Cara Memperbanyak ASI yang Sudah Kering Paling Mudah

Memperbanyak ASI yang Sudah Kering

Cara Memperbanyak ASI yang Sudah Kering Paling Mudah

Sering mengalami stress, terlalu banyak pekerjaan yang membuat Bunda menjadi lebih mudah merasa lelah, ternyata dapat menyebabkan produksi ASI menjadi berkurang. Hal tersebut sangat dirasakan oleh Ibu yang bekerja sebagai wanita karir. Dengan banyaknya kegiatan, tak sedikit ibu menyusui merasakan produksi ASI menjadi berkurang karena sudah kering. Ternyata, ada banyak cara memperbanyak ASI yang sudah kering lho Bunda. Ketidaklancaran produksi ASI dapat menghambat perkembangan anak. Terutama saat pemberian ASI eksklusif. Pemberian ASI eksklusif dilakukan sekurang-kurangnya 2 tahun semenjak bayi lahir. Pemberian ASI sangat penting untuk si bayi karena dapat menambah daya tahan si kecil sehingga tidak mudah terserang penyakit. Namun, dengan banyaknya kegiatan dan tingkat stress yang tinggi dapat mempengaruhi produksi ASI Bunda. Berikut ini adalah cara untuk memperbanyak ASI yang sedikit bahkan sudah kering.

Memperbanyak ASI yang Sudah Kering

  • Sering Menyusui

Rutin dan tidak rutin Bunda dalam menyusui si kecil ternyata dapat mempengaruhi ketidak lancaran produksi ASI. Terutama bagi para wanita karir. Waktu yang lebih banyak dihabiskan untuk bekerja menjadi salah satu faktor penghambat produksi ASI dan jadwal menyusui. Sehingga agar produksi ASI meningkat perlu adanya rangsangan yang dilakukan secara terus menerus. Salah satu cara agar produksi ASI makin banyak yaitu tetap menyusui. Meningkatkan frekuensi menyusui dapat memperlancar produksi ASI karena adanya suatu rangsangan. Lalu bagaimana cara memperbanyak ASI yang sudah kering bagi wanita karir? Pada awal kelahiran atau pada 72 jam pertama setelah kelahiran si kecil, Anda bisa melakukan cara memerah ASI. Memerah ASI merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan jumlah ASI secara alami.

  • Pijat Payudara

Pijat Payudara merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI yang sudah kering. Ada kalanya bayi akan malas menghisap sehingga saat mengalami hal tersebut, Bunda bisa membantunya dengan memijat payudara sehingga ASI tetap mengalir. Selain karena faktor dari si kecil, faktor dari Bunda sendiri bisa terjadi dan mengakibatkan berkurangnya produksi ASI. Salah satunya yaitu saat Bunda mengalami Mastitis atau infeksi pada putting payudara sehingga saat menyusui terasa kering dan perih. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa melakukan pijat payudara dan kompres payudara sebagai cara memperbanyak ASI yang sudah kering. Infeksi tersebut dapat terjadi karena putting menjadi kering sehingga terkena iritasi. Pastikan Bunda tidak mencuci putting payudara setelah menyusui.

  • Kosongkan Kedua Payudara

Cara selanjutnya yang bisa Bunda lakukan untuk memperbanyak ASI yang sudah kering yaitu dengan cara mengosongkan Asi pada kedua payudara secara rutin. Untuk mengosongkan ASI, Anda bisa melakukannya dengan cara menyusui si kecil secara bergantian dan dengan frekuensi yang cukup lama. Apabila setelah menyusui masih terasa belum kosong, Anda bisa memompa ASI sehingga bisa tergantikan pada ASI yang baru. Hal tersebut dimaksudkan agar ASI yang sudah diproduksi dapat langsung dialirkan sehingga produksi ASI terus lancar dan tetap fresh. Memompa ASI juga bisa dilakukan pada saat kerja sehingga Anda bisa melakukannya pada saat jam istirahat kerja. Anda bisa memompa ASI secara bergantian atau keduanya secara langsung. Cara ini merupakan cara memperbanyak ASI yang sudah kering paling mudah. Terlebih lagi bagi wanita karir yang memiliki banyak sekali kegiatan.

Nah, itulah beberapa cara memperbanyak ASI yang sudah kering. Dengan melakukan kegiatan tersebut secara rutin, produksi ASI Bunda akan terus terjaga dan tetap fresh.

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering – Air susu ibu tidak bisa dipungkiri mempunyai peran yang cukup signifikan dalam mendongkrak tumbuh kembang bayi. Sumber nutrisi yang didapat dari sang ibu ini nantinya akan memenuhi kebutuhan bayi, terutama saat usia emas 0-6 bulan berlangsung. Pada tahap inilah, bayi benar-benar memerlukan asupan yang baik, dimana tidak bisa didapatkan secara maksimal dari susu formula jenis apapun.

Banyak ibu diluar sana yang mengkhawatirkan produksi asi mereka setelah melahirkan. Penyebab kondisi ini bermacam-macam, mulai dari gaya hidup, kb yang tidak tepat hingga faktor rentang kelahiran antara anak pertama dengan kedua. Untuk itulah mereka dengan rajin menjalani program cara memperlancar asi yang kering.

Permasalahan asi yang sedikit bahkan tidak lancar kerap menjadi momok menakutkan. Sebab, suplai air susu ibu yang tidak lancar akan berimbas pada terganggunya pemenuhan gizi pada si kecil.

Pada dasarnya, seorang ibu lebih disarankan untuk menempuh metode alami yang aman. Di samping tidak menguras kocek, langkah ini tidak disertai dengan efek samping yang membahayakan kesehatan dan menurunkan kualitas asi yang dihasilkan.

8 Cara Memperlancar Asi Yang Kering

Sehingga anda bisa bernafas lega. Cara memperlancar asi yang kering sama sekali tidak repot, hanya saja Anda diharuskan konsisten dan sabar agar hasil yang dituai maksimal.

Nah, bagi Anda yang tertarik menerapkan langkah alami mendorong produksi air susu yang melimpah, berikut ini bocorannya.

  1. Pijat payudara

Tawaran ini sebetulnya bisa dengan mudah Anda jumpai di klinik maupun dokter spesialis kandungan tertentu. Namun jika Anda tidak punya waktu luang untuk mengunjinya, maka Anda bisa mempraktekannya di rumah.

Lakukan pemanasan dengan menghangatkan payudara memakai handuk hangat selama 2 menit 4-5 kali. Mulai pemijatan dengan memijat puting secara perlahan dari atas ke bawah.

Cara memperlancar asi yang kering selanjutnya Anda bisa melakukan gerakan ke arah atas dan bawah dari kiri ke kanan 5-6 kali pada tiap payudara. Pijatan melingkar dengan tangan dan spiral juga efektif mengatasi saluran air susu yang tersumbat.

  1. Memompa asi

Inilah salah satu tindakan yang kerap dilakukan ibu saat payudara belum terasa kosong. Pompalah asi seusai menyusui. Hal ini akan menstimulasi produksi ASI. Aplikasikan hal yang serupa pada kedua payudara. Masalahnya, belum banyak yang tahu seperti apa langkah memompa asi yang benar.

Pilihlah pompa ASI yang tepat dan nyaman saat digunakan payudara. Bersihkan bagian corong yang diletakkan menghadap puting, selang khusus yang ditempatkan pada botol susu, dan panel khusus untuk memompa asi.

Pastikan tangan anda steril agar cara memperlancar asi yang kering ini optimal. Untuk jenisnya, terdapat pompa manual dan elektrik yang memanfaatkan listrik sebagai tenaga utamanya.

  1. Minum air putih

Porsi 8 gelas setiap hari setidaknya menjadi hal mutlak yang mesti dicukupi setiap orang. Ya, seperti yang Anda ketahui bahwa 65 % dari isi tubuh orang dewasa berupa cairan. Sehingga bisa dibayangkan apabila dehidrasi menimpa Anda.

Bukan hanya kinerja organ dalam yang terbatas, keadaan ini juga berdampak pada kulit Anda yang mengering, kehilangan fokus, bahkan ancaman ketidaknormalan metabolisme di dalam tubuh.

Dalam konteks yang lebih jauh lagi, kurangnya air putih yang dipasok mempunyai imbas pada kualitas asi yang dikeluarkan. Maka dari itu, penuhilah air mineral harian Anda. Untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar melakoni aktifitas yang padat.

  1. Hindari rokok

Pembunuh kelas kakap yang keberadaannya acapkali dianggap sebagai hal yang paling menjengkelkan ini rupanya menempati posisi yang dominan untuk kapasitas asi.

Padahal, di Indonesia sendiri hampir semua kawasan selalu dipenuhi dengan perokok. Disinilah Anda mesti waspada, terutama saat membawa buah hati bepergian keluar rumah.

Nikotin yang dibubuhkan dalam rokok dapat meracuni bayi. Ketika asap rokok dihirup, maka tidak menutup kemungkinan sesak nafas akan singgah.

Sindrom bayi mendadak mati, pneumonia, asma, dan bronchitis pun membayangi para perokok pasif di luar sana. Jauhkan bayi Anda dari rokok, pastikan tersedia ventilasi dikamarnya sirkulasi udara bisa berlangsung lancar.

  1. Batasi kopi dan minuman soda

Jika dulu Anda terbiasa mengganti sarapan pagi dengan segelas kopi. Maka sebaiknya berpikir dua kali saat anda bermaksud melakukan hal serupa. Kopi dan masyarakat Indonesia memang menjadi dua hal yang berkoneksi satu sama lain. Kebudayaan menyeruput kopi tak ubahnya sesuatu yang mutlak dan tidak dapat tersisihkan.

Namun tahukah Anda jika kopi menjadi penahan nafsu makan? Kopi yang dibekali kafein juga akan membuat Anda untuk terjaga lebih lama. Tidak jauh beda kafein dan soda yang diminum ibu menyusui akan bercampur dengan aliran susu dan dampaknya akan mendatangkan gangguan tidur pada bayi. Kalau sudah begini, tambah repot kan?.

  1. Jauhi obat-obatan antihistamin

Mayoritas orang mengindahkan cara memperlancar asi yang kering ini. Obat yang umum dipakai guna mengusir alergi seperti doksilamin, klorfeniramin maleat, deksklorfenirmin malet, dan zat dekongestan yang dijadikan komposisinya berpotensi menurunkan produksi ASI. Senyawa tersebut dengan gampang anda temukan pada obat pelega hidung tersumbat.

Bila Anda menyusui dan terserang flu, sebaiknya lakukan pengobatan secara alami seperti minum minuman dari herbal atau mandi air hangat.

Anda bisa meraciknya di rumah dengan memanfaatkan jahe, madu, jeruk nipis, atau ramuan lain yang tidak disertai indikasi berbahaya bagi tubuh.

  1. Harmoniskan hubungan dengan suami

Saat-saat seperti inilah diperlukan tali kasih yang erat antara suami dengan istri. Suami anda bisa memberikan dukungan berupa emosional. Mendampingi sang istri saat menyusui buah hati dan andil dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan malaikat kecil mereka.

Anda dapat melakukan hubungan intim setelah 6 bulan melahirkan. Setelahnya, hormnon oksitosin akan muncul dan melancarkan produksi asi.

Langkah ini baiknya diawali dengan pengosongan asi terlebih dahulu.

  1. Makanan bergizi

Mengkonsumsi makanan yang diperkaya dengan protein akan membuat produksi asi tidak mudah mengering. Sertakan katuk yang dibekali sterois dan polifenol yang berkontribusi dalam produksi prolaktin, pepaya, bayam, kacang-kacangan, kemangi, atau jinten hitam yang efektif membuat asi melimpah.

Sederet makanan tersebut dapat Anda racik menjadi ramuan atau masakan untuk disandingkan dengan nasi.

8 cara memperlancar asi yang sudah kering tersebut semoga dapat Anda jadikan panduan untuk terbebas dari persoalan pelik yang selama ini mencemaskan Anda.