusui ikut donor darah? Hal ini menjadi pertanyaan yang ternyata masih sering muncul terutama pada ibu muda saat ini. Banyak yang ragu dengan jawaban yang ada. apa lagi saat sedang menyusui pastinya akan butuh ASI yang cukup sehingga apakah donor darah akan pengaruh pada pemberian ASI untuk si buah hati? Untuk tahu jawabannya dengan lebih pasti, maka berikut ini ada sedikit info yang bisa anda pahami. Jadi, perhatikan dengan seksama sehingga tidak akan membuat kandungan ASI yang anda miliki turun kualitasnya terutama untuk sang buah hati tercinta.

Membahas Hal- Hal Yang Terkait Dalam; Bolehkah Ibu Menyusui Ikut Donor Darah?

Menyusui bagi para ibu adalah menjadi momen penting. Sang ibu bisa berikan ASI dengan kualitas yang bagus terutama untuk dukung tumbuh kembang anak semakin membaik. Akan tetapi, kalau sampai anda sebagai salah satu ibu terbiasa mendonorkan darah saat masih belum memiliki anak, apakah kegiatan ini masih diperolehkan saat anda sedang menyusui. Berikut ini penjelasannya yang bisa bantu anda sedikit memahami keputusan donor atau tidak.

Bolehkah Ibu Menyusui Ikut Donor Darah

  1. Dalam beberapa penelitian yang dilakukan oleh peneliti dunia, ada yang memberikan jawaban yang beragam. Sebagian menyatakan boleh asalkan seorang ibu yang menyusui sudah melewati masa pemberian ASI eksklusif. Namun, ada juga yang tidak membenarkan hal ini. Bahkan ada juga buat anda yang mau donor darah dan masih menyusui diperbolehkan untuk donor darah. Dengan catatan kalau anda sendiri tidak anemia.
  2. Jika dilihat lagi, seorang ibu yang sedang dalam masa menyusui jangan sampai kekurangan darah. Jadi, bisa dikatakan kalau anda mau donor darah, hal yang dikhawatirkan adalah kekurangan darah. Untuk itu, akan lebih baik untuk tidak usah mendonor.
  3. Keputusan untuk donor darah saat sedang menyusui juga menjadi salah satu yang bisa dipertimbangkan seseorang dilihat dari kondisi kesehatan. Jika anda memiliki riwayat kesehatan bagus maka anda bisa donor. Namun, anda tidak usah khawatir karena saat anda mau donor semua pengecekan kesehatan akan dilakukan sehingga akan ada jawaban dari tiap kondisi individu yang hendak mendonorkan darahnya. Hal ini juga termasuk anda yang merupakan ibu menyusui.
  4. Jika seorang ibu masih dalam usia 6 bulan selepas melahirkan, maka akan lebih baik untuk tidak mendonor darah. Dalam masa ini anda sedang dalam pemberian ASI eksklusif, sehingga jika ditanya bolehkah ibu menyusui ikut donor darah? Maka jawabannya cenderung menjadi tidak. Namun, anda bisa konsultasikan lagi pada dokter yang akan bertanggung jawab dalam hal donor darah ini terkait dengan anda yang masih aktif menyusui sang buah hati.

Kekhawatiran Dari Pertanyaan; Bolehkah Ibu Menyusui Ikut Donor Darah?

Jika menurut beberapa ahli kesehatan donor darah itu selalu aman untuk siapa saja yang memenuhi syarat, maka sekilas yang hanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Biasanya hal ini mencakup pada kondisi seseorang sehat jasmani dan rohani berat, badan minimal 45 kg, tidak sedang menderita penyakit tertentu, dan juga tidak sedang mengkonsumsi obat- obatan. Namun, jika anda ibu yang sedang menyusui akan beda lagi pertimbangannya. Anda masih dilihat apakah sedang dalam masa pemberian ASI ekslusif tidak.selain itu, jika anda donor maka yang ditakutkan adalah kandungan ASI yang berkurang nutrisinya karena sang ibu harus kekurangan darah yang mungkin berbeda dari sebelum donor. Hal ini juga bisa jadi berimbas pada kondisi kesehatan sang buah hati. Untuk itu, lebih baik setiap ibu yang merasa ingin donor darah bisa datangi dokter pribadinya. Dengan konsultasi kekhawatiran yang ada pun bisa hilang. Bahkan dengan melakukan donor maka akan ada regenerasi dari sirkulasi darah yang ada di tubuh anda. Maka dari itu, jika ada pertanyaan soal bolehkah ibu menyusui ikut donor darah, jawabannya akan bergantung pada kondisi kesehatan ada sebagai seorang ibu yang sedang dalam masa pemberian ASI.

Rekomendasi Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Di Usia 6 Bulan

Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk

Rekomendasi Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Di Usia 6 Bulan

Bayi di bawah usia 6 bulan pasti sedang dalam masa adaptasi dan rentan terhadap penyakit. Lalu, apa yang mesti anda lakukan jika bayi anda terserang batuk? Ternyata jawabannya ada di makanan. Anda bisa bantu sembuhkan kondisi bayi dengan konsumsi makanan ibu menyusui saat bayi batuk berikut ini. Dengan ini, penyembuhan lebih yang akan dilakukan akan lebih efektif. Semua makanan yang ibu makan akan diambil nutrisinya dan juga berpengaruh kepada kualitas ASI yang diberikan. Untuk itu, penting bagi anda untuk mencatat makanan apa saja yang bisa bantu recovery bayi anda terutama saat sedang batuk. Berikut ini ada sedikit saran makanan yang bisa anda jaga saat bayi sedang sakit. Jadi, jangan hanya minum obat yang disarankan dokter tetapi akan lebih baik kalau diobati dari ASI melalui makanan.

Lihat Beberapa Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Yang Bantu Proses Recovery

Berikut ini anda bisa lihat daftar makanan apa yang perlu untuk dijaga saat bayi sedang dalam kondisi sakit karena batuk. Anda bisa ingat dan jangan lupa imbangi dengan pola makan yang baik serta minum air putih yang teratur. Hal ini akan sangat berpengaruh untuk produksi ASI yang berkualitas.

Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk

  1. Untuk jenis makanan yang pertama untuk tetap dijaga oleh para ibu adalah buah. Buah menjadi makanan yang memiliki resiko yang rendah. Justru buah akan menjadi salah satu jenis makanan yang juga toleransi ke dalam badan juga bagus. Untuk itu saat bayi anda sedang terserang batuk yang sering menjadi masalah tidurnya, maka anda bisa konsumsi buah secara teratur. Untuk jenis buah yang disarankan adalah buah yang mengandung vitamin yang tinggi. Jika iu berhasil konsumsi buah dengan vitamin yang tinggi, maka sistem kekebalan tubuh bayi juga akan bagus. Namun, jangan sering konsumsi buah jeruk. Asamnya yang juga mengandung vitamin C ternyata tidak mudah diterima oleh perut si kecil. Akan lebih baik untuk ganti dengan papaya atau buah lain dengan kandungan vitamin C yang bagus namun tidak membuah pencernaan terganggu.
  2. Sayur juga menjadi salah satu jenis makanan ibu menyusui saat bayi batuk. Makanan yang satu ini adalah makanan yang cenderung beri anda lebih banyak serat. Namun, saat bayi batuk ternyata sayur juga sangat berpengaruh penting. Untuk sayur yang mau anda konsumsi juga sebaiknya sayuran hijau. Pastikan anda jaga kebersihannya sebelum anda masak. Jangan lupa dimasak dengan tingkat matang yang bagus. Hal ini akan pengaruh ke dalam kandungan sayur tersebut saat anda konsumsi. Dengan sayur ini juga jangan anda masak terlalu pedas. Makanan pedas malah cenderung akan lagi buat bayi anda menjadi diare. Hal ini pasti sangat dihindari sehingga harus sangat hati- hati dalam memilih makanan.
  3. Untuk sebagian orang mengatakan bahwa makan ikan tidak begitu baik saat ibu sedang dalam keadaan menyusui. Namun, jika yang dikonsumsi adalah ikan sehat dengan protein yang bagus malah akan sangat bantu ibu untuk tingkatkan imunitas. Oleh sebab itu, jika ikan ini dimasak dengan benar dan juga dikonsumsi sesuai dengan jumlahnya maka akan sangat baik untuk bantu bayi anda cepat sembuh dari batuk.

Jenis Makanan Ibu Menyusui Saat Bayi Batuk Yang Tidak Disarankan

Berbeda dengan poin di atas, anda juga sudah harus tahu kalau ada makanan yang juga  sudah tidak seharusnya dikonsumsi saat anda sedang menyusui. Hal ini termasuk dalam makanan pedas dan juga yang banyak mengandung gas. Jika bayi sudah batuk, jangan sampai ikut terserang penyakit lainnya seperti diare atau pun kembung karena makanan yang salah. Anda juga dilarang untuk makan banyak kol dan brokoli saat sedang menyusui. Selain makanan ibu menyusui saat bayi batuk, kol dan brokoli memang kurang baik untuk anda terutama pada ASI yang akan diberikan untuk si kecil. Jadi, lebih hati- hati dalam memilih makanan yang tepat. Anda bisa konsultasikan pada dokter untuk info yang lebih jelas.

Yuk Hindari Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Yuk Hindari Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Bayi memang sangat rentan dengan segala jenis penyakit. Sebagai contohnya, ada banyak bayi yang mengalami diare. Ternyata hal ini malah disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi sang ibu. Untuk kurangi resiko berbahaya, ada makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare. Untuk anda yang sedang menjadi ibu muda dan belum banyak pengalaman, sebaiknya sangat peka dengan segala hal penting seperti ini. Bahkan saat anda sedang menyusui segala makanan yang masuk dalam tubuh anda akan berpengaruh ke dalam kandungan ASI yang anda berikan untuk sang buah hati. Jadi, buat yang suka makan tanpa perhatikan pola nutrisi yang sehat, memang sudah harus aware dari sekarang. Jangan sampai anda malah tidak peka dengan hal ini dan malah jadi masalah untuk kesehatan si buah hati ke depannya. Berikut ini akan dibahas makanan apa saja sih yang perlu ibu hindari saat si kecil sedang diare.

Daftar Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Untuk jenis makanan pertama yang perlu dihindari saat bayi sedang diare adalah makanan yang pedas. Sudah pasti makanan pedas termasuk dalam daftar utama makanan yang seharusnya dihindari iu saat menyusui. Bukan berarti ibu tidak boleh makan makanan yang pedas, namun akan lebih baik untuk tidak berlebihan dan bahkan kurangi porsi pedas dari pada makan biasa. Hal ini akan berpengaruh ke ASI yang anda berikan kepada buah hati. Tidak jarang mereka menjadi mudah terkena diare yang sebenarnya hanya datang karena makanan yang anda makan. Kasihan bukan kalau sampai bayi anda kekurangan cairan akibat makanan yang anda konsumsi. Untuk itu, perhatikan lebih untuk tidak konsumsi makanan pedas secara berlebihan.

Makanan yang memiliki rasa peppermint juga termasyuk dalam daftar makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare. Memang rasa pedas dari peppermint dan rasa pedas dari makanan seperti cabai atau merica pasti akan berbeda. Namun, tahukah anda kalau hal ini juga berperngaruh pada ASI yang anda miliki. Tidak jarang bayi yang meminum ASI ibunya menangis karena ibunya senang konsumsi permen mint atau segala makanan yang memiliki rasa mint seperti ini. Jadi, hal ini penting untuk anda hindari terutama saat anak sedang dalam kondisi diare dan kekurangan cairan.

Buah jeruk ternyata juga menjadi salah satu factor makanan yang perlu anda hindari. Tahukah anda saat bayi sedang dalam keadaan diare maka ia akan lebih sensitive terutama dalam bagian pencernaannya. Untuk itu, jika anda mau lebih baik dalam merawat bayi saat sedang diare, maka jangan makan jeruk yang memiliki banyak kandungan vitamin C. Anda bisa ganti saja jenis buahnya dengan buah papaya. Ditambah lagi, kandungan asam yang ada di dalam jeruk mungkin masih belum bisa diterima dengan baik dalam perut si kecil.

Sayur memang bagus untuk dikonsumsi, namun tidak berlebihan untuk kol dan brokoli saat anak anda sedang diare. Tahukah anda bahwa kol dan brokoli mengandung gas yang cukup membuat perut anak menjadi kembung. Hal ini menjadi sangat penting untuk diingat karena kebanyakan ibu anggap hal ini sepele. Jadi, anda harus lebih hati- hati saat anak anda sedang dalam keadaan sakit diare.

Bawang putih juga penting untuk tidak banyak dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. Apa lagi jika bayi sedang dalam keadaan diare. Bawang putih mampu mengubah rasa ASI menjadi tidak enak. Selain bayi anda kekurangan cairan karena diare, bayi tidak akan mau meminum ASI yang rasanya tidak enak karena adanya bawang putih yang anda konsumsi.

Manfaat Dari Hindari Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Jika dilihat kembali daftar makanan di atas, pasti tidak 100% anda bisa langsung kurangi. Namun, siapa sangka dari hindari daftar makanan di atas, bayi anda lekas sembuh dari diare. Jadi, jangan remehkan daftar makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare seperti yang sudah tertera di atas.

Bolehkah Minum Obat Saat Menyusui ?

Bolehkah-Minum-Obat-Saat-Menyusui

Minum obat flu, obat sakit kepala, obat antibiotik, obat warung dan obat parasetamol Saat Menyusui Boleh Tidak?

Saat hamil, seorang ibu dilarang untuk sembarang konsumsi obat yang beresiko bagi janin. Namun, apakah hal ini masih berlaku saat menyusui seperti obat flu, obat sakit kepala, obat antibiotik, obat warung dan obat parasetamol? Dari sini banyak muncul pertanyaan, “minum obat saat menyusui boleh tidak?”. Jika anda adalah seorang ibu, pasti jawabannya akan sangat bervarisi. Hal ini disebabkan tiap orang pasti memiliki resistensi pada obat yang berbeda. Namun, agar lebih jelas dan tidak beresiko pada bayi, maka akan lebih baik jika anda baca sedikit ulasan yang ada di bawah ini. Dari sini anda bisa tahu apa yang terbaik untuk kesehatan baik untuk anda sendiri dan juga bayi yang masih membutuhkan ASI anda.

Poin Penting Untuk Ketahui Jawaban: Minum Obat Saat Menyusui Boleh Tidak?

Bolehkah-Minum-Obat-Saat-Menyusui

Secara umum, tubuh akan bermetabolisme dengan segala cairan yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini juga termasuk dengan nutrisi yang bisa diserap tubuh mulai dari makanan, minuman, dan juga obat. Namun, jika anda sedang dalam keadaan menyusui, apakah akan diperbolehkan untuk minum obat? Apakah hal ini akan berpengaruh pada kandungan ASI yang anda berikan pada sang buah hati? Untuk lihat jawabannya, mari kita lihat poin- poin penting di bawah ini. Anda bisa pertimbangkan seberapa penting menjaga asupan nutrisi termasuk dari sebuah obat yang anda konsumsi saat menyusui. Jadi, tidak hanya saat hamil saja anda harus menjaga badan dan juga kesehatan sesuai dengan komposisi obat. Akan tetapi, saat menyusui juga menjadi hal crucial yang mesti anda pahami.

  1. Apabila anda dalam keadaan yang kurang sehat dan sangat membutuhkan obat untuk bantu kembalikan sistem imun anak saat menyusui, maka lebih baik anda hanya mengkonsumsi obat yang diberikan dokter. Tahukah anda bahwa hanya dengan konsumsi kopi atau teh saja ternyata ada kandungan kafein yang bisa pengaruh pada ASI. Apa lagi kalau membahas obat yang sudah pasti memiliki kandungan tertentu. Jadi, kalau memang ada gangguan kesehatan sebaiknya periksa ke dokter untuk dapat resep dan saran obat yang tepat buat anda selagi menyusui sang buah hati.
  2. Untuk menjawab apakah minum obat saat menyusui boleh tidak, sebaiknya bisa kita lihat kalau ini bergantung pada kondisi. Jika anda meminum obat warung atau sembarang karena kurang fit, maka sebaiknya jangan. Obat ini nanti akan sangat berpengaruh pada kualitas ASI yang diberikan pada bayi anda.
  3. Apabila obat yang diberikan terlalu keras, maka akan ada pilihan dimana anda mesti hentikan aktivitas menyusui untuk buah hati. Memang sayang sekali apa lagi ASI akan sangat berperan penting pada kesehatan sang anak. Namun, jika anda memang butuh obat tersebut dan ternyata obat ini dinyatakan akan bahaya jika dikonsumsi saat menyusui, maka memang anda mesti hentikan proses pemberian ASI pada buah hati.
  4. Untuk alternatif yang bisa diberikan saat anda sakit tapi masih harus menyusui, sebaiknya sebelum anda minum obat, anda bisa sediakan stock ASI yang segar untuk sang buah hati. Caranya dengan memeras susu terlebih dahulu dan simpan di dalam pendingin yang memang sudah tersedia khusus untuk jaga kandungan ASI tidak berubah jika diminum sewaktu- waktu untuk buah hati.
  5. Perlu diketahui kalau anda meminum obat yang resikonya tidak membahayakan bayi, maka sebenarnya tidak apa- apa. Akan tetapi, jika bayi tidak mau dengan ASI yang diberikan itu berarti memang ada rasa yang berubah dari kandungan ASI. Dalam hal ini, jika ibu hanya alami sakit flu ringan, maka bisa lebih memilih untuk pengobatan yang kandungannya tanpa bahan kimia.

Solusi Dari “Minum Obat Saat Menyusui Boleh Tidak?” Untuk Seorang Ibu

Jika anda masih bingung dan ragu untuk tentukan mana obat yang aman, atau perlukah anda konsumsi obat saat menyusui, maka lebih baik bisa anda konsultasikan ke dokter. Dengan alternatif dari dokter yang sudah professional, maka anda bisa temukan yang terbaik dari masalah “minum obat saat menyusui boleh tidak?”. Oleh sebab itu, jadilah ibu yang waspada terhadap masalah kesehatan.

Beberapa Cara Membersihkan Botol Susu Bayi Yang Benar

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi

Beberapa Cara Membersihkan Botol Susu Bayi Yang Benar

Menjaga kesehatan bayi, dapat diawali dari menjaga kebersihan botol susunya. Sebagai ibu, anda mesti paham cara membersihkan botol susu bayi yang benar. Jika botol susu yang sering digunakan oleh buah hati selalu bersih saat dipakai, maka akan sangat baik pula kualitas susu yang diminumnya. Dengan kata lain, saat botol benar bersih, maka tidak ada kandungan susu yang tercampur bahaya bakteri jahat. Hal ini karena residu susu yang menjadi salah satu penyebab banyaknya bakteri juga sudah dibersihkan. Namun, untuk para ibu yang masih belum yakin dengan cara mencuci botol susu yang benar, maka anda bisa coba perhatikan beberapa cara mencuci botol susu berikut ini.

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi Yang Benar Dengan Mudah

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi

Mencuci bersih botol susu secara maksimal memang sangat penting untuk dilakukan. Apa lagi jika anda adalah salah satu ibu yang peduli kebersihan pada piranti yang digunakan untuk kesehatan sang buah hati. Berikut ini, anda bisa ikuti beberapa cara yang direkomendasikan dengan benar.

  1. Sebelum anda mulai bersihkan botol susu bayi, alangkah baiknya perhatikan kebersihan tangan anda terlebih dahulu. Anda perlu bersihkan tangan anda dengan cara mencucinya dengan seksama sehingga tidak akan menambah resiko adanya bakteri di tangan anda. Terlebih lagi kalau anda sudah selesai masak atau pun seusai mengerjakan perkerjaan rumah tangga lainnya.
  2. Perlu diketahui kalau mau cuci botol susu, siapkan sebuah baskom khusus. Jangan langsung samakan cuci botol susu bayi anda dengan peralatan dapur lainnya. Gunakan sebuah baskom yang bersih dan anda bisa gunakan air mengalir selama mencuci di dalam baskom tersebut.
  3. Gunakan sebuah sabun cuci piring yang mengandung anti bakteri. Saat ini sudah banyak sabun cair pencuci piring yang mana memang memiliki khasiat cuci yang handal dan juga benar- benar bersih. Bahkan ada juga sabun cuci alat bayi yang diproduksi khusus sehingga tidak akan merusak atau pun memberikan efek kimia berbahaya pada botol susu nantinya.
  4. Untuk cara membersihkan botol susu bayi yang benar selanjutnya adalah dengan siapkan baskom yang sudah diberi air suam suam kuku. Lalu, tambahkan satu sendok makan cairan pencuci piring yang biasa anda pakai.
  5. Kocok dengan tangan anda air dan sabun yang sudah dibubuhkan di dalamnya. Buat hingga tercampur rata dan jangan lupa tetap pastikan airnya penuh. Kalau air penuh maka bisa dipastikan bahwa botol susu nantinya juga akan terendam secara keseluruhan.
  6. Saat merendam botol, pastikan anda sudah melepas tiap bagian satu per satu sehingga semua piranti botol susu bisa dapatkan rendaman air sabun secara merata.
  7. Untuk bagian membersihkan botol dengan menyeluruh, maka akan lebih baik gunakan sikat botol susu yang khusus. Jangan sampai anda juga gunakan sikat botol bayi ini untuk bersihkan piranti lainnya karena hal ini nanti akan berpengaruh dan tidak baik untuk botol susunya.
  8. Anda bisa bersihkan residu susu yang ada di dalam botol. Jangan lupa gunakan gerakan memutar pada sikat pencuci sehingga semua residu susu bisa hilang dan terbawa air saat dicuci.
  9. Jika sudah, pada bagian dot anda bisa tekan dengan jari. Pastikan air busa bisa keluar dari lubang dot karena hal ini juga bagus untuk pastikan tidak ada residu susu yang menyangkut di dalamnya.
  10. Saat semua sudah dipastikan bersih, bilas botol susu dan bagian botol susu semuanya hingga bersih. Pastikan tidak ada residu yang menempel dan juga tidak ada lagi buih yang tersisa dalam botol. Keringkan dahulu jika hendak digunakan untuk membuat susu.

Manfaat Cara Membersihkan Botol Susu Bayi Yang Benar

Selepas anda bersihkan botol susu dengan cara di atas, ada manfaat yang bisa didapat. Selain botol susu bayi bersih dan bebas dari kuman penyakit, cara membersihkan botol susu bayi yang benar ini juga meningkatkan kesadaran anda pada kesehatan buah hati. Dimulai dari botol susu, anda sudah tahu pentingnya kebersihan untuk bayi tercinta.

Cara Mensterilkan Botol Kaca Agar ASI Dapat Terjaga Kemurniannya

Cara Mensterilkan Botol Kaca Agar ASI

Cara Mensterilkan Botol Kaca Agar ASI Dapat Terjaga Kemurniannya

Pastinya banyak yang mengira bahwa ASI hanya dapat tersimpan pada payudara namun ternyata dengan kemajuan teknologi dapat dilakukan pada botol kaca yang bersih bahkan juga steril sehingga perlu tahu cara mensterilkan botol kaca. Karena botol kaca merupakan salah satu botol yang mudah untuk dibersihkan juga mudah untuk disterilkan dengan cara direbus. Tak hanya itu botol kaca kuat terhadap beberapa kuman sehingga tak bisa keluar masuk melalui kaca kecuali terdapat celah. Bahkan memang botol kaca sangat dianjurkan bukan hanya untuk ASI namun untuk banyak bahan makanan dan minuman lainnya yang ingin memiliki kualitas yang baik secara lama.

Namun tetap saja ASI tetap baik berada di payudara karena suhu tetap terjaga terus menerus 24 jam tanpa berhenti. Tak hanya itu saja ASI yang ada terjamin kualitasnya sehingga bayi mendapatkan ASI segar yang masih dalam kondisi yang sangat baik. Namun dengan banyak wanita yang sering menjadi pekerja sehingga disebut wanita karir melakukan hal ini yaitu menaruh ASI pada botol kaca agar selama tak bertemu sang buah hati, bayi tetap terpenuhi nutrisi melalui ASI. Sheingga perlu sekali penanganan yang tepat agar ASI tetap terjaga kemurnian dan kandungan yang ada didalamnya.

Cara Mensterilkan Botol Kaca Agar ASI

Anda pelu tahu cara mensterilkan botol kaca dan serta mengetahui cara penyimpanan yang benar :

Cara mensterilkan botol kaca :

  • Cucilah botol

Ini merupakan salah satu cara yang pasti harus anda lakukan. Dengan menggunakan sabun pencuci yang memang dianjurkan untuk peralatan bayi seperti yang ada di iklan komersial. Dengan muah caranya yaitu mencuci dengan air hangat agar semua kotoran dapat terkelupas dengan baik dan juga dengan spons yang lembut agar tak merusak botol. Dalam pembilasan perlu dilakukan dengan baik juga seperti membilas sabun yang ada dan memastikan tak ada kotoran yang masih menempel pada bagian botol pastinya. sehingga mencuci tidaklah mudah dilakukan atau merupakan hal yang sepele.

  • Keringkan dengan benar

Ini yang perlu anda lakukan kedua yaitu keringkan dengan benar. Pertama tiriskan air yang ada sehingga tak basah lagi oleh air bekas cucian. Lalu lap menggunakan kain yang lembut dan juga pastinya yang bersih agar plak yang ada tak tertinggal di dalam botol yang ada. Membersihkan dan mengeringkan ini juga merupakan bagian yang penting, bila kain lap kotor pastinya akan membuat botol kotor dan menjadi sarang kuman didalam botol tersebut.

  • Sterilkan dengan mesin uap

Ini yang penting juga dengan mesin sterilisasi dirumah yaitu steam sterilizer merupakan alat yang menggunakan uap air untuk menstreilkan botol kaca untuk sibuah hati. Sheingga ASI yang dimasukan kedalam botol ini terjaga dari bakteri dan juga hal yang dapat merusak ASI.

Cara penyimpanan setelah cara mensterilkan botol kaca :

  • Lemari es

Anda pasti memiliki lemari es yang merupakan salah satu tempat yang dapat anda gunakan untuk menyimpan ASI. Dengan cara ini dapat membuat ASI bertahan lama sekitar 3 hari. Cara menaruhnya cukup mudah dengan menempatkan di rak-rak yang ada dan juga di pintu kulkas ang dekat dengan rak telur. Namun ingat jangan sering buka tutup lemari es agar dinginnya dapat terjaga dan membuat ASI menjadi aman.

  • Freezer

Anda memiliki lemari es pasti juga ada freezer yang dapat juga sebagai tempat untuk menaruh ASI. Dapat digunakan untuk menyimpan ASI dari 3 minggu hingga 6 bulan lamanya. Hal ini membuat anda pastinya akan mulai mencoba untuk menaruh di tempat ini karena memiliki jangka waktu yang panjang dari pad arak lemari es.

  • Box pendingin

Ini merupakan yang anda lakukan bila sedang berjalan-jalan karena hanya mampu untuk menjaga ASI selama 24 jam saja tak lebih dan tak kurang. Sehingga bila dalam keadaan jalan-jalan ini sangat cocok digunakan bagi anda.

Sehingga cara mensterilkan botol kaca untuk ASI bayi merupakan salah satu cara yang tak boleh disepelekan karena dapat memngaruhi hal keadaan ASI yang harusnya memenuhi gizi pada bayi namun sebaliknya. Dengan melakukan pencucian dan pengeringan yang benar serta di sterilkan dengan alat mampu membuat ASI bertahan lebih lama. Ditambah penyimpanan yang tepat dapat membuat ASI lebih bertahan lama dari yang anda pikirkan.

Cara Mengatasi Masalah Bayi Bingung Puting

Cara Mengatasi Masalah Bayi Bingung Puting

Cara Mengatasi Masalah Bayi Bingung Puting

Banyak ibu yang baru tahu tentang bayi yang mengalami bingung puting sehingga perlu tahu cara mengatasi masalah bayi bingung puting. Bingung putting merupakan salah satu istilah yang diberikan pada bayi bila bayi telah dikenalkan pada dot atau semacamnya selain puting. Kebiasaan bayi yang diberikan dot karena bayi diberikan susu formula, atau air putih atau juga ASI dalam botol mengakibatkan hal ini. Bingung putting terjadi saat menyusui secara langsung bayi menjadi tak nyaman dan resah sehingga tak mau lagi menyusui langsung kecuali menggunakan dot. Hal ini meresahkan para ibu dan mungkin anda yang perlu sekali penanganan khusus yang mampu mengatasi hal seperti ini.

Bingung puting juga membuat hubungan ibu dan anak menjadi terganggu karena bayi tak bisa bersentuhan langsung dengan ibu yang mengakibatkan bonding attachment tak terbangun dengan baik alhasil menciptakan ibu yang tak memiliki naluri kuat dengan keadaan bayi. Tak hanya itu menyusui juga ternyata memberikan keuntungan pada ibu karena dapat menghasilkan hormon yang dapat memproduksi ASI bila ASI sisa sedikit atau bahkan habis. Sehingga bila tak menyusui ibu bisa saja tak menghasilkan ASI lagi kedepannya karena tak terstimulasi dengan bayi yang mengenyot pada payudara ibu.

Cara Mengatasi Masalah Bayi Bingung Puting

Ibu perlu tahu cara mengatasi masalah bayi bingung puting dan akbitanya bila tak ditangani dengan baik:

 

Cara mengatasi masalah bayi bingung puting :

  • Dengan berhenti menggunakan dot

Ini yang perlu anda lakukan sekarang yaitu menghentikan penggunaan dot pada bayi atau semacamnya selain puting. Hal ini merupakan salah satu cara yang harus anda lakukan karena mau tidak mau inilah yang membuat bayi bingung puting. Kalau sudah mengetahui hal seperti ini bisa langsung berhenti menggunakan dot atau secara perlahan dikurangi pemakaiannya dan rutin dengan putng ibu.

  • Mencoba dengan menyusui menggunakan puting

Setelah anda berhenti menggunakan dot dan sebagainya mulailah dengan menggunakan puting. Dapat dilakukan dengan cara menyusui yang baik dan benar yang mampu untuk membuat bayi nyaman saat disusui. Hal inilah yang perlu anda ketahui, cobalah dengan posisi tidur yang membuat bayi nyaman tanpa harus menggendongnya karena bayi dalam keadaan tidur. Bila bayi tenang dan nyaman dapat dengan mudah mengajarkan untuk menyusui kembali langsung emlalui payudara.

  • Lakukan secara rutin

Pastinya anda harus lakukan ini dengan rutin,bila tidak bayi akan kembali lagi mencari dot atau kembali bingung puting lagi karena tak diajarkan secara terus menerus dan juga tak diperkenalkan dengan puting secara terus-menerus. Sehingga bagi anda yang sibuk bekerja cobalah untuk mengambil libur atau cuti untuk menangani bayi anda.

Hal yang terjadi saat cara mengatasi masalah bayi bingung puting tak dilakukan :

  • Bayi tak nyaman lagi melalui payudara

Pasti ini akan terjadi dan anda dapat rasakan. Bayi akan bermain dengan puting namun tak menyedot untuk mendapatkan ASI karena berbeda dengan dot. Dengan kekuatan yang sedikit dapat mengeluarkan ASI yang banyak dan mengakibatkan bayi menjadi malas bila menyusui melalui payudara. Tak hanya itu saja bayi dapat juga menjadi menangis dan merengek bila disusui langsung melalui payudara.

  • Bayi dapat ketergantungan pada dot

Bila bayi anda sudah tak nyaman melalui puting yang ada di payudara pasti juga akan bergantung terus pada dot yang anda sering gunakan. Bayi akan malas karena bayi yang menyusui melalui dot menjadi lebih mudah menghisap ASI karena memang mekanismenya seperti itu. Beda halnya dengan puting yang membuat bayi perlu untuk menghisap dengan penuh kekuatan yang melatih bayi untuk tetap berusaha dan menggerakan otot di wajah.

  • Nutrisi tak terpenuhi

Ini pasti yang terjadi karena saat ASI anda telah ditaruh dibotol akan membuat nutrisi menjadi tak sama dengan yang baru ada di payudara. Sehingga nutrisi yang didapatkan bayi setelah menggunakan botol kaca tak 100% memiliki nutrisi yang sama dengan ASI langsung dari payudara.

Sehingga cara mengatasi masalah bayi bingung puting dapat diatasi dengan melakukan cara menyusui dengan puting, boleh dengan posisi tidur atau juga dengan posisi duduk yang menggunakan metode C-hold. Yang terjadi bila tak diatasi segera dpaat menimbulkan banyak masalah pada bayi di tahap tumbuh kembang ini.