Resep Cemilan Untuk Ibu Menyusui yang Bergizi

Resep cemilan untuk ibu menyusui

Resep Cemilan untuk Ibu Menyusui yang Bergizi

Hormon prolaktin dan oksitosin merupakan hormon yang penting untuk ibu menyusui. Hormon prolaktin berfungsi untuk merangsang produksi ASI. Sedangkan, hormon oksitosin berfungsi untuk merangsang keluarnya ASI dari kelenjar payudara. Agar hormon prolaktin dan oksitosin bisa berfungsi dengan baik, ibu menyusui harus memperhatikan makanan yang dikonsumsinya. Resep cemilan untuk ibu menyusui bisa dipraktekkan untuk merangsang kinerja kedua hormon tersebut. Sehingga, produksi ASI menjadi berlimpah dan bayi tidak akan kekurangan nutrisi. Dalam memilih camilan, ibu menyusui harus memerhatikan kandungan gizi di dalam camilan tersebut. Hal ini dikarenakan kandungan gizi di dalam camilan akan memengaruhi kandungan gizi di dalam air susu yang dihasilkan. Camilan untuk ibu menyusui harus memiliki kandungan gula, garam, dan lemak yang rendah. Camilan dengan kandungan gula, garam, dan lemak yang tinggi bisa memicu timbulnya penyakit seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

Resep cemilan untuk ibu menyusui

Di bawah ini ada beberapa bahan baku untuk resep cemilan untuk ibu menyusui yang bisa dikreasikan sesuka hati.

  • Buah

Buah merupakan bahan makanan yang tepat untuk camilan ibu menyusui. Buah mengandung kadar air dan serat yang tinggi. Sehingga, ibu menyusui dan bayi bisa terhindar dari masalah pencernaan seperti sembelit. Buah juga mengandung berbagai macam vitamin, terutama vitamin A, C, dan E yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Buah bisa diolah menjadi salad atau jus buah untuk dijadikan resep cemilan untuk ibu menyusui yang sehat.

  • Makanan Berkarbohidrat

Menyusui merupakan aktivitas yang melelahkan. Hal ini dikarenakan ASI yang diminum oleh bayi turut menguras tenaga ibu. Oleh karena itu, resep cemilan untuk ibu menyusui harus mengandung kadar karbohidrat yang tinggi agar ibu menyusui selalu bertenaga. Camilan untuk ibu menyusui dengan kadar karbohidrat yang tinggi adalah kentang. Selain mengandung karbohidrat yang tinggi, kentang mengandung kadar gula yang rendah. Sehingga, kentang bisa dijadikan camilan untuk diet ibu menyusui. Kentang bisa diolah dengan cara dijadikan salad. Cara membuat salad kentang adalah dengan merebus kentang. Kemudian, rebusan kentang dicampur dengan aneka sayuran dan minyak zaitun.

  • Ikan

Ikan merupakan pilihan tepat untuk camilan ibu menyusui. Ikan mengandung omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan sel-sel otak bayi. Bayi yang sering mengonsumsi bahan makanan dengan omega 3 akan tumbuh menjadi bayi yang cerdas. Ibu menyusui bisa mengonsumsi ikan yang sudah dioleh menjadi sarden. Namun, sebelum mengonsumsi ikan sarden, ibu menyusui bahwa bayi tidak memiliki alergi terhadap ikan laut.

  • Sayur

Sayur merupakan bahan makanan yang wajib dikonsumsi oleh ibu menyusui. Sayur mengandung kadar air yang tinggi yang mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama menyusui. Di dalam sayur juga terkandung protein nabati dan serat yang membantu melancarkan sistem pencernaan ibu menyusui dan bayi. Sebagai camilan sehat untuk ibu menyusui, sayur bisa diolah menjadi sup, salad, atau tumis.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan bahan makanan yang mengantung kadar protein nabati serta lemak esensial yang alami. Resep cemilan untuk ibu menyusui yang terbuat dari kacang sangatlah bervariasi karena kacang-kacangan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui juga beragam. Ibu menyusui bisa mengonsumsi kacang hijau, kacang kedelai, kacang edamame, atau kacang almond sebagai camilan yang sehat. Kacang bisa disantap secara langsung, direbus, dipanggang, atau diolah menjadi makanan seperti bubur. Sebaiknya hindari kacang goreng karena terlalu berlemak.

Makanan Sehat Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Makanan Sehat Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Bahan Makanan Sehat Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Memberikan ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan pertama merupakan kewajiban seorang ibu. ASI eksklusif merupakan makanan utama bayi di bawah enam bulan. Tanpa ASI, mereka akan kekurangan nutrisi dan terganggu perkembangannya. Namun, ibu menyusui sering memiliki masalah dengan produksi ASI yang tidak lancar. Makanan sehat ibu menyusui agar bayi cerdas harus dikonsumsi secara rutin agar ibu menyusui bisa memproduksi ASI yang sehat dan melimpah. Bahan makanan yang dipercaya mampu melancarkan produksi ASI adalah sebagai berikut.

Makanan Sehat Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

  • Daun Katuk

Sejak dulu daun katuk dipercaya sebagai bahan makanan sehat ibu menyusui agar bayi cerdas. Daun katuk mengandung protein nabati, zat besi, fosfor, vitamin A, dan vitamin B1 yang tinggi. Selain itu, daun katuk mengandung senyawa sterol dan alkaloid yang membantu meningkatkan produksi ASI. Penelitian telah membuktikan bahwa dalam setiap 100 gram daun katur terdapat 200 miligram vitamin C yang cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C bagi ibu menyusui. Ibu menyusui yang mendapatkan asupan vitamin C yang cukup akan memiliki daya tahan tubuh yang meningkat. Daun katuk terbukti meningkatkan produksi ASI mencapai 50%. Daun katuk bisa dikonsumsi dengan cara dibuat sayur bening dan bobor katuk.

  • Edamame

Edamame merupakan kacang kedelai Jepang yang sudah terbukti memiliki protein nabati yang tinggi. Di dalam setiap biji edamame terkandung asam folat, zat besi, riboflavin, kalium, dan fosfor. Sedangkan, vitamin yang terkandung di dalam edamame adalah vitamin C dan vitamin K. Ibu menyusui disarankan mengonsumsi edamame sebanyak 50 gram dalam sehari agar tubuh memiliki tenaga yang cukup untuk menyusui, beraktivitas, dan memproduksi ASI. Makanan sehat ibu menyusui agar bayi cerdas dari edamame sangatlah beragam. Edamame bisa dikonsumsi dengan cara direbus dan dijadikan camilan yang sehat. Edamame bisa dijadikan campuran untuk beragam masakan seperti sup, telur dadar, salad, dan masih banyak lagi.

  • Bayam

Bayam merupakan bahan makanan sehat ibu menyusui agar bayi cerdas dengan kandungan tiamin, riboflavin kalium, fosfor, dan magnesium yang tinggi. Bayam juga terkenal dengan kandungan vitamin A, B6, E, dan K. Ibu menyusui disarankan mengonsumsi bayam agar sistem kekebalan tubuh ibu menyusui dan bayi meningkat. Keunggulan lain dari bayam adalah kandungan kalori dan lemaknya yang rendah. Sehingga, tidak menyebabkan kenaikan berat badan pada ibu menyusui. Jika ingin menjadikan bayam sebagai makanan pelancar ASI maka pilihlah bayam dengan warna yang pekat seperti hijau pekat atau merah pekat. Warna daun bayam yang pekat menandakan bayam tersebut mengandung senyawa karoten yang tinggi. Senyawa karoten sendiri berfungsi untuk menjaga tubuh agar tidak terkena radikal bebas atau zat penyebab kanker. Bayam bisa dikonsumsi dengan cara dibuat sup atau sayur bening. Namun, perlu diingat bahwa olahan bayam tidak boleh dipanaskan ulang karena bisa menimbulkan senyawa beracun.

  • Pare

Walaupun pare memiliki rasa yang pahit, ternyata pare merupakan jenis sayuran dengan kadar antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Sehingga, pare bisa dijadikan makanan sehat ibu menyusui agar bayi cerdas. Pare  membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi serta membantu melancarkan sistem peredaran darah. Senyawa fotokimia lutein yang terkandung di dalam pare membantu meningkatkan produksi insulin sehingga kadar gula di dalam darah dan air susu bisa menurun. Pare mengandung senyawa antibiotik untuk membunuh cacing di usus.

Makanan Pelancar ASI Selain Katuk

Makanan Pelancar ASI Selain Katuk

Beragam Pilihan Makanan Pelancar ASI Selain Katuk

Selama masa menyusui, ibu disarankan untuk lebih memperhatikan apa yang dikonsumsi. Semua makanan yang masuk ke tubuh ibu akan memberi pengaruh terhadap ASI yang diproduksi. Makanan juga menjadi sumber alami untuk membantu ibu yang bermasalah pada produksi ASI. Seperti katuk dan beberapa makanan pelancar ASI selain katuk lainnya. Katuk sendiri merupakan sayuran hijau yang banyak dimanfaatkan untuk pelancar ASI sejak dulu badi sebagian besar masyarakat Indonesia. Daun katuk mengandung banyak nutrisi, mulai dari serat, vitamin, dan mineral. Daun katuk juga diketahui mengandung protein yang cukup tinggi, yaitu sekitar 7%. Selain itu, serat dalam daun katuk juga banyak dengan 19% serat kasar yang baik untuk pencernaan. Selain daun katuk, ternyata ada beberapa bahan alami lain yang bisa dimanfaatkan untuk memperlancar ASI. Berikut adalah beberapa pilihan untuk memperlancar produksi ASI selain daun katuk.

Makanan untuk Membantu Melancarkan Produksi ASI

Masyarakat tanah air memang sangat mengenal katuk sebagai pelancar ASI. Namun bukan hanya katuk yang mujarab sebagai pelancar ASI, bahan-bahan alami berikut juga bisa dicoba untuk melancarkan produksi ASI.

Makanan Pelancar ASI Selain Katuk

  1. Daun adas

Bagi yang belum kenal dengan daun adas, bisa melihat di acara-acara memasak yang ada di TV. Sering daun adas dimanfaatkan sebagai penghias makanan yang disajikan. Biasanya daun adas diletakkan sebagai toping atau pun penghias pinggiran makanan. Selain sebagai penghias sajian makanan, daun adas ternyata juga bisa menjadi salah satu makanan pelancar ASI selain katuk. Daun adas juga merupakan salah satu bahan alami yang dikenal oleh masyarakat Jawa sebagai pelancar ASI. Cara mengonsumsi daun adas cukup mudah, cukup dengan merebus daun hijau tersebut hingga matang. Anda bisa memakan daun adas sebagai lalapan bersama sambal cabai atau pun sambal pecel. Sesuaikan selera Anda sendiri untuk bisa makan sayuran hijau ini.

  1. Jintan hitam

Bahan herbal yang satu ini tentu sudah sangat dikenal dalam dunia pengobatan herbal. Jintan herbal memang banyak dimanfaatkan untuk membantu pengobatan atau pun meningkatkan kesehatan. Selain digunakan untuk obat alami, jintan hitam juga bisa Anda manfaatkan sebagai makanan pelancar ASI selain katuk. Dalam jintan hitam mengandung banyak unsur penting untuk membantu memperlancar ASI, mulai dari minyak astiri, melantin, saponin, nigelon, timokinon, dan karotin. Unsur-unsur tersebut mempunyai khasiat untuk memperlancar produksi air susu ibu.

  1. Labu

Ibu menyusui bisa memanfaatkan labu sebagai pelancar ASI. Seperti labu kuning yang baik untuk memperlancar dan juga meningkatkan kualitas air susu yang dihasilkan. Labu merupakan salah satu sumber vitamin yang baik untuk kesehatan ibu. Salah satunya adalah kandungan vitamin C dalam labu yang cukup bagus untuk ibu. Makanan pelancar ASI selain katuk tersebut bisa ibu konsumsi dengan mengolah sesuai selera. Kebutuhan nutrisi vitamin untuk ibu, tentunya memiliki pengaruh baik bagi si kecil. Air susu yang dihasilkan akan sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu. Maka dari itu, produksi ASI bisa dilancarkan dengan beberapa makanan kaya nutrisi yang dikonsumsi ibu. Selain sebagai pelancar ASI, labu juga bermanfaat sebagai sumber energi. Untuk ibu-ibu menyusui akan sangat membutuhkan makanan yang bisa menambah energi seperti labu ini.

Itulah beberapa bahan herbal yang bisa dikonsumsi selama menyusui untuk ASI yang lancar. Penting bagi ibu untuk tahu makanan pelancar ASI selain katuk, terlebih untuk ibu-ibu yang ASI-nya sedikit. Bahan-bahan alami di atas juga bisa menjadi pilihan untuk ibu menyusui yang bosan dengan katuk.

Makanan Untuk Memperbanyak Asi Yang Bisa Dikonsumsi Sehari-Hari

Makanan Untuk Memperbanyak Asi

Makanan Untuk Memperbanyak Asi Yang Bisa Dikonsumsi Sehari-Hari

Setiap ibu pasti mendambakan memiliki anak yang sehat dan juga cerdas. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan nutrisi yang tepat bagi si buah hati. Melihat buah hati tumbuh menjdi anak yang aktif serta cerdas memang mampu memberikan kepuasan tersendiri bagi orang tua.

Memenuhi kebutuhan nutrisi bagi si anak terutama dengan memberikan ASI sewaktu masih bayi merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Tidak sedikit ibu yang mendambakan bisa memberikan ASI secara eksklusif bagi si buah hati.

Tetapi pada kenyataannya, tidak semua ibu bisa memberikan ASI secara eksklusif kepada si buah hati karena ada beberapa masalah seperti kurangnya ASI yang diproduksi oleh si ibu atau mungkin malah ASI dari si ibu tidak bisa keluar sama sekali.

Makanan Untuk Memperbanyak Asi

Produksi asi secara otomatis akan tersedia pada diri ibu yang baru saja melahirkan, asi akan keluar ketika telah melahirkan bayi sekitar 3 hingga 4 hari. Tetapi untuk ibu yang sudah pernah melahirkan dan menyusui maka asi akan keluar lebih awal.

Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan dari ASI, salah satunya yaitu dapat meningkatkan kekebalan dari si bayi. Apabila bayi tetap diberi ASI hingga umur 2 tahun, hal tersebut dapat membuat tubuh bayi terhindar dari berbagai macam penyakit dan meningkatkan sistem imun.

Selain itu, ASI juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan dari si bayi kelak ketika mulai tumbuh. Ada banyak sekali kelebihan ASI yang tidak bisa didapatkan oleh susu formula pada umumnya.

Kualitas ASI berasal dari apa yang dimakan oleh ibu. Oleh sebab itu, sangat penting bagi ibu untuk menjaga pola hidup sehat serta mengkonsumsi berbagai macam makanan yang baik dan mengandung nutrisi yang tinggi.

Ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan kualitas ASI serta memperbanyak jumlahnya.  Berbagai macam makanan tersebut bisa Anda dapatkan dengan mudah di sekitar tempat tinggal. Lalu, apa sajakah jenis makanan yang bisa Anda konsumsi untuk memperbanyak jumlah ASI dan meningkatkan kualitasnya. Berikut penjelasannya untuk Anda.

  • Buah yang banyak mengandung vitamin A dan vitamin C

seperti yang terdapat pada pohon pepaya, pohon pepaya yang terdiri dari bunga pepaya yang bisa di olah menjadi sebuah makanan yang lezat yang bisa membuat asi yang di hasilkan menjadi banyak. Untuk memperoleh makanan yang lezat  ibu bisa mengolah bunga pepaya dengan cara di tongseng atau di buat sayur dengan bahan-bahan lainnya, selain bunga pepaya ternyata buah pepaya juga bisa di jadikan makanan dengan mengolah pepaya yang masih mentah menjadi makanan yang enak dan lezat

  • Daun katuk

Daun yang memiliki bentuk dan ukuran kecil berwarna hijau ini rupanya memiliki banyak manfaat untuk ibu dan bayi salah satunya yaitu dapat memperlancar asi ibu untuk si kecil. Untuk mengolah daun katuk ini, ibu bisa mengolah daun katuk untuk dijadikan sebagai sop sayuran yang menyegarkan atau masakan yang lainnya.

  • Sop

Tetapi perlu di ingat bahwa tidak semua jenis sop bisa membuat asi menjadi banyak hanya sop ikan, sop ayam atau sop daging yang bisa membuat asi yang di hasilkan cukup banyak

  • Bayam

Sayuran yang banyak mengandung zat besi ini ternyata sangat berguna bagi tubuh terutama untuk memperbanyak ASI serta menjaga kesehatan ibu dan bayi.

  • Wortel

Banyak mengandung vitamin A yang sangat cocok untuk kesehatan dan kekebalan tubuh bayi.

  • Kacang tanah

Baik untuk di konsumsi ibu karena bisa membuat asi yang di hasilkan banyak karena mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh

  • Buah kurma

Buah yang berasal dari negeri arab ini mampu membantu ibu untuk menghasilkan asi yang banyak dengan cara mengonsumsi kurma sebagai cemilan saat ibu menyusui agar bisa menambah asupan energi

  • Bawang putih

Di yakini bisa membantu ibu untuk meningkatkan produksi asi menjadi semakin banyak

  • Daun kemangi

Daun yang memiliki bau menyengat  dank has ini ternyata juga dapat di gunakan sebagai makanan untuk memperbanyak asi yang menyehatkan bagi ibu dan bayi

Itulah beberapa jenis makanan yang bisa ibu konsumsi untuk menjaga kesehatan serta memperbanyak ASI. Ibu yang baik ialah ibu yang mampu mengonsumsi makanan yang menyehatkan sehingga mampu menghasilkan asi yang banyak dan baik untuk kesehatan bayi. Semoga bermanfaat.

Ini Dia Daftar Buah-Buahan Untuk Ibu Menyusui Yang Sayang Jika Dilewatkan

Buah-Buahan Untuk Ibu Menyusui

Ini Dia Daftar Buah-Buahan Untuk Ibu Menyusui Yang Sayang Jika Dilewatkan

Selama masa kehamilan dan juga masa menyusui seorang ibu harus senantiasa memperhatikan asupan makanan yang akan masuk ke dalam tubuh. Tak hanya mengonsumsi sayur-sayuran saja, melainkan juga buah-buahan.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa pemerintah sudah mencanangkan pemberian ASI eksklusif selama minimal 6 bulan yang seharusnya dipatuhi oleh masyarakatnya. Nah, fungsi buah-buahan disini adalah untuk membantu melancarkan ASI yang akan diberikan kepada si kecil.

Ya, ada beberapa daftar buah yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk memenuhi kebutuhan gizi si ibu sendiri dan juga buah hati. Nah, berikut ini akan disajikan beberapa daftar buah-buahan untuk ibu menyusui yang sayang jika dilewatkan begitu saja.

Buah-Buahan Untuk Ibu Menyusui

 

  1. Jeruk

Jeruk merupakan daftar buah-buahan pertama yang wajib dikonsumsi oleh ibu menyusui. Ya, buah ini memang kaya akan vitamin C. Dimana ibu menyusui lebih membutuhkan banyak vitamin C dibandingkan dengan ibu hamil.

Buah-buahan untuk ibu menyusui ini pun sangat mudah sekali ditemukan di pasar tradisional ataupun di supermarket terdekat. Harganya pun relative terjangkau. Jika Anda tidak sempat untuk mengonsumsi buah jeruknya, silahkan konsumsi air perasan jeruk yang asli dan juga alami.

Tak melulu harus buah jeruk, Anda pun bisa memilih alternative yang lainnya seperti lemon, jeruk bali, jeruk nipis, ataupun jenis jeruk yang lainnya guna memenuhi kebutuhan antioksidan serta vitamin untuk si kecil.

  1. Pepaya yang masih muda

Pepaya memang sudah terkenal dengan buah yang kaya akan mineral, vitamin, dan juga serat yang sangat baik untuk tubuh. Fakta mengejutkannya adalah buah pepaya yang masih muda ternyata sangat bermanfaat untuk Anda yang sedang menyusui.

Dimana pepaya yang masih muda mengandung vitamin A, B, C, D, E, enzim, dan mineral. Tentu kandungan tersebut sangat baik untuk tubuh ibu dan juga bayi. Tentu saja buah pepaya yang masih muda ini masih terasa keras dan Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam keadaan mentah.

Cobalah untuk mengolah pepaya muda dengan cara di tumis ataupun dikukus terlebih dahulu supaya dagingnya terasa empuk dan sedap saat dimakan. Rasanya yang enak dan manis pasti akan membuat Anda ketagihan. Tak heran jika buah-buahan untuk ibu menyusui ini begitu digilai oleh para ibu.

  1. Blueberry

Meskipun buah ini kurang terkenal di Indonesia, namun ternyata buah ini sangat baik jika dikonsumsi oleh ibu menyusui. Dimana, di dalamnya terkandung vitamin, mineral, dan juga antioksidan yang sangat berguna untuk ibu dan si kecil.

Tak hanya blueberry saja, Anda juga bisa mencoba jenis berry yang lainnya seperti raspberry dan juga strawberry. Buah strawberry tentu masih mudah dijumpai di sekeliling Anda, terutama di wilayah yang bersuhu dingin. Anda pun bisa menanamnya sendiri di rumah jika memang kondisinya memungkinkan buah strawberry untuk tumbuh dan berkembang biak.

  1. Kelapa

Kesegaran dan manisnya buah kelapa memang tidak bisa ditolak. Terlebih lagi saat cuaca panas yang biasnya melanda wilayah perkotaan. Buah kelapa ini memang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui karena hampir semua komponennya bermanfaat untuk ibu dan bayi.

Kandungan mineral serta elektrolit yang ada di dalam kelapa mampu untuk menjaga si ibu agar tidak dehidrasi, sedangkan daging buahnya berguna untuk melancarkan produksi ASI. Jadi, antara ibu dan bayi mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Selain dapat melancarkan ASI, daging buahnya juga mengandung zat besi yang lumayan tinggi sehingga si kecil dan ibu dapat terhindar dari resiko anemia.

  1. Kurma, Aprikot, dan Kismis

Kurma, Aprikot, dan Kismis merupakan buah-buahan untuk ibu menyusui yang memiliki khasiat luar biasa untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Ya, hal ini disebabkan karena ketiga buah tersebut mengandung kalsium yang cukup tinggi.

Dengan mengonsumsi setengah gelas kismis atau kurma kering atau satu gelas Aprikot setiap hari dipercaya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dari si kecil karena ASI-nya akan keluar dengan lancar.

Selain dapat menjaga kesehatan tubuh, ternyata buah-buahan tersebut memiliki manfaat unik untuk ibu menyusui. Jadi, jangan sampai tidak mengonsumsi buah-buahan untuk ibu menyusui tersebut ya  bunda. Semoga kebutuhan nutrisi si kecil tetap terpenuhi dan Anda tetap terjaga kesehatannya.

Daftar Sayuran Untuk Ibu Menyusui Berkhasiat Perbanyak Asi

Daftar Sayuran Untuk Ibu Menyusui Berkhasiat Perbanyak Asi

Daftar Sayuran Untuk Ibu Menyusui Berkhasiat Perbanyak Asi

Setelah sang buah hati lahir ke dunia dengan selamat, pastilah selaku orang tua merasa bahagia yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Segalanya pun telah dipersiapkan untuk menyambut sang buah hati. Namun, perjuangan seorang ibu tidak hanya sampai disini saja, masih ada proses menyusui yang semestinya dijalankan guna memenuhi kebutuhan nutrisi si buah hati.

Pada saat masa menyusui tentu ibu membutuhkan nutrisi lebih agar ASI dapat keluar dengan lancar. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan agar produksi ASInya bisa lancar salah satunya yaitu dengan mengonsumsi sayuran untuk ibu menyusui.

Nah, apa sajakah sayuran yang dianjurkan untuk ibu menyusui? Jika Anda penasaran, yuk langsung saja simak ulasan yang menarik berikut ini.

Daftar Sayuran Untuk Ibu Menyusui Berkhasiat Perbanyak Asi

  1. Sayur bayam

Sayur bayam memang sudah sangat familiar sekali di kalangan ibu rumah tangga dan juga mudah dijumpai di pasar tradisional maupun supermarket. Bagi ibu menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi sayur ini karena memiliki kandungan kalsium yang tinggi dan secara tidak langsung bisa menggantikan peran dari susu.

Alangkah baiknya jika sayuran untuk ibu menyusui ini sering dikonsumsi karena sangat baik untuk melancarkan ASI dan menyehatkan tubuh tentunya. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan bahwa sayur ini tidak bisa dipanaskan ulang. Artinya hanya bertahan selama satu hari saja tidak bisa dipanaskan dan disimpan untuk keesokan harinya.

  1. Sayur katuk

Sayur katuk memang jarang sekali dikonsumsi saat tidak dalam masa menyusui. Ya, ini dikarenakan rasa sayurnya yang tidak begitu sedap. Namun, jika Anda sedang menyusui sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sayur ini karena sudah terbukti sejak zaman dahulu dapat meningkatkan produksi ASI.

Sayur katuk ini memiliki aroma yang khas dan tak banyak orang yang menyukainya. Namun, jika Anda bisa mengolahnya dengan baik, sayur ini akan terasa lezat dan membuat Anda ketagihan.

  1. Sayur brokoli

Brokoli memang dapat dikategorikan sebagai sayuran yang lumayan mahal untuk kalangan menengah ke bawah. Namun, kandungan gizi yang terdapat di dalamnya memang tidak bisa dielakkan lagi. Dimana, sayur ini mengandung zat besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda dan juga si kecil.

Tak hanya itu saja, sayuran untuk ibu menyusui ini juga memiliki kandungan yang dipercaya dapat mempertajam ingatan Anda. Apakah Anda tidak percaya? Coba saja buktikan sendiri.

Sejatinya, semua sayuran hijau memang baik untuk ibu menyusui, oleh karena itu selama masa menyusui Anda dianjurkan untuk banyak mengonsumsi sayuran hijau.

Dengan begitu, tubuh Anda pun akan tetap sehat, terhindar dari penyakit, dan yang lebih penting lagi adalah ASI menjadi lancar. Setiap ibu pastinya ingin memberikan semua yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk juga dalam urusan menyusui.

  1. Wortel

Tentu khasiat dari wortel sudah tidak perlu diragukan lagi. Wortel ini menjadi sayur yang  wajib dikonsumsi oleh ibu menyusui karena memang khasiatnya sangat dahsyat untuk tubuh terutama untuk ketajaman mata Anda dan juga si kecil.

Bahkan, mengonsumsi wortel secara rutin dipercaya dapat menjadikan mata Anda lebih sehat dan mengurangi minus pada mata. Jika Anda tidak suka mengonsumsi wortel yang masih mentah, silahkan buat olahan yang lezat dari wortel. Anda bisa membuat sop yang ditambahkan dengan wortel, atau mengonsumsi wortel kukus, ataupun mengonsumsi wortel dengan cara dibuat juice.

Catatan penting yang harus diperhatikan jika ingin memasak wortel adalah jangan terlalu lama memanaskannya karena akan mengurangi kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Selamat mencoba.

  1. Sayur kangkung

Kandungan gizi yang terdapat di dalam sayur kangkung sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kandungan gizi yang ada pada sayur bayam. Namun, keduanya memang memiliki rasa dan bentuk yang berbeda.

Meskipun begitu, sayur kangkung dan bayam sama-sama bermanfaat untuk ibu menyusui. Dimana, produksi ASI Anda akan berlimpah dan kebutuhan nutrisi si kecil pun akan terpenuhi. Jadi, Anda tidak perlu lagi untuk mengonsumsi sayuran untuk ibu menyusui ini.

Bagaimana, apakah Anda sudah tahu apa saja daftar sayuran untuk ibu menyusui? Jika sudah, silahkan persiapkan budget Anda untuk membeli sayuran tersebut agar ASI-nya melimpah dan kebutuhan nutrisi si kecil bisa tercukupi.

6 Daftar Makanan Pelancar Asi Yang Wajib Anda Catat Sekarang Juga

Makanan Pelancar Asi

6 Daftar Makanan Pelancar Asi Yang Wajib Anda Catat Sekarang Juga

Setelah melahirkan tentu seorang ibu berkewajiban untuk menyusui anaknya sampai minimal 6 bulan. Namun, ada juga yang mengalami masalah berupa ASI tidak lancar. Hal ini pun mengakibatkan si ibu tidak bisa memberi ASI eksklusif dan memilih susu formula untuk memberikan asupan gizi pada si kecil.

ASI memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk pertumbuhan si kecil dan sayang sekali jika Anda tidak memberikan ASI secara eksklusif karena susu formula pun kandungan gizinya masih jauh di bawah ASI.

Namun, untuk Anda yang ingin tetap memberikan ASI eksklusif untuk si kecil, ada cara yang jitu yaitu dengan mengonsumsi makanan pelancar ASI. Berikut adalah beberapa daftar makanannya.

Makanan Pelancar Asi

  1. Daun katuk

Daun katuk tentu sudah sangat familiar sekali dikalangan masyarakat terutama untuk ibu menyusui. Bagi Anda yang mengalami ASI tidak lancar, maka sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan pelancar ASI yang satu ini.

Di dalam daun katuk terdapat kandungan kalium, protein, fosfor, zat besi, dan vitamin C. Tak hanya itu saja, daun katuk juga memiliki kandungan asam seskuiterna yang sangat baik sekali untuk melancarkan ASI Anda.

Bahkan menurut penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti, mengonsumsi daun katuk pada saat menyusui dapat melancarkan produksi ASI hingga 50 persen lebih banyak. Meskipun banyak orang yang tidak menyukai sayuran ini namun demi si kecil Anda patut untuk mengonsumsinya.

  1. Kacang hijau

Dipercaya bahwa kacang hijau mengandung nutrisi yang baik untuk ibu hamil. Dimana, di dalamnya terdapat kandungan protein, fosfor, kalium, zat besi, mangan, magnesium, vitamin B1, dan lain-lain.

Makanan pelancar ASI ini merupakan sumber protein nabati yang sangat baik untuk ibu menyusui. Nah, kandungan vitamin B1 yang ada pada kacang hijau berguna untuk mengubah karbohidrat menjadi energi. Ya, seperti yang telah diketahui bahwa untuk melancarkan ASI dibutuhkan energi yang cukup.

  1. Pare

Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar nama sayuran yang satu ini? pastilah yang Anda pikirkan adalah rasanya yang tidak sedap karena pahit. Namun, siapa sangka dibalik rasanya yang tidak sedap, namun pare ini sangat baik jika konsumsi oleh ibu menyusui karena dapat melancarkan ASI.

Pare banyak memiliki kandungan antioksidan, vitamin C, likopen, dan lutein yang baik untuk tubuh. Kandungan antioksidannya dapat melindungi kerusakan sel dan meningkatkan kesehatan gusi, gigi, tulang, serta pembuluh darah.

Di samping dapat digunakan untuk melancarkan ASI, kandungan likopen dan fitokimia lutein yang ada di dalam pare dapat juga digunakan untuk merangsang produksi insulin. Jadi pare ini sangat baik bagi ibu menyusui yang memiliki riwayat penyakit kencing manis.

  1. Labu siam

Labu siam memiliki banyak kandungan vitamin C, asam folat, mangan, kalium, magnesium, dan vitamin B6 sinc. Asam folat yang terkandung dalam labu memiliki peran vital dalam pembentukan hemoglobin, pembentukan sel, perkembangan jaringan tubuh bayi, dan perkembangan sel saraf.

  1. Kangkung

Kangkung merupakan makanan yang lezat jika dimasak dengan cara di tumis. Sayur ini juga sangat mudah sekali ditemukan di pasaran dan harganya pun terjangkau. Kangkung juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu menyusui karena tergolong makanan pelancar ASI.

Nah, supaya Anda tidak perlu lagi pergi ke pasar untuk membeli sayur kangkung ini, Anda bisa menanamnya sendiri di rumah dengan menggunakan teknik hidroponik yang mudah. Bagaimana, tertarik untuk mencobanya? Selain tidak  perlu pergi ke pasar, menanam kangkung sendiri di rumah juga lebih aman karena bebas dari pestisida.

  1. Air putih

Air memang bukan merupakan makanan, namun air putih ini memiliki peran yang sangat penting bagi ibu menyusui. Setidaknya, Anda harus mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas dalam satu harinya untuk melancarkan ASI dan memenuhi nutrisi si kecil.

Ya, meskipun sering dianggap sepele, nyatanya air putih memiliki banyak khasiat yang tidak diduga-duga oleh banyak orang. Jadi jangan lupa untuk mengonsumsi air putih setiap hari ya.

Beberapa daftar makanan pelancar ASI tersebut harus Anda catat sekarang juga untuk memenuhi kebutuhan ASI si kecil. Ya, daripada membeli susu formula, lebih baik Anda melakukan berbagai upaya untuk melancarkan ASI agar nutrisi si kecil tetap terpenuhi.

 

Menu Makanan Ibu Menyusui 6 Bulan Pertama

Menu Makanan Ibu Menyusui 6 Bulan Pertama

Menu Makanan Ibu Menyusui 6 Bulan Pertama

Menjadi seorang Ibu tentunya menjadi sesuatu yang sangat membahagiakan dan keberuntungan. Berbagai persiapan sebelum menjelang kelahiran sudah dipersiapkan dengan sangat baik mulai dari tempat tidur bayi, pakaian, minyak telon, bedah, sarung kaki, sarung tangan, dan masih banyak lagi. Menu makanan Ibu menyusui 6 bulan pertama juga menjadi hal penting yang menjadi perbincangan hangat entah di keluarga atau pun ketika berkumpul bersama teman-teman yang bersedia datang ke rumah untuk menemani Anda yang gugup karena sudah hamil dengan umur kandungan mencapai sembilan bulan. Berbagai informasi pun dicari dari berbagai sumber entah dari referensi internet, buku-buku ataupun konsultasi langsung dengan dokter.

Nah, pada kesempatan kali ini secara singkat dan padat akan dibahas mengenai beberapa jenis menu makanan ibu menyusui 6 bulan pertama yang mungkin sejak sebelum melahirkan sudah harus dipersiapkan.

Menu Makanan Ibu Menyusui 6 Bulan Pertama

  1. Makanan yang mengandung karbohidrat

Karbohidrat yang harus dipenuhi oleh seorang ibu dalam masa menyusui sebesar 65 gram dalam satu hari atau sebesar satu setengah porsi nasi. Jadi jika Anda tidak suka nasi maka bisa jadi beberapa olahan nasi seperti bubur, arem-arem, dan lain sebagainya bisa menjadi jalan alternatif. Contohnya singkong, kentang, roti, mie, makaroni, ubi dan lain-lain.

  1. Lemak

Lemak menjadi salah satu menu makanan ibu menyusui 6 bulan pertama yang bermanfaat untuk mengisi tenaga dan secara langsung menjadi salah satu penentu produksi ASI dan membawa vitamin yang masuk dalam tubuh dilarutkan ke dalam lemak pada ASI. Nah, sudah jelas jika semakin banyak lemak yang dikonsumsi maka jumlah ASI akan semakin banyak pula. Untuk memenuhi kebutuhan ini maka Anda bisa mengkonsumsi empat sendok minyak. Contohnya ikan salmon, tongkol, tenggiri, minyak jagung, sarden, minyak kedelai dan lain-lain.

  1. Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh ibu bisa dengan mudah didapatkan dan dikonsumsi tubuh yaitu melalui buah-buahan dan sayur-sayuran. Berbagai jenis vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh ibu sekaligus dengan jenis makanan yang menjadi sumbernya adalah yodium (minyak ikan), vitamin A (mentega, kuning telur, sayuran hijau), zat besi (makanan dari laut dan kacang-kacangan). Vitamin C (buah-buahan), kalsium (susu, keju), vitamin B1 dan vitamin B2 (hati, padi).

  1. Cairan

Cairan menjadi hal yang sangat dibutuhkan agar tubuh tidak dehidrasi. Cairan ini juga sangat penting untuk menghasilkan ASI yang berkualitas dalam waktu yang cepat yaitu dengan minum air putih sebanyak dua sampai dengan tiga liter setiap harinya atau setara dengan meminum air putih sebanyak delapan gelas atau bahkan lebih.

  1. Protein

Protein juga menjadi salah satu menu makanan ibu menyusui 6 bulan pertama yang tentunya sangat diperlukan untuk meningkatkan produksi dari air susu ibu yang berkualitas, tambahan protein yang dibutuhkan ketika menyusui sejumlah satu porsi daging atau tempe. Contoh dari makanan yang mengandung protein adalah daging, susu, unggas, ikan, telur yaitu protein dari hewan atau hewani sedangkan untuk protein dari tumbuhan atau protein nabati seperti kacang-kacangan dengan hasil olahan tempe dan tahu.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan bayi dengan memberikan ASI dengan kualitas paling baik tentunya bisa dilakukan jika kondisi tubuh ibu juga memiliki berbagai jenis kandungan dari berbagai menu makanan ibu menyusui 6 bulan pertama yang dapat membantu tumbuh kembang anak menjadi optimal.